0

Conte: Berharap Inter Terpeleset Itu Mustahil, tapi Napoli Takkan Menyerah Pertahankan Scudetto

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Pelatih Napoli, Antonio Conte, menegaskan bahwa timnya belum sepenuhnya menyerah dalam perburuan gelar Scudetto Serie A musim ini, meskipun ia mengakui realitas situasi yang dihadapi timnya. Pernyataan ini dilontarkan Conte setelah Napoli berhasil meraih kemenangan krusial 1-0 atas AC Milan dalam duel papan atas yang berlangsung di Stadio Diego Armando Maradona pada Selasa (7/4/2026) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan Partenopei dicetak oleh Scott McTominay, yang sekaligus mengantarkan timnya menggusur Rossoneri dari peringkat kedua klasemen sementara Serie A.

Dengan raihan tiga poin tersebut, Napoli kini mengoleksi 65 poin dari 31 pertandingan yang telah dimainkan. Namun, jarak mereka dengan pemuncak klasemen, Inter Milan, masih terpaut tujuh angka. Inter Milan sendiri kokoh di puncak dengan 72 poin, menyisakan tujuh pertandingan lagi hingga akhir musim. Conte menyadari bahwa misi Napoli untuk mempertahankan gelar Scudetto yang diraih musim lalu bukanlah tugas yang mudah. Ia mengakui bahwa timnya tidak boleh melakukan kesalahan sekecil apapun di sisa pertandingan, sembari berharap Inter Milan kehilangan poin di beberapa laga krusial.

"Kami harus realistis. Kami tidak boleh melakukan satu pun kesalahan, dan di saat bersamaan berharap Inter terpeleset lebih dari sekali," ujar Conte, seperti dilansir dari Football Italia. "Melihat apa yang dilakukan Inter sejauh ini, dengan skuad yang sangat kuat dan konsistensi mereka, kelihatannya mustahil bagi mereka untuk terpeleset berkali-kali. Mereka pantas mendapatkan semua pencapaian yang sedang mereka raih. Namun, kami harus tetap berjuang dan memberikan tekanan maksimal."

Conte menambahkan bahwa semangat juang Napoli untuk mempertahankan gelar juara belum padam. Meskipun peluangnya semakin menipis, ia menegaskan bahwa timnya akan terus berjuang hingga peluit akhir dibunyikan di pertandingan terakhir musim ini. "Kami ingin mempertahankan Scudetto sampai akhir. Memang benar, kami tidak bisa mempertahankan posisi terdepan selama berbulan-bulan terakhir, tapi sekarang kami memiliki kesempatan untuk kembali memegang kendali atas nasib kami sendiri. Kami ingin terus melaju, tanpa harus banyak sesumbar, hanya fokus pada performa di lapangan," tuturnya dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, Conte juga menyoroti pentingnya mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan sebagai target prioritas utama bagi Napoli. Ia mengingatkan bahwa persaingan untuk zona Liga Champions di Serie A sangat ketat, dan timnya belum sepenuhnya aman dari kejaran tim-tim lain di bawah mereka. "Tiket Liga Champions masih harus kami amankan, dan itu sama sekali belum tercapai. Itu adalah target yang sangat penting bagi klub, karena semua orang tahu keuntungan finansial yang signifikan yang didapatkan dari partisipasi di kompetisi tertinggi Eropa," jelas Conte.

Kemenangan atas AC Milan ini menjadi suntikan moral yang berharga bagi Napoli. Performa gemilang yang ditunjukkan anak asuhnya di beberapa pertandingan terakhir menunjukkan bahwa mereka memiliki kualitas dan determinasi untuk bersaing di level tertinggi. Namun, Conte tetap berpegang pada prinsipnya untuk tetap membumi dan fokus pada setiap pertandingan yang ada. Ia percaya bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan sedikit keberuntungan, Napoli masih bisa memberikan kejutan di sisa musim ini.

Sejarah mencatat bahwa dalam persaingan perebutan gelar Serie A, seringkali terjadi momen-momen tak terduga. Meskipun Conte mengakui bahwa harapan terhadap terpelesetnya Inter Milan sangat kecil, ia tak bisa sepenuhnya menampik kemungkinan tersebut. Inter Milan di bawah asuhan Simone Inzaghi memang menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang musim, dengan lini serang yang tajam dan pertahanan yang solid. Mereka telah membangun keunggulan poin yang cukup nyaman, namun dalam sepak bola, segala sesuatu bisa terjadi hingga detik terakhir.

Napoli sendiri telah membuktikan diri sebagai tim yang tangguh dan mampu bangkit dari situasi sulit. Kekalahan-kekalahan sebelumnya telah menjadi pelajaran berharga bagi tim ini. Kemenangan atas AC Milan menunjukkan bahwa mereka memiliki mental juara dan kemampuan untuk mengalahkan tim-tim kuat. Conte telah berhasil membangun mentalitas pemenang dalam skuadnya, di mana setiap pemain siap berjuang keras demi meraih hasil maksimal.

Pentingnya kehadiran Scott McTominay dalam skuad Napoli tidak bisa diabaikan. Pemain yang baru saja direkrut ini dengan cepat beradaptasi dan memberikan kontribusi signifikan. Golnya ke gawang AC Milan menjadi bukti nyata bahwa ia adalah aset berharga bagi tim. Kemampuannya dalam mencetak gol dari lini tengah menjadi senjata tambahan yang mematikan bagi Napoli. Kehadiran pemain-pemain berkualitas seperti McTominay inilah yang membuat Conte optimis, meskipun ia tetap berhati-hati dalam memberikan prediksi.

Secara matematis, peluang Napoli untuk mengejar Inter Milan masih terbuka, namun sangat tipis. Perbedaan tujuh poin dengan sisa tujuh pertandingan berarti Inter Milan hanya perlu meraih rata-rata satu poin per pertandingan untuk memastikan gelar juara, asalkan Napoli memenangkan semua sisa pertandingannya. Namun, tekanan di akhir musim seringkali menjadi faktor penentu. Tim yang berada di posisi teratas bisa saja merasakan beban psikologis yang lebih besar, sementara tim yang mengejar memiliki motivasi ekstra untuk memberikan kejutan.

Conte, sebagai pelatih berpengalaman, tentu memahami dinamika persaingan di liga Italia. Ia tahu bahwa fokus utama timnya saat ini adalah memenangkan setiap pertandingan yang tersisa. "Kami akan terus berjuang di setiap pertandingan. Kami tidak akan memikirkan apa yang dilakukan Inter, kami hanya akan fokus pada performa kami sendiri. Jika kami bisa memenangkan semua sisa pertandingan, maka kita lihat saja apa yang akan terjadi," tegas Conte. Pernyataan ini mencerminkan filosofi Conte yang selalu menekankan pentingnya mengendalikan apa yang bisa dikendalikan, yaitu performa timnya sendiri.

Selain itu, target realistis untuk mengamankan posisi di Liga Champions juga menjadi fokus utama. Persaingan di Serie A untuk zona Liga Champions sangat ketat. Tim-tim seperti AC Milan, Juventus, dan AS Roma juga akan berusaha keras untuk finis di posisi empat besar. Oleh karena itu, Conte tidak ingin timnya terlena dengan potensi perburuan Scudetto dan melupakan target penting lainnya. Keuntungan finansial dari Liga Champions sangat krusial bagi Napoli untuk dapat terus berinvestasi dalam skuad dan infrastruktur klub.

Dalam konteks ini, kemenangan atas AC Milan bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang sinyal bahwa Napoli masih merupakan kekuatan yang patut diperhitungkan di Serie A. Conte telah berhasil membangkitkan kembali semangat juang tim ini, dan para penggemar Napoli tentu berharap bahwa kebangkitan ini akan berlanjut hingga akhir musim, memberikan perlawanan sengit bagi Inter Milan, meskipun sang pelatih sendiri mengakui bahwa harapan terpelesetnya sang pemuncak klasemen adalah "mustahil". Namun, dalam sepak bola, kata "mustahil" seringkali diuji oleh kenyataan di lapangan.