0

Kirana Larasati Minta Maaf ke Keluarga Usai Lebaran Malah Diving di Prancis

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Di tengah euforia Hari Raya Idul Fitri yang umumnya diwarnai dengan tradisi berkumpul bersama keluarga besar, artis Kirana Larasati justru mengambil langkah yang tidak biasa. Alih-alih merayakan momen sakral tersebut di tanah air bersama orang-orang terkasih, Kirana memilih untuk bertolak ke Prancis demi mengikuti kursus diving. Keputusan ini pun sontak menimbulkan pertanyaan dan membuatnya harus menyampaikan permohonan maaf kepada keluarganya karena kembali melewatkan momen penting tersebut.

"Saya ambil course di Prancis," ungkap Kirana Larasati saat ditemui di kawasan Petogogan, Jakarta Selatan, belum lama ini. Pengakuannya ini menegaskan bahwa jadwal kegiatannya berbenturan dengan perayaan Idul Fitri. Ia tak memungkiri bahwa dirinya lupa dan tidak menyadari bahwa jadwal kursus diving tersebut bertepatan dengan hari raya. "Saya lupa banget," tuturnya dengan nada sedikit menyesal.

Ketika ditelisik lebih jauh mengenai tradisi Lebaran, Kirana menjelaskan bahwa dua tahun terakhir ini memang menjadi periode di mana ia tidak dapat berkumpul bersama keluarganya. Tahun sebelumnya, ia juga disibukkan dengan agenda diving. "Kebetulan tahun kemarin dan tahun ini saya sedang nggak bisa ngumpul dengan keluarga. Kalau tahun kemarin saya bawa tur menyelam, dan kalau tahun ini saya lupa banget," jelasnya. Fokusnya yang terpecah antara kesibukan pribadi dan rencana pendidikan diving di luar negeri membuatnya tergelincir dalam perhitungan waktu. "Saya ambil sekolah lagi di Prancis, saya lupa tanggalnya. Jadi saya ambil aja, tanpa menyadari kalau itu Lebaran. Tapi karena sudah terlanjur, ya sudah, semoga keluarga mengerti. Punten, hapunten, itu sih," tambahnya, mengutarakan permohonan maaf dalam bahasa Sunda yang akrab di telinganya.

Meskipun demikian, Kirana memastikan bahwa segala urusan rumah tangga telah diatur dengan baik sebelum keberangkatannya. Ia menegaskan bahwa sang ibu telah sigap mengantisipasi segala kebutuhan selama dirinya tidak berada di rumah. "Tapi karena saya kan harus set up semuanya sebelum pergi, ya. Jadi paling mama saya sudah wanti-wanti dari awal untuk bagaimana orang-orang di rumah, apakah ada yang bisa stay untuk bantu di rumah atau harus cari infal. Alhamdulillah, tahun ini orangnya mau stay," terangnya, menunjukkan bahwa ia telah melakukan persiapan matang demi kelancaran aktivitas di rumah.

Mengenai tradisi Lebaran yang paling ia rindukan, Kirana mengaku memiliki satu hidangan favorit yang selalu ia nantikan setiap kali pulang ke rumah. "Kalau saya sedang di rumah ya, saya harus ada opor ayam kuning buatan Mama. Tapi itu bukan hanya tradisi ketika Lebaran sih, ketika pulang diving saya selalu minta dibuatkan opor ayam kuning," katanya dengan senyum merekah, menunjukkan betapa berharganya masakan ibunya. Opor ayam kuning ini bukan sekadar hidangan Lebaran, melainkan menjadi simbol kehangatan dan kerinduan akan rumah.

Lebih lanjut, Kirana memaparkan bahwa ia mengambil sekolah diving selama tiga minggu di Prancis. Durasi ini terbilang cukup lama dan membutuhkan komitmen penuh. "Sekolah diving lagi. Sesimpel itu. Agak lama, ini tiga minggu," ucapnya, menegaskan kembali keseriusannya dalam mendalami dunia diving. Keputusannya untuk kembali menempuh pendidikan di bidang ini menunjukkan dedikasinya yang tinggi terhadap hobi sekaligus profesinya.

Terlepas dari dua kali absen saat momen Lebaran, Kirana bersyukur bahwa keluarganya dapat memahami keputusannya. Sang anak pun tidak mempermasalahkan ketidakhadirannya karena merayakan Lebaran bersama ayahnya. "Mamaku sih oke, anakku juga oke karena liburan ke keluarganya yang lain juga. Ayahku oke," katanya sambil tersenyum, menunjukkan kelegaan atas pengertian yang diberikan oleh orang-orang terdekatnya.

Ketika disinggung apakah ia memberikan kompensasi kepada sang anak karena tidak dapat menemani merayakan Lebaran, Kirana dengan tegas membantahnya. Hal tersebut tidak diperlukan karena anaknya memang merayakan Lebaran bersama keluarga mantan suaminya. "Karena dia memang Lebaran sama papanya," pungkasnya, mengakhiri perbincangan dengan nada yang optimis. Keputusan Kirana ini, meskipun tidak lazim, menunjukkan bahwa prioritasnya saat ini adalah pengembangan diri dan pendalaman profesinya, sembari tetap memastikan keluarganya mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang cukup.