BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Real Madrid akan menjalani laga krusial di kandang Manchester City dalam lanjutan babak 16 besar Liga Champions. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Etihad Stadium pada Rabu (17/3/2026) dini hari WIB ini menjadi ujian penting bagi ambisi El Real untuk melaju ke perempat final. Berbekal keunggulan agregat 3-0 dari leg pertama, pasukan Carlo Ancelotti berada dalam posisi yang lebih menguntungkan. Mereka hanya perlu meminimalkan kekalahan dengan margin tidak lebih dari dua gol untuk memastikan tiket ke babak selanjutnya. Namun, sejarah mencatat bahwa duel melawan tim-tim Inggris selalu menyajikan narasi menarik bagi klub raksasa Spanyol ini.
Dalam catatan resmi UEFA, Real Madrid memiliki rekor yang cukup impresif saat berhadapan dengan wakil-wakil dari Inggris di berbagai kompetisi Eropa. Sejauh ini, Madrid telah melakoni 65 pertandingan melawan tim Inggris, dengan rincian 27 kemenangan, 16 hasil imbang, dan 22 kekalahan. Angka ini menunjukkan bahwa Madrid tidak gentar ketika harus bersua dengan klub-klub dari Negeri Ratu Elizabeth. Statistik ini menjadi modal psikologis berharga bagi para pemain Madrid saat memasuki lapangan Etihad.
Secara spesifik melawan Manchester City, rekor pertemuan kedua tim juga terbilang seimbang. Dari 16 pertandingan yang telah dilakoni, Real Madrid berhasil meraih enam kemenangan, lima kali bermain imbang, dan menelan lima kekalahan. Keseimbangan ini menegaskan bahwa setiap pertemuan antara kedua tim selalu berjalan sengit dan penuh drama. Kemenangan 3-2 yang diraih Madrid pada lawatan terakhir mereka ke markas Man City pada 11 Februari 2025, di mana gol-gol dari Kylian Mbappe, Brahim Diaz, dan Jude Bellingham berhasil membalikkan keadaan meski Erling Haaland mencetak dua gol balasan, menjadi bukti nyata bahwa Madrid mampu mencuri poin penuh di kandang lawan yang tangguh.
Namun, data terbaru juga menunjukkan adanya tren yang perlu diwaspadai oleh Real Madrid. Dalam delapan lawatan terakhir ke kandang tim-tim Inggris, Los Blancos mencatatkan empat kemenangan dan empat kekalahan. Tren ini mengindikasikan bahwa meskipun Madrid seringkali mampu meraih kemenangan, mereka juga rentan terhadap kekalahan ketika bermain tandang di Inggris. Kekalahan telak 0-3 dari Arsenal pada 4 November 2025 di Emirates Stadium menjadi pengingat pahit akan hal ini. Arsenal menjadi tim Inggris terbaru yang berhasil menaklukkan Madrid dengan skor meyakinkan, menunjukkan bahwa tim-tim Inggris memiliki kemampuan untuk memberikan perlawanan sengit dan bahkan mengalahkan tim sekaliber Real Madrid.
Kekalahan dari Arsenal ini menjadi catatan penting dalam rentetan perjalanan Madrid di Inggris. Meski secara keseluruhan rekor melawan tim Inggris masih positif, performa tandang dalam beberapa laga terakhir menunjukkan bahwa Madrid tidak bisa memandang remeh lawannya, bahkan dengan keunggulan agregat yang mereka miliki. Pertandingan melawan Manchester City kali ini akan menjadi pembuktian apakah Real Madrid mampu melanjutkan tradisi positif mereka di tanah Inggris, atau justru akan menjadi korban dari keganasan The Citizens di kandang sendiri. Keunggulan taktis, determinasi pemain, dan kemampuan untuk mengatasi tekanan di laga tandang akan menjadi kunci bagi Real Madrid untuk lolos ke babak perempat final Liga Champions.
Perlu dicatat bahwa sejarah pertemuan kedua tim di Liga Champions selalu diwarnai pertandingan-pertandingan dramatis dan penuh gol. Musim lalu, kedua tim bertemu dalam duel dua leg yang sangat menghibur. Di leg pertama di Santiago Bernabéu, pertandingan berakhir imbang 3-3, menunjukkan kedua tim sama-sama memiliki kapasitas menyerang yang luar biasa. Kemudian di leg kedua di Etihad Stadium, Manchester City berhasil membalas dengan skor telak 4-0, membuktikan kekuatan mereka sebagai salah satu tim terkuat di Eropa. Catatan ini tentu menjadi bahan evaluasi penting bagi Carlo Ancelotti dan timnya.
Faktor kelelahan dan rotasi pemain juga bisa menjadi pertimbangan. Dengan jadwal yang padat di liga domestik dan kompetisi Eropa, kondisi fisik para pemain akan sangat menentukan. Real Madrid perlu memastikan bahwa timnya dalam kondisi prima untuk menghadapi tekanan dari Manchester City yang terkenal dengan intensitas permainannya yang tinggi. Dukungan penuh dari para suporter di Etihad Stadium juga akan menjadi suntikan moral bagi Manchester City untuk membalikkan keadaan.
Pertanyaan besar yang menggantung adalah, mampukah Real Madrid mempertegas rekor bagus mereka saat bermain di tanah Inggris ketika dijamu Manchester City dini hari nanti? Atau akankah Manchester City berhasil membalas kekalahan mereka di leg pertama dan melanjutkan dominasi mereka di kandang sendiri? Jawabannya akan terungkap dalam 90 menit pertandingan yang diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh drama. Analisis taktik kedua pelatih, performa individu pemain kunci, dan determinasi untuk meraih kemenangan akan menjadi faktor penentu hasil akhir.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai performa Real Madrid di tanah Inggris dalam delapan pertandingan terakhir di Liga Champions, berikut adalah rinciannya:
- Man City 4-3 Real Madrid – Liga Champions (26 April 2022): Sebuah pertandingan epik di Etihad di mana kedua tim saling jual beli serangan. Madrid kalah tipis dalam laga yang penuh gol.
- Liverpool 2-5 Real Madrid – Liga Champions (21 Februari 2023): Kemenangan impresif Real Madrid di Anfield. Gol-gol dari Vinícius Júnior (2) dan Karim Benzema (2) serta satu gol dari Éder Militão memastikan kemenangan telak.
- Chelsea 0-2 Real Madrid – Liga Champions (18 April 2023): Kemenangan solid di Stamford Bridge berkat gol dari Karim Benzema dan Marco Asensio. Madrid menunjukkan kedisiplinan pertahanan yang baik.
- Man City 4-0 Real Madrid – Liga Champions (17 Mei 2023): Kekalahan telak di leg kedua semifinal Liga Champions musim 2022/2023. City tampil dominan dan membalikkan defisit agregat.
- Man City 2-3 Real Madrid – Liga Champions (17 April 2024): Kemenangan dramatis Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions musim 2023/2024. Gol-gol dari Eduardo Camavinga, Rodrygo, dan Federico Valverde memastikan kemenangan di kandang City.
- Liverpool 2-0 Real Madrid – Liga Champions (27 November 2024): Kekalahan di fase grup Liga Champions. Madrid tidak mampu berbuat banyak menghadapi serangan Liverpool.
- Man City 2-3 Real Madrid – Liga Champions (11 Februari 2025): Lanjutan dari pertandingan dramatis di leg pertama perempat final musim 2023/2024. Madrid kembali menang tipis di Etihad berkat gol-gol yang dicetak oleh Kylian Mbappé, Brahim Díaz, dan Jude Bellingham.
- Arsenal 3-0 Real Madrid – Liga Champions (4 November 2025): Kekalahan telak di Emirates Stadium. Arsenal berhasil menaklukkan Madrid dengan tiga gol tanpa balas di fase grup.
Rangkaian hasil ini menunjukkan bahwa Real Madrid memiliki kemampuan untuk meraih kemenangan di kandang tim Inggris, namun juga rentan terhadap kekalahan. Pertandingan melawan Manchester City kali ini akan menjadi penentu apakah mereka bisa mengukuhkan dominasi atau justru harus berjuang lebih keras untuk lolos.

