PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), yang merupakan operating company dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan F5, Inc. (NASDAQ: FFIV) untuk menjajaki kerja sama strategis yang krusial dalam pengembangan solusi AI Connectivity di Indonesia. Inisiatif ini menandai langkah maju yang signifikan bagi TelkomGroup dalam memperkuat kapabilitas infrastruktur digital nasional dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) terdepan. Kolaborasi ini dirancang untuk menghadirkan konektivitas yang lebih cerdas, aman, dan adaptif di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Penandatanganan MoU yang bersejarah ini dilaksanakan dalam rangkaian agenda Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, pada hari Selasa, 3 Maret. MWC merupakan ajang teknologi dan telekomunikasi global paling bergengsi yang secara konsisten mempertemukan para pemimpin industri, inovator, dan pembuat kebijakan dari seluruh dunia. Forum ini menjadi platform strategis bagi para pelaku industri digital global untuk menggali tren terbaru, memamerkan inovasi mutakhir, serta menjajaki berbagai peluang kolaborasi yang membentuk masa depan teknologi. Bagi TelkomGroup, momentum ini bukan sekadar seremoni penandatanganan, melainkan ajang strategis untuk memperluas jaringan kemitraan internasionalnya secara signifikan, sekaligus memperkuat kapabilitas dan positioning perusahaan sebagai pemain kunci dalam ekosistem digital global yang semakin kompetitif.
Kehadiran TelkomGroup di MWC 2026 bukan hanya untuk penandatanganan MoU ini. Dalam rangkaian agenda MWC yang padat tersebut, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, secara aktif melakukan sejumlah pertemuan strategis dengan berbagai mitra teknologi global terkemuka. Tujuan utama dari pertemuan-pertemuan ini adalah untuk lebih memperkuat ekosistem kemitraan TelkomGroup dalam pengembangan infrastruktur digital berbasis AI (AI-driven digital infrastructure). Agenda strategis yang dibahas mencakup penjajakan kolaborasi pada pengembangan data center hyperscale yang memiliki kapasitas dan kapabilitas luar biasa, penguatan solusi konektivitas yang lebih resilien dan berkecepatan tinggi, serta eksplorasi model bisnis baru yang inovatif berbasis managed services dan platform digital yang mampu memberikan nilai tambah tinggi bagi pelanggan.
Lebih lanjut, momentum penting ini juga dimanfaatkan secara optimal oleh TelkomGroup untuk mendorong kolaborasi yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada integrasi layanan digital bernilai tambah tinggi. Salah satu inisiatif kunci yang didorong adalah pengembangan ekosistem digital yang komprehensif di Indonesia, melalui integrasi yang erat antara data center canggih, konektivitas yang stabil dan cepat, lingkungan cloud yang fleksibel, serta kapabilitas keamanan aplikasi berbasis AI yang mutakhir. Konsep ini bertujuan untuk menciptakan fondasi digital yang kuat, aman, dan siap menghadapi tantangan serta peluang di era ekonomi berbasis AI.
MoU antara NeutraDC dan F5 ditandatangani secara langsung oleh CEO NeutraDC, Andreuw Th.A.F., dan Chief Revenue Officer F5, Chad Whalen. Penandatanganan ini disaksikan secara langsung oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, yang menunjukkan komitmen tingkat tinggi dari kedua belah pihak. Kolaborasi ini merupakan langkah strategis yang sangat penting bagi kedua pihak dalam mengintegrasikan kapabilitas data center dan managed services yang dimiliki oleh NeutraDC dengan solusi keamanan AI (AI security) dan pengiriman aplikasi (application delivery) yang merupakan keunggulan F5. Melalui sinergi ini, kedua perusahaan bertekad untuk menghadirkan layanan konektivitas berbasis AI yang tidak hanya aman dari ancaman siber, tetapi juga scalable untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan di masa depan, serta future-ready untuk mengantisipasi perkembangan teknologi yang akan datang.
Sebagai penyedia layanan data center nasional yang memiliki ekosistem terintegrasi, NeutraDC telah membangun reputasi kuat dengan kapabilitas penyediaan layanan colocation, compute, dan connectivity yang andal. Melalui kolaborasi strategis dengan F5 ini, NeutraDC berupaya untuk lebih memperkuat nilai tambah ekosistem layanannya. Integrasi ini akan memungkinkan NeutraDC untuk menghadirkan dukungan yang lebih komprehensif terhadap keamanan aplikasi yang menjadi krusial di era digital, serta pengelolaan lingkungan multi-cloud yang kompleks bagi para pelanggannya. Hal ini sangat penting mengingat semakin banyak perusahaan yang mengadopsi arsitektur hybrid dan multi-cloud untuk operasional mereka.
CEO NeutraDC, Andreuw Th.A.F., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian integral dari strategi besar NeutraDC untuk memperkuat positioning-nya sebagai penyedia infrastruktur digital yang siap AI (AI-ready digital infrastructure provider). "Kolaborasi dengan F5 ini menjadi langkah strategis yang sangat vital bagi NeutraDC dalam memperkuat kapabilitas AI Connectivity di atas infrastruktur data center kami yang sudah ada. Dengan mengintegrasikan solusi AI security dan application delivery F5 ke dalam managed services NeutraDC, kami dapat menghadirkan layanan yang tidak hanya andal dari sisi infrastruktur dasarnya, tetapi juga aman dari berbagai ancaman, adaptif terhadap perubahan kebutuhan, serta mampu mendukung kebutuhan workload AI dan aplikasi mission-critical pelanggan kami yang semakin kompleks," ujar Andreuw dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 12 Maret 2026.
Andreuw juga menambahkan bahwa sinergi ini akan secara signifikan memperkaya portofolio layanan NeutraDC, khususnya dalam mendukung pelanggan enterprise yang semakin banyak mengadopsi arsitektur hybrid dan multi-cloud. "Kami melihat bahwa kebutuhan pelanggan terhadap keamanan aplikasi yang ketat, visibilitas trafik jaringan yang mendalam, serta optimalisasi performa yang maksimal semakin meningkat seiring dengan masifnya adopsi teknologi AI dan cloud di berbagai sektor. Melalui kolaborasi ini, NeutraDC siap menjadi mitra strategis yang terpercaya dalam perjalanan transformasi digital pelanggan secara end-to-end, mulai dari infrastruktur hingga aplikasi," tambahnya, menegaskan komitmen NeutraDC untuk menjadi solusi lengkap bagi pelanggannya.
Sementara itu, Chief Revenue Officer F5, Chad Whalen, menyampaikan perspektifnya bahwa Indonesia merupakan pasar yang sangat strategis dengan potensi pertumbuhan ekonomi digital yang signifikan dan terus berkembang pesat. "F5 berkomitmen penuh untuk menghadirkan solusi application security dan delivery yang paling mutakhir, yang mampu melindungi aplikasi modern di lingkungan multi-cloud dan AI-driven yang semakin kompleks. Melalui kolaborasi dengan NeutraDC, kami dapat mengintegrasikan teknologi F5 lebih dekat dengan infrastruktur data center lokal yang ada, sehingga pelanggan di Indonesia akan memperoleh solusi AI Connectivity yang terintegrasi secara menyeluruh, aman dari berbagai ancaman, dan memiliki performa yang optimal sesuai dengan kebutuhan mereka," ungkapnya, menyoroti pentingnya lokalisasi solusi untuk pasar Indonesia.
Di sisi lain, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya TelkomGroup yang lebih luas dalam membangun ekosistem digital nasional yang berdaya saing global. "Kolaborasi antara NeutraDC dan F5 ini secara jelas mencerminkan komitmen TelkomGroup dalam menghadirkan infrastruktur dan platform digital yang tidak hanya siap AI (AI-ready) tetapi juga aman sejak dari desain awalnya (secure by design). AI-secure Connectivity yang kami tawarkan bukan sekadar solusi konektivitas biasa, melainkan integrasi menyeluruh antara jaringan, data center, cloud, dan keamanan aplikasi yang terdepan. Dengan memperkuat kapabilitas tersebut, kami sangat optimistis dapat mendukung akselerasi transformasi digital nasional secara masif, sekaligus membuka peluang model bisnis baru yang inovatif di era ekonomi berbasis AI yang akan datang," jelasnya dengan visi yang jauh ke depan.
Inisiatif strategis ini juga sangat sejalan dengan agenda strategis Pemerintah Indonesia dalam mempercepat transformasi digital nasional di berbagai sektor. Kolaborasi ini akan turut memperkuat kedaulatan dan keamanan data di tingkat nasional, serta membangun fondasi infrastruktur digital yang resilien dan tangguh. Fondasi ini sangat krusial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan dan mendorong adopsi teknologi kecerdasan buatan di berbagai sektor industri, mulai dari keuangan, manufaktur, kesehatan, hingga layanan publik. Dengan demikian, kerja sama ini berkontribusi langsung pada upaya negara untuk menjadi kekuatan digital yang dominan di kawasan.
Ke depan, para pihak akan melakukan pembahasan lebih lanjut dan mendalam untuk menyusun rencana implementasi yang terstruktur dan komprehensif. Rencana ini akan mencakup berbagai aspek penting, termasuk teknis implementasi solusi, operasional layanan yang efisien, aspek komersial yang menguntungkan kedua belah pihak, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel. Semua tahapan ini akan dijalankan dengan tetap menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan kepatuhan yang ketat terhadap regulasi serta hukum yang berlaku di Indonesia, memastikan bahwa setiap langkah diambil dengan integritas dan profesionalisme.
Melalui kolaborasi strategis antara NeutraDC dan F5 ini, kedua belah pihak berharap dapat menghadirkan fondasi AI Connectivity yang kokoh dan mutakhir bagi seluruh pelaku industri di Indonesia. Fondasi ini akan menjadi tulang punggung bagi inovasi dan pertumbuhan di era digital. Lebih dari itu, kerja sama ini juga bertujuan untuk memperkuat daya saing nasional Indonesia di kancah global, memungkinkan negara ini untuk secara percaya diri menghadapi dan memimpin era transformasi digital yang semakin didorong oleh kecerdasan buatan. Dengan demikian, Indonesia dapat memposisikan diri sebagai pemain kunci dalam ekonomi digital global yang terus berkembang.

