0

Fayola Aretha Senang Bisa Main Film Setelah Tekuni Tari dan Karate

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Perjalanan Fayola Aretha Aritia di dunia hiburan tanah air semakin berwarna dengan keterlibatannya dalam film musikal "Timun Mas in Wonderland". Di proyek ambisius ini, Fayola mendapatkan kepercayaan untuk membawakan sebuah lagu istimewa yang bertajuk persahabatan, "Satu Hati Teman Sejati". Lagu ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat menyanyinya, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang keberagaman dan persatuan, yang tercermin dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika melalui kisah para sahabat.

"Satu Hati Teman Sejati ini bertema persahabatan yang kuat meski para sahabat memiliki perbedaan. Lagu ini juga menunjukkan bahwa meski terkadang ada keraguan atau tantangan, persatuan dan janji untuk saling mendukung membuat mereka tetap melangkah maju," ungkap Fayola dengan penuh antusias saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari kemarin. Ia mengungkapkan kebahagiaannya atas kepercayaan yang diberikan untuk menyanyikan lagu dengan makna yang begitu kaya. Pesan persahabatan yang kuat, yang mampu merangkul perbedaan dan mengatasi segala rintangan, adalah esensi yang ingin ia sampaikan melalui interpretasinya.

Lebih dari sekadar bakat di dunia seni peran dan tarik suara, Fayola ternyata juga memiliki sisi lain yang tak kalah mengagumkan. Ia adalah seorang atlet karate yang telah mengukir prestasi dengan menyandang sabuk cokelat. Disiplin, ketekunan, dan semangat juang yang diasah melalui latihan karate tampaknya menjadi bekal berharga yang turut membentuk karakternya. Keseimbangan antara dunia hiburan yang penuh gemerlap dan dunia olahraga yang menuntut fisik serta mental yang kuat menunjukkan bahwa Fayola adalah sosok multitalenta yang memiliki komitmen tinggi terhadap setiap bidang yang digelutinya. Dedikasi dalam kedua bidang ini saling melengkapi, memberikan Fayola perspektif yang luas dan kemampuan adaptasi yang tinggi.

Bakat tampil Fayola bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama, ia telah menunjukkan kecintaannya pada dunia seni. Dimulai dari kegemarannya menari, yang kemudian membawanya merambah ke dunia akting hingga akhirnya mendapatkan kesempatan untuk tampil di layar lebar. Proses ini merupakan bukti nyata dari kegigihan dan konsistensinya dalam mengasah kemampuan. Tarian telah memberinya kepekaan terhadap ritme, ekspresi tubuh, dan panggung, sementara karate melatihnya dalam disiplin, fokus, dan ketahanan. Kedua disiplin ini secara alami membawanya menuju panggung akting dan nyanyian, di mana ia bisa mengekspresikan diri secara lebih luas.

"Awalnya aku nari dulu, baru karate, baru nyanyi, baru akting. Akting tuh aku tekuni banget sampai ikut main di Timun Mas in Wonderland," jelas Fayola, menceritakan alur perjalanannya dalam menemukan dan mengembangkan bakatnya. Ia menekankan bahwa akting menjadi salah satu fokus utamanya yang ia tekuni dengan sungguh-sungguh, yang puncaknya adalah keterlibatannya dalam "Timun Mas in Wonderland". Perjalanan ini adalah sebuah testimoni tentang bagaimana ketekunan dalam berbagai bidang seni dan olahraga dapat membuka pintu kesempatan yang tak terduga. Setiap langkah, dari tari hingga karate, dari menyanyi hingga akting, telah membantunya membangun fondasi yang kuat untuk karirnya di industri hiburan.

Menatap masa depan, Fayola memiliki harapan yang besar untuk terus berkembang dan meraih kesuksesan. Ia bercita-cita untuk terus mengasah kemampuannya, baik dalam seni peran, tarik suara, maupun bidang lainnya yang mungkin akan ia jelajahi. Lebih dari sekadar pencapaian pribadi, Fayola juga berharap dapat terus memperluas jaringannya, membangun hubungan yang positif, dan memiliki lebih banyak teman lagi dalam perjalanan karirnya. Ia melihat dunia hiburan sebagai sebuah komunitas yang dinamis, di mana kolaborasi dan persahabatan dapat membawa kebaikan bersama.

"Aku pengin jadi lebih baik lagi, lebih sukses, dan punya lebih banyak teman lagi," ujar Fayola dengan nada optimis dan penuh semangat. Harapan ini mencerminkan keinginannya untuk terus tumbuh sebagai pribadi dan sebagai seorang profesional di industri hiburan. Ia tidak hanya mengejar kesuksesan dalam karir, tetapi juga dalam membangun hubungan yang berarti. Bagi Fayola, kesuksesan sejati adalah ketika ia bisa terus belajar, berkontribusi, dan dikelilingi oleh orang-orang yang positif dan suportif. Dengan semangat muda, talenta yang beragam, dan pandangan yang positif, Fayola Aretha Aritia siap menorehkan jejaknya di kancah hiburan Indonesia. Potensinya yang besar dan kerja kerasnya menjanjikan masa depan yang cerah baginya. Film "Timun Mas in Wonderland" ini menjadi salah satu batu loncatan penting yang membuktikan bahwa bakatnya mampu bersinar di layar lebar, membuka peluang lebih luas untuk proyek-proyek mendatang.

Perjalanan Fayola ini menginspirasi banyak talenta muda untuk tidak takut mengeksplorasi berbagai minat dan bakat. Keterlibatan dalam sebuah film musikal seperti "Timun Mas in Wonderland" yang mengusung pesan persahabatan dan keberagaman adalah sebuah pencapaian yang patut diapresiasi. Hal ini menunjukkan bahwa industri hiburan semakin terbuka untuk karya-karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki muatan edukatif dan sosial. Melalui lagu "Satu Hati Teman Sejati", Fayola berhasil menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menerima perbedaan dan merayakan persatuan, sebuah pesan yang sangat relevan di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

Selain itu, latar belakangnya sebagai penari dan atlet karate memberikan dimensi unik pada penampilannya. Kemampuan fisiknya yang terasah melalui disiplin karate mungkin akan membantunya dalam adegan-adegan yang membutuhkan gerakan dinamis atau koreografi yang kompleks dalam film. Sementara pengalaman menarinya akan memberikan keanggunan dan ekspresi artistik dalam setiap gerak dan tatapannya. Kombinasi bakat seni dan fisik ini menjadikan Fayola Aretha Aritia sebagai talenta muda yang patut diperhitungkan dan dinantikan karya-karyanya di masa depan. Ia adalah contoh nyata bahwa dedikasi pada berbagai bidang dapat menciptakan pribadi yang utuh dan berprestasi.