BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi memperkenalkan mobil listrik pertamanya di Indonesia, yaitu Suzuki e Vitara. Peluncuran ini menandai langkah strategis Suzuki dalam mengadopsi kendaraan ramah lingkungan melalui pendekatan multi-pathway, sebuah komitmen yang semakin menguat di tengah tren elektrifikasi global. Suzuki e Vitara hadir di pasar otomotif Tanah Air dengan banderol harga mulai dari Rp 755 jutaan untuk varian warna single tone, sementara pilihan warna two-tone dibanderol sedikit lebih tinggi, yakni Rp 758 jutaan.

Suzuki e Vitara yang kini hadir di Indonesia ini bukan sekadar mobil listrik biasa, melainkan sebuah pernyataan dari Suzuki tentang keseriusannya dalam merangkul masa depan mobilitas yang berkelanjutan. Kehadiran e Vitara ini semakin melengkapi jajaran mobil ramah lingkungan yang telah ditawarkan Suzuki, di mana sebelumnya sudah ada pilihan mobil hybrid seperti Ertiga, XL7, Grand Vitara, dan Fronx. Dengan peluncuran ini, Suzuki semakin mempertegas posisinya dalam menyediakan alternatif kendaraan yang lebih bersih untuk konsumen Indonesia.
Di balik tampilannya yang modern dan futuristik, Suzuki e Vitara dibekali dengan teknologi yang mumpuni untuk menjawab kebutuhan mobilitas masa kini. Salah satu aspek krusial dari kendaraan listrik adalah baterainya. Suzuki e Vitara menggendong baterai berkapasitas 61 kWh, sebuah ukuran yang cukup signifikan untuk memberikan daya jelajah yang memadai. Kapasitas baterai ini memungkinkan e Vitara untuk menempuh jarak hingga 428 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh, menjadikannya pilihan yang praktis untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.

Performa Suzuki e Vitara juga patut diperhitungkan. Mobil listrik ini mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 128 kW, yang setara dengan sekitar 174 PS. Torsi maksimal yang dicapai adalah 193 Nm. Angka-angka ini memberikan gambaran bahwa e Vitara memiliki akselerasi yang responsif dan tenaga yang cukup untuk berbagai kondisi berkendara, baik di perkotaan yang padat maupun jalanan yang lebih terbuka. Tenaga dan torsi yang dihasilkan ini disalurkan secara efisien untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan bebas emisi.
Dalam hal pengisian daya, Suzuki e Vitara telah dirancang untuk kemudahan pengguna di Indonesia. Mobil ini dilengkapi dengan port charger yang umum digunakan di Tanah Air, memastikan kompatibilitas dengan infrastruktur pengisian daya yang tersedia. Kemampuan pengisian cepat dengan arus DC menjadi salah satu fitur unggulannya. Dengan teknologi ini, pengisian daya dari 15 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 50 menit. Ini merupakan solusi yang sangat efisien bagi para pemilik yang memiliki jadwal padat dan membutuhkan pengisian daya yang cepat.

Bagi pengguna yang memilih pengisian daya standar dengan AC standard charging 7 kW 1 fasa, waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya dari 15 persen hingga 100 persen adalah sekitar 9,5 jam. Durasi ini ideal untuk pengisian daya semalaman di rumah, sehingga mobil siap digunakan kembali di pagi hari tanpa perlu khawatir kehabisan daya. Fleksibilitas dalam opsi pengisian daya ini menunjukkan perhatian Suzuki terhadap kenyamanan dan kemudahan penggunaan mobil listrik bagi konsumennya.
Pengalaman berkendara Suzuki e Vitara semakin disempurnakan dengan adanya mode berkendara shift by wire. Sistem inovatif ini memungkinkan pengemudi untuk mengubah mode berkendara secara elektrik hanya dengan menekan tombol yang terletak di konsol tengah. Tiga mode berkendara yang dapat dipilih adalah Eco, Normal, dan Sport. Mode Eco dirancang untuk memaksimalkan efisiensi energi dan jarak tempuh, cocok untuk berkendara santai. Mode Normal menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi, sedangkan mode Sport memberikan respons akselerasi yang lebih tajam dan performa yang lebih dinamis.

Fitur menarik lainnya yang disematkan pada Suzuki e Vitara adalah Pedal Mode. Fitur ini memberikan pengemudi kontrol lebih besar terhadap tingkat deselerasi kendaraan. Terdapat tiga level deselerasi yang dapat dipilih. Pada level deselerasi tertinggi, pengemudi dapat mengendalikan kecepatan mobil, baik menambah maupun mengurangi, hanya dengan menggunakan pedal gas. Ini berarti, dalam kondisi tertentu, pengemudi tidak perlu menginjak pedal rem sama sekali, menciptakan pengalaman berkendara yang lebih mulus dan efisien, serta berpotensi meningkatkan regenerasi energi.
Suzuki e Vitara telah resmi dibuka untuk pemesanan di seluruh dealer Suzuki di Indonesia. Kehadirannya disambut baik oleh para penggemar otomotif yang antusias dengan inovasi kendaraan listrik dari Suzuki. Dengan harga yang ditawarkan, e Vitara memposisikan dirinya sebagai pilihan premium di segmen SUV listrik di Indonesia. Perlu dicatat bahwa e Vitara yang diluncurkan di Indonesia ini merupakan versi global yang memang dirancang khusus untuk pasar otomotif dunia, termasuk Indonesia.

Desain Suzuki e Vitara mewarisi DNA SUV Suzuki yang tangguh namun tetap modern. Garis-garis aerodinamis dan proporsi yang pas memberikan kesan gagah dan dinamis. Pada bagian depan, terlihat desain grille yang khas untuk mobil listrik, serta lampu depan LED yang tajam dan modern. Bagian samping menampilkan siluet yang kokoh dengan fender yang menonjol, memberikan kesan siap menjelajah. Sementara itu, bagian belakang dilengkapi dengan lampu belakang LED yang memberikan identitas visual yang kuat. Keseluruhan desain ini menciptakan tampilan yang menarik dan sporty, sesuai dengan namanya yang identik dengan petualangan.
Interior Suzuki e Vitara juga menawarkan kombinasi antara kenyamanan, fungsionalitas, dan teknologi. Ruang kabin dirancang agar terasa lapang dan ergonomis. Material berkualitas digunakan untuk menciptakan suasana premium. Sistem hiburan dan informasi yang terintegrasi dengan layar sentuh menjadi pusat kendali berbagai fitur. Pengemudi akan dimanjakan dengan kemudahan akses ke berbagai informasi kendaraan, navigasi, dan konektivitas smartphone. Desain dasbor yang modern dan minimalis menambah kesan futuristik pada interior e Vitara.

Selain fitur-fitur utama yang telah disebutkan, Suzuki e Vitara juga dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan aktif dan pasif yang canggih. Sistem pengereman anti-lock braking system (ABS), electronic brakeforce distribution (EBD), serta brake assist (BA) menjadi standar untuk memastikan keamanan pengereman yang optimal. Fitur seperti electronic stability control (ESC) membantu menjaga stabilitas kendaraan saat bermanuver mendadak atau di permukaan jalan yang licin. Airbag di berbagai titik juga memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh penumpang. Teknologi bantuan pengemudi seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, dan blind spot monitoring juga kemungkinan besar akan menjadi bagian dari paket fitur keselamatan e Vitara, meskipun detail spesifiknya perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Suzuki e Vitara menjadi jawaban Suzuki atas meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan dan tuntutan konsumen terhadap kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan menawarkan mobil listrik murni, Suzuki tidak hanya memperluas lini produknya, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon di sektor transportasi. Strategi multi-pathway yang diusung Suzuki memang mencakup berbagai jenis teknologi elektrifikasi, termasuk hybrid dan kendaraan listrik murni (BEV), memberikan pilihan yang beragam bagi konsumen sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Pertanyaan "Keren Gak?" yang diajukan dalam judul berita ini tentu akan dijawab oleh masing-masing individu berdasarkan preferensi dan kebutuhan mereka. Namun, dari segi teknologi, performa, dan desain, Suzuki e Vitara hadir dengan paket yang sangat menarik. Kombinasi jarak tempuh yang memadai, teknologi pengisian daya yang cepat, mode berkendara yang beragam, serta fitur keselamatan yang canggih, menjadikan e Vitara sebagai pesaing serius di pasar SUV listrik Indonesia. Dengan harga yang ditawarkan, Suzuki e Vitara diposisikan untuk menarik konsumen yang mencari kendaraan listrik premium yang menggabungkan gaya, performa, dan keberlanjutan. Peluncuran ini menjadi tonggak penting bagi Suzuki dalam perjalanannya menuju masa depan mobilitas yang lebih hijau.

