0

Kemenpora Bentuk Panitia Seleksi Deputi Industri Olahraga

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia telah mengambil langkah strategis dalam memajukan sektor industri olahraga tanah air dengan resmi membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga RI. Pembentukan panitia ini menandai dimulainya proses seleksi terbuka yang dirancang untuk menjaring talenta terbaik, baik dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun profesional non-ASN, yang memiliki visi dan kapabilitas untuk mendorong pertumbuhan industri olahraga nasional. Kemenpora berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa proses seleksi ini berjalan dengan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas yang tinggi, sehingga calon Deputi yang terpilih benar-benar merupakan individu yang kompeten dan berintegritas.

Panitia seleksi ini beranggotakan lima orang tokoh terkemuka yang memiliki latar belakang, keahlian, dan rekam jejak yang beragam, mencakup unsur profesional, akademisi, serta pejabat pemerintahan. Keberagaman anggota pansel ini diharapkan dapat memberikan penilaian yang komprehensif dan berimbang terhadap setiap kandidat yang mendaftar. Struktur kepanitiaan ini diketuai oleh Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) RI, Gunawan Suswantoro, yang didampingi oleh empat anggota lainnya. Keempat anggota tersebut adalah Amperawan, yang saat ini menjabat sebagai Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat di Sekretariat Dukungan Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara RI; Rabin Indrajad Hattari, Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN); Susyanto, seorang profesional yang memiliki pengalaman luas di lingkungan BUMN; serta Chandra Hamzah, seorang pengacara dan ahli hukum ternama yang juga mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Pembentukan pansel ini secara resmi dikukuhkan melalui Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Nomor 207 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Profil kelima anggota panitia seleksi ini memberikan gambaran mengenai bobot dan kredibilitas proses yang akan dijalankan. Ketua pansel, Gunawan Suswantoro, memiliki rekam jejak panjang sebagai birokrat yang dimulai sejak tahun 1993 di Kementerian Dalam Negeri. Sebelum memegang amanah sebagai Sesmenpora, beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Di bawah kepemimpinannya, Kemenpora berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi di tahun 2025, seperti Government Social Media Awards 2025, Anugerah Arkaya Wiwarta Prajanugraha, dan Anugerah Rexa Banda 2025, yang menunjukkan kemampuannya dalam memimpin dan membawa organisasi menuju keunggulan. Pengalaman birokratisnya yang solid menjadi fondasi penting dalam memahami dinamika pemerintahan dan regulasi yang relevan dengan pengembangan industri olahraga.

Anggota kedua, Amperawan, membawa pengalaman yang sangat relevan dari posisinya sebagai Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat di Sekretariat Dukungan Kabinet, Kementerian Sekretariat Negara RI. Beliau memiliki rekam jejak yang mengesankan dalam berbagai posisi strategis di Sekretariat Kabinet, termasuk sebagai Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan. Pengalaman beliau dalam manajemen perencanaan dan keuangan, serta perannya sebagai Komisaris dan Anggota Komite Audit PT BKI (Persero) periode 2019-2024, menunjukkan pemahaman mendalam tentang tata kelola perusahaan dan investasi, yang sangat krusial bagi pengembangan industri olahraga yang berkelanjutan dan menguntungkan.

Rabin Indrajad Hattari, anggota ketiga, merupakan sosok yang memiliki keahlian mendalam di bidang ekonomi dan keuangan. Pengalamannya sebagai Analis di The World Bank Washington DC dan International Monetary Fund Washington DC memberikan perspektif global mengenai kebijakan ekonomi dan pembangunan. Pelantikannya sebagai Sekretaris Kementerian BUMN pada tahun 2023 dan jabatannya sebagai Komisaris Utama Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai tahun 2025, menggarisbawahi kemampuannya dalam sektor investasi dan pengelolaan aset negara. Latar belakang pendidikannya yang gemilang, termasuk gelar PhD in Economics dari George Mason University, menjadikannya aset berharga dalam menilai aspek ekonomi dan keuangan dari para kandidat calon Deputi Industri Olahraga.

Susyanto, anggota keempat, adalah seorang profesional dan pejabat karier yang sangat berpengalaman di lingkungan BUMN. Beliau pernah menduduki berbagai posisi strategis di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta memegang jabatan penting sebagai Sekretaris Kementerian BUMN dan Komisaris Utama/Independen PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero). Keahlian Susyanto yang kuat di bidang hukum, pengelolaan barang milik negara, dan manajemen BUMN, menjadikannya penilai yang mumpuni. Perannya yang signifikan dalam pengawasan transformasi BUMN selama menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN menunjukkan kemampuannya dalam mengawal perubahan dan inovasi di sektor badan usaha milik negara.

Terakhir, Chandra Hamzah, anggota kelima, merupakan seorang pengacara ternama, ahli hukum, dan mantan komisioner KPK RI. Pengalaman beliau sebagai Komisaris Utama PT PLN (Persero) dan kiprahnya dalam mendirikan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia, menegaskan kedalaman pemahaman beliau terhadap isu-isu hukum dan kebijakan publik. Keunikan Chandra Hamzah terletak pada kepemilikannya atas empat lisensi profesional sekaligus: Konsultan Hak Kekayaan Intelektual, Konsultan Hukum Pajak, Konsultan Hukum Pasar Modal, dan Pengacara/Penasihat Hukum/Advokat. Keahlian multidisiplinernya ini akan sangat berharga dalam mengevaluasi kandidat Deputi Industri Olahraga dari berbagai perspektif hukum dan regulasi.

Keberagaman latar belakang dan keahlian kelima anggota pansel ini, yang telah ditetapkan secara resmi, merupakan jaminan bahwa proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora RI akan berjalan dengan standar tertinggi. Pengalaman, rekam jejak yang teruji, serta kapabilitas mumpuni yang dimiliki oleh setiap anggota pansel ini akan memastikan bahwa penilaian terhadap para kandidat dilakukan secara objektif, transparan, dan bebas dari intervensi pihak manapun. Hal ini krusial mengingat pentingnya posisi Deputi Industri Olahraga dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang akan membentuk masa depan industri olahraga Indonesia, mulai dari pengembangan bakat atlet, infrastruktur olahraga, hingga potensi ekonomi yang dapat dihasilkan dari sektor ini. Kemenpora berharap pembentukan panitia seleksi ini dapat menghasilkan pemimpin yang visioner dan mampu membawa industri olahraga Indonesia ke level yang lebih tinggi di kancah nasional maupun internasional.