0

Daftar Top Skor Liga Europa Sepanjang Masa: Bisa Tebak?

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Memasuki dekade baru dalam sejarah sepak bola Eropa, Liga Europa terus menjadi ajang pembuktian bagi para penyerang kelas dunia. Kompetisi yang sebelumnya dikenal sebagai Piala UEFA ini, sejak tahun 1971 telah menyajikan tontonan menarik dan gol-gol spektakuler dari berbagai klub yang berjuang meraih kejayaan di benua biru. Sebagai kasta kedua dalam piramida kompetisi klub Eropa yang diselenggarakan oleh UEFA, Liga Europa menawarkan kesempatan emas bagi tim-tim yang belum berhasil menembus gerbang Liga Champions untuk bersaing di level tertinggi. Lebih dari sekadar trofi prestisius dan hadiah finansial yang menggiurkan, kemenangan di Liga Europa juga membuka pintu lebar bagi klub untuk berpartisipasi di Liga Champions pada musim berikutnya, menjadikannya sebuah batu loncatan yang krusial bagi ambisi klub.

Sejak awal penyelenggaraannya lebih dari lima dekade lalu, Liga Europa telah menjadi saksi bisu lahirnya banyak talenta sepak bola yang luar biasa, pemain-pemain yang namanya terukir dalam sejarah sebagai pencetak gol terbanyak. Berdasarkan data yang dihimpun dari situs terkemuka Transfermarkt, detikSport dengan bangga mempersembahkan daftar para predator ulung yang mendominasi papan skor Liga Europa sepanjang masa. Daftar ini tidak hanya memuat nama-nama legendaris dari masa lalu, tetapi juga bintang-bintang masa kini yang terus membuktikan ketajamannya, termasuk nama yang tak asing lagi, Bruno Fernandes, yang telah menorehkan jejak signifikan dalam kompetisi ini.

Di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Europa berdiri kokoh nama Pierre-Emerick Aubameyang, yang berhasil mengoleksi total 34 gol. Perjalanan gol Aubameyang membentang di berbagai klub top Eropa, termasuk Borussia Dortmund, Arsenal, Barcelona, dan Marseille. Gol perdananya di kompetisi ini tercipta pada Oktober 2015 saat ia masih berseragam Borussia Dortmund. Puncak ketajamannya mungkin terlihat saat ia berseragam Marseille di musim 2023/2024, di mana ia berhasil menyumbangkan 10 gol, sebuah bukti konsistensi dan naluri mencetak golnya yang luar biasa.

Mengikuti di urutan kedua adalah legenda asal Swedia, Henrik Larsson. Dengan 31 gol dalam 45 penampilan, Larsson meninggalkan jejak mendalam di Liga Europa. Ia mencetak satu gol untuk Feyenoord, 24 gol yang mengesankan untuk Celtic, dan menambah enam gol lagi untuk Helsingborgs. Perolehan golnya ini mencerminkan peran pentingnya sebagai penyerang utama di setiap klub yang dibelanya.

Di posisi ketiga, kita menemukan nama Klaas-Jan Huntelaar, seorang striker asal Belanda yang piawai dalam urusan membobol gawang lawan. Huntelaar mengumpulkan 30 gol dalam 50 penampilannya di Liga Europa. Sebagian besar golnya, tepatnya 14 gol dari 22 pertandingan, dicetak saat ia membela Schalke 04. Ia juga menyumbangkan 5 gol untuk Heerenveen dalam 13 penampilan, dan 11 gol untuk Ajax dalam 15 pertandingan, menunjukkan bahwa ketajamannya tidak pernah luntur di berbagai klub.

Radamel Falcao, striker asal Kolombia yang dikenal dengan julukan "El Tigre", menempati urutan keempat dengan torehan 30 gol dalam jumlah penampilan yang sangat efisien, yaitu 31 pertandingan. Falcao mencapai puncak kejayaannya di Liga Europa bersama Porto pada musim 2010/2011, di mana ia tidak hanya membantu timnya meraih kesuksesan tetapi juga menjadi top skor dengan 17 gol. Musim berikutnya, ia kembali membuktikan kualitasnya dengan menjadi top skor bersama Atletico Madrid melalui 12 gol. Satu gol tambahan melengkapi catatan impresifnya di musim 2012/2013.

Daftar Top Skor Liga Europa Sepanjang Masa: Bisa Tebak?

Dieter Muller, seorang penyerang asal Jerman, berada di urutan kelima dengan total 29 gol yang ia cetak dalam 36 penampilan. Sebagian besar golnya, yaitu 25 gol dari 31 pertandingan, dicetak saat ia membela FC Köln. Ia juga menambahkan 3 gol untuk Bordeaux dan sisanya untuk Stuttgart, menunjukkan loyalitas dan kontribusinya di berbagai klub.

Edin Dzeko, penyerang Bosnia dan Herzegovina yang telah malang melintang di berbagai klub besar Eropa, menempati urutan keenam dengan 28 gol. Dzeko mencetak gol-golnya di Liga Europa saat membela Wolfsburg (5 gol), Manchester City (3 gol), AS Roma (17 gol), dan Fenerbahce (3 gol). Perjalanannya di kompetisi ini mencerminkan kemampuannya beradaptasi dan tetap menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.

Kemudian, nama yang semakin santer terdengar dalam perbincangan top skor adalah Bruno Fernandes. Gelandang serang asal Portugal ini berada di urutan ketujuh dengan total 27 gol yang ia cetak dalam 58 penampilannya bersama dua klub ternama, yaitu Manchester United dan Sporting CP. Saat berseragam Sporting, Fernandes menunjukkan konsistensi luar biasa dengan mencetak 14 gol dalam tiga musim beruntun (2017/2018, 2018/2019, dan 2019/2020). Kontribusinya di Manchester United juga tidak kalah impresif, dengan 13 gol yang dicetak dalam berbagai musim kompetisi (2020/2021, 2022/2023, dan 2024/2025). Performa Fernandes ini menegaskan posisinya sebagai salah satu gelandang paling berpengaruh di era modern Liga Europa.

Berbagi posisi ketujuh dengan Bruno Fernandes adalah Romelu Lukaku, penyerang asal Belgia yang juga berhasil mengumpulkan 27 gol. Lukaku mencapai catatan ini dalam 46 penampilan bersama empat tim berbeda, termasuk Anderlecht, Everton, Inter Milan, dan AS Roma. Gol perdananya di kompetisi ini tercipta pada musim 2009/2010 saat membela Anderlecht melawan Hamburger SV. Meskipun telah mencatatkan jumlah gol yang mengesankan dan tampil di berbagai edisi Liga Europa, Lukaku hingga kini belum pernah merasakan manisnya gelar juara kompetisi ini.

Alexandre Lacazette, striker asal Prancis, menempati urutan kesembilan dengan 26 gol yang ia cetak dalam 58 penampilannya di Liga Europa. Perjalanan golnya terbagi antara dua klub, yaitu Lyon, di mana ia mencetak sembilan gol, dan Arsenal, tempat ia menyumbangkan 17 gol. Sama seperti Lukaku, Lacazette juga belum pernah mengangkat trofi Liga Europa, meskipun kontribusinya di lini serang cukup signifikan.

Melengkapi daftar sepuluh besar adalah Aritz Aduriz, seorang legenda Athletic Bilbao asal Spanyol. Aduriz berhasil mengoleksi 26 gol dalam 39 penampilannya untuk klub tersebut. Ia memulai debutnya di Liga Europa pada musim 2011/2012, dan gol perdananya tercipta di musim berikutnya dalam pertandingan melawan Lyon. Perolehan gol Aduriz ini menjadi bukti dedikasi dan ketajamannya yang bertahan lama bersama Athletic Bilbao.

Data top skor Liga Europa ini menunjukkan betapa kompetisi ini telah menjadi panggung bagi berbagai gaya permainan dan talenta sepak bola dari seluruh penjuru Eropa. Dari kecepatan Aubameyang, ketenangan Huntelaar, keganasan Falcao, hingga visi bermain Bruno Fernandes, setiap nama di daftar ini telah memberikan kontribusi berarti bagi sejarah Liga Europa. Bisakah Anda menebak siapa saja yang akan terus menorehkan gol dan mungkin mengubah peringkat di masa mendatang? Pertarungan di lapangan hijau selalu menyimpan kejutan.