BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Persaingan sengit di papan atas LaLiga musim 2025/2026 terus memanas seiring tuntasnya rangkaian pertandingan pekan ke-19 pada Senin, 5 Januari 2026. Barcelona, sang juara bertahan, berhasil mempertahankan keunggulannya dari rival abadi mereka, Real Madrid, dalam perebutan puncak klasemen. Kemenangan meyakinkan yang diraih kedua tim di awal tahun baru ini semakin mempertegas dominasi mereka di liga domestik.
Barcelona, di bawah komando Lamine Yamal dan kawan-kawan, menunjukkan performa impresif dengan meraih tiga poin penuh saat menjamu Espanyol. Kemenangan 2-0 ini membawa Blaugrana semakin kokoh di puncak klasemen dengan total raihan 49 poin dari 19 pertandingan yang telah dilakoni. Keunggulan empat poin atas pesaing terdekat mereka menjadi modal berharga untuk mengarungi paruh kedua musim. Lini serang Barcelona terlihat tajam, sementara pertahanan mereka juga menunjukkan soliditas yang patut diacungi jempol.
Sementara itu, Real Madrid tak kalah gemilang dalam upaya mereka mengejar ketertinggalan. Los Blancos berhasil mengamuk di kandang sendiri dengan membantai Real Betis melalui skor telak 5-1. Kemenangan besar ini tidak hanya menambah tiga poin krusial, tetapi juga meningkatkan selisih gol mereka secara signifikan. Saat ini, pasukan Carlo Ancelotti menempati posisi kedua klasemen dengan koleksi 45 poin. Meskipun tertinggal empat angka dari Barcelona, perjuangan Real Madrid menunjukkan bahwa perburuan gelar juara masih terbuka lebar dan akan terus berlangsung hingga akhir musim. Gol demi gol yang dicetak oleh para penyerang Madrid menjadi ancaman nyata bagi tim-tim lain.
Di posisi ketiga, Villarreal berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menaklukkan Elche dengan skor 3-1. Kapal Selam Kuning ini kini mengumpulkan 38 poin. Namun, mereka harus berbagi poin yang sama dengan Atletico Madrid yang harus puas bermain imbang 1-1 melawan Real Sociedad dini hari tadi. Hasil ini membuat Atletico Madrid harus rela turun ke peringkat keempat klasemen, meski masih memiliki jumlah poin yang sama dengan Villarreal. Persaingan di papan atas semakin ketat dengan adanya beberapa tim yang saling berdekatan dalam perolehan poin.
Espanyol, meskipun kalah dari Barcelona, masih mampu bertahan di peringkat kelima dengan raihan 33 poin. Tim besutan pelatih baru ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik di musim ini. Di bawah mereka, Real Betis menduduki peringkat keenam dengan 28 poin, diikuti oleh Celta Vigo di posisi ketujuh dengan 26 poin. Athletic Bilbao menempati urutan kedelapan dengan 24 poin, sementara Elche dan Getafe melengkapi sepuluh besar klasemen dengan masing-masing 22 dan 21 poin.
Performa Sevilla di awal musim ini sedikit mengecewakan, mereka berada di posisi kesebelas dengan 20 poin. Osasuna dan Deportivo Alaves menempati peringkat kedua belas dan ketiga belas dengan raihan 19 poin, berbagi poin yang sama dengan Rayo Vallecano yang berada di posisi keempat belas. Real Sociedad dan Real Mallorca harus puas berada di peringkat kelima belas dan keenam belas dengan masing-masing mengoleksi 18 poin, terpaut satu angka dari Girona yang berada di posisi ketujuh belas. Valencia masih berjuang di zona degradasi, menempati posisi kedelapan belas dengan 16 poin. Levante dan Real Oviedo menjadi dua tim yang saat ini berada di zona merah, dengan Levante di peringkat kesembilan belas dengan 13 poin dan Real Oviedo di dasar klasemen dengan 12 poin.
Pekan ke-19 ini juga memberikan beberapa kejutan, di mana beberapa tim papan tengah menunjukkan performa yang cukup konsisten. Namun, fokus utama tetap tertuju pada persaingan antara Barcelona dan Real Madrid. Perbedaan empat poin memang terlihat cukup signifikan, namun dengan sisa pertandingan yang masih banyak, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Pertarungan untuk gelar juara LaLiga musim 2025/2026 diprediksi akan berlangsung hingga pekan-pekan terakhir, menghadirkan drama dan tensi yang tinggi bagi para pecinta sepak bola Spanyol. Para pelatih dari kedua tim besar ini dipastikan akan terus memutar otak untuk menemukan strategi terbaik demi mengamankan poin penuh di setiap pertandingan.
Performa para pemain kunci juga menjadi sorotan. Lamine Yamal di Barcelona terus menunjukkan magisnya dengan gol-gol dan assist krusialnya. Di kubu Real Madrid, kehadiran Vinícius Júnior dan Rodrygo Goes menjadi ancaman mematikan bagi lini pertahanan lawan. Peran gelandang seperti Pedri dan Gavi di Barcelona, serta Luka Modrić dan Jude Bellingham di Real Madrid, juga sangat vital dalam mengatur tempo permainan dan mendistribusikan bola. Pertarungan taktik antara Xavi Hernández dan Carlo Ancelotti akan menjadi salah satu daya tarik utama dalam perburuan gelar juara musim ini.
Selain itu, perebutan tiket ke kompetisi Eropa juga tidak kalah seru. Tim-tim seperti Villarreal, Atletico Madrid, dan Espanyol akan terus berjuang untuk mengamankan posisi mereka di zona Liga Champions dan Liga Europa. Persaingan di papan tengah ini juga akan memberikan warna tersendiri dalam dinamika klasemen LaLiga. Setiap pertandingan akan menjadi krusial bagi tim-tim ini untuk meraih poin maksimal.
Perlu dicatat bahwa dalam tabel klasemen yang disajikan, beberapa tim seperti Villarreal dan Espanyol memiliki jumlah pertandingan yang lebih sedikit dibandingkan tim-tim di atas mereka. Hal ini menandakan bahwa mereka memiliki potensi untuk memperbaiki posisi klasemen jika mampu meraih kemenangan di pertandingan tunda mereka. Namun, konsistensi adalah kunci, dan Barcelona serta Real Madrid sejauh ini telah menunjukkan tingkat konsistensi yang luar biasa.
Musim 2025/2026 ini diprediksi akan menjadi salah satu musim LaLiga yang paling menarik dan penuh persaingan. Performa tim-tim besar yang konsisten, serta kebangkitan beberapa tim kuda hitam, menjadikan setiap pekan pertandingan selalu dinanti. Dukungan para penggemar yang setia di setiap stadion juga menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk memberikan yang terbaik.
(yna/rin)

