BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – BYD kembali menggemparkan pasar otomotif global dengan terobosan terbarunya melalui brand ultra-mewahnya, Yangwang. Kali ini, giliran sedan elektrik flagship mereka, Yangwang U7, yang memamerkan varian teranyar dengan spesifikasi baterai yang sungguh mencengangkan. Bayangkan saja, dengan sekali pengisian daya penuh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak impresif hingga 1.000 kilometer, sebuah pencapaian yang luar biasa dalam dunia kendaraan listrik.
Berdasarkan informasi terbaru yang dirilis oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok, seperti yang dikutip dari Carnewschina, Yangwang U7 BEV (Battery Electric Vehicle) akan hadir dengan opsi baterai berkapasitas raksasa sebesar 150,01 kWh. Pemanfaatan teknologi baterai "Blade" yang berbasis LFP (Lithium Iron Phosphate) memungkinkan daya jelajah mobil ini melonjak drastis hingga mencapai 1.006 kilometer berdasarkan standar pengukuran CLTC (China Light-duty vehicle Test Cycle). Sebagai perbandingan yang sangat signifikan, varian Yangwang U7 yang telah diperkenalkan sebelumnya hanya dibekali baterai berkapasitas 135,5 kWh, yang menghasilkan jarak tempuh "hanya" sekitar 720 km hingga 800 km. Peningkatan kapasitas baterai ini tidak hanya memberikan keleluasaan bagi pengemudi untuk melakukan perjalanan jarak jauh tanpa perlu khawatir mencari stasiun pengisian daya, tetapi juga menegaskan komitmen BYD dalam mendorong batas-batas teknologi kendaraan listrik.
Yangwang U7 tidak hanya unggul dalam hal jarak tempuh, tetapi juga tetap mempertahankan identitasnya sebagai sedan performa tinggi yang luar biasa. Mobil ini dibangun di atas platform e4 (Yisifang) yang canggih, yang secara cerdas dipersenjatai dengan empat motor listrik independen. Konfigurasi ini memungkinkan distribusi tenaga yang presisi dan kontrol traksi yang superior, memberikan pengalaman berkendara yang dinamis dan responsif. Di atas kertas, sedan mewah ini memiliki tenaga maksimum yang mengagumkan sebesar 960 kW, yang setara dengan 1.287 tenaga kuda (hp). Performa buas ini memungkinkan Yangwang U7 untuk berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 2,9 detik, sebuah angka yang setara dengan supercar berperforma tinggi. Kecepatan maksimalnya pun tidak kalah impresif, mencapai 270 km/jam, menjadikannya pilihan menarik bagi para penggemar kecepatan.

Peningkatan kapasitas baterai dari 135,5 kWh menjadi 150,01 kWh tentu saja membawa implikasi pada bobot keseluruhan kendaraan. Baterai 150,01 kWh yang digunakan pada Yangwang U7 memiliki berat 926 kg, sedikit mengalami kenaikan dibandingkan dengan versi sebelumnya yang berbobot 903 kg. Meskipun ada penambahan bobot, hal ini merupakan kompromi yang sepadan mengingat peningkatan signifikan pada daya jelajah yang ditawarkan. Penambahan bobot yang relatif kecil ini juga menunjukkan efisiensi rekayasa BYD dalam mengoptimalkan penggunaan ruang dan material dalam desain baterai mereka.
Sebagai mobil yang ditujukan untuk segmen kelas atas atau "sultan," Yangwang U7 dibanderol dengan harga mulai dari 628.000 yuan, yang setara dengan sekitar Rp 1,4 miliar. Harga ini mencerminkan kemewahan, teknologi canggih, dan performa luar biasa yang ditawarkan. BYD juga menawarkan Yangwang U7 dalam dua opsi konfigurasi interior, yaitu 4 kursi dan 5 kursi, untuk memenuhi preferensi konsumen yang beragam. Di luar performa dan jarak tempuh, Yangwang U7 dijejali dengan berbagai teknologi mutakhir yang dikembangkan oleh BYD. Salah satu fitur yang paling menonjol dan revolusioner adalah sistem suspensi DiSus-Z.
Sistem suspensi DiSus-Z ini merupakan sebuah lompatan teknologi yang signifikan. Alih-alih menggunakan shock absorber hidrolik tradisional, BYD menggantinya dengan motor listrik yang dikendalikan secara presisi. Hasilnya adalah pengalaman berkendara yang luar biasa halus, bahkan diklaim lebih nyaman dari menaiki kereta Maglev. Sistem ini mampu menyesuaikan karakteristik redaman secara real-time, merespons kondisi jalan dalam hitungan milidetik untuk memberikan kenyamanan dan stabilitas maksimal kepada penumpang. Selain itu, Yangwang U7 juga dilengkapi dengan sistem ADAS (Advanced Driver-Assistance Systems) canggih yang diberi nama "God’s Eye" (DiPilot 600). Sistem ini didukung oleh tiga sensor Lidar, yang merupakan komponen krusial untuk kemampuan berkendara otonom yang lebih presisi dan aman. Lidar memungkinkan kendaraan untuk memetakan lingkungan sekitarnya dengan akurasi tinggi, mendeteksi objek, dan membuat keputusan berkendara yang optimal, bahkan dalam kondisi cuaca yang menantang.
Dengan segala keunggulan yang ditawarkannya, mulai dari jarak tempuh yang luar biasa jauh, performa yang mengagumkan, hingga teknologi suspensi dan bantuan pengemudi yang revolusioner, Yangwang U7 siap untuk menantang dominasi sedan mewah Eropa yang telah mapan di pasar. Merek-merek seperti Mercedes-Benz EQS atau BMW i7 kini akan menghadapi pesaing yang sangat kuat dari Tiongkok, yang tidak hanya menawarkan kemewahan dan performa setara, tetapi juga keunggulan signifikan dalam hal jarak tempuh yang jauh lebih jauh, sebuah faktor yang sangat krusial bagi konsumen kendaraan listrik. BYD melalui Yangwang U7 telah membuktikan bahwa mereka bukan hanya pemain baru di industri otomotif, tetapi juga inovator yang mampu mendefinisikan ulang standar kemewahan dan performa dalam era elektrifikasi. Perluasan jangkauan dengan baterai jumbo ini membuka peluang baru bagi mobilitas listrik yang lebih praktis dan bebas kekhawatiran, seolah BYD sedang membuka gerbang menuju era baru di mana perjalanan jauh dengan kendaraan listrik bukan lagi sebuah mimpi, melainkan kenyataan yang dapat dinikmati oleh para penggunanya. Kehadiran Yangwang U7 juga menandakan pergeseran lanskap otomotif global, di mana produsen Tiongkok semakin menunjukkan taringnya dengan produk-produk yang tidak hanya kompetitif dari segi harga, tetapi juga dari segi teknologi dan kualitas. Ini adalah bukti nyata dari investasi besar dan riset mendalam yang telah dilakukan BYD selama bertahun-tahun dalam pengembangan teknologi baterai dan kendaraan listrik.
