0

10 Mobil Listrik Terlaris April 2026: Jaecoo J5 Juaranya, BYD M6 Melonjak Tajam

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Pasar otomotif Indonesia pada April 2026 mencatat lonjakan signifikan dalam penjualan mobil listrik, menandai periode pemulihan yang kuat setelah perlambatan akibat libur Lebaran di bulan sebelumnya. Data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa total penjualan wholesales mobil nasional mencapai 80.776 unit, sebuah peningkatan impresif sebesar 31,8% dibandingkan dengan bulan Maret 2026. Kontribusi mobil listrik terhadap total pasar ini semakin substansial, dengan 14.815 unit berhasil terdistribusi, menyumbang 18,34% dari keseluruhan penjualan mobil nasional. Angka ini menegaskan bahwa kendaraan listrik bukan lagi sekadar tren sesaat, melainkan telah bertransformasi menjadi salah satu pemain kunci yang menunjukkan pertumbuhan agresif dan konsisten di pasar otomotif Tanah Air.

Dalam persaingan sengit di segmen mobil listrik, SUV listrik Jaecoo J5 berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar, membuktikan daya tariknya yang terus meningkat di kalangan konsumen Indonesia. Dengan distribusi sebanyak 3.179 unit pada bulan April 2026, Jaecoo J5 kembali menegaskan dominasinya. Keberhasilan ini tidak lepas dari desain yang futuristik, performa yang mumpuni, serta fitur-fitur canggih yang ditawarkan, menjadikannya pilihan utama bagi para pencari kendaraan ramah lingkungan dengan gaya. Popularitas Jaecoo J5 juga mencerminkan pergeseran preferensi konsumen yang semakin terbuka terhadap teknologi kendaraan listrik, terutama dalam segmen SUV yang memang memiliki basis penggemar besar di Indonesia.

BYD, produsen kendaraan listrik asal Tiongkok yang telah menjelma menjadi kekuatan dominan di pasar global, kembali menunjukkan taringnya di Indonesia melalui beberapa model andalannya. BYD M6, sebuah MPV listrik 7-seater, mengalami lonjakan penjualan yang luar biasa, melonjak dari 523 unit di bulan Maret menjadi 2.472 unit di April 2026. Peningkatan drastis ini menunjukkan bahwa BYD M6 berhasil menangkap segmen keluarga yang membutuhkan kendaraan luas, nyaman, dan ramah lingkungan. Keberhasilan BYD M6 ini juga dapat dikaitkan dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kendaraan yang efisien dan berkelanjutan, serta kebutuhan akan ruang yang memadai untuk mobilitas keluarga.

Selain BYD M6, model flagship BYD lainnya, Denza D9, juga mencatat pertumbuhan yang solid, dengan distribusi mencapai 1.032 unit. Hal ini menunjukkan bahwa BYD mampu menawarkan portofolio produk yang beragam, mulai dari MPV keluarga hingga kendaraan premium yang menyasar segmen pasar yang berbeda. Strategi BYD yang fokus pada inovasi teknologi baterai dan pengalaman berkendara yang superior tampaknya mulai membuahkan hasil manis di pasar Indonesia. Kehadiran Denza D9, yang dikenal dengan kemewahan dan teknologi canggihnya, semakin memperkuat citra BYD sebagai produsen kendaraan listrik premium.

Di posisi ketiga daftar terlaris, BYD Sealion 07 muncul sebagai primadona baru yang berhasil mencuri perhatian pasar. Mobil listrik ini mencatatkan distribusi sebanyak 1.617 unit, sebuah pencapaian yang mengesankan bagi model yang relatif baru di pasar Indonesia. Desainnya yang modern dan sporty, dikombinasikan dengan klaim jangkauan yang kompetitif, menjadikan BYD Sealion 07 sebagai pesaing serius bagi model-model lain di kelasnya. Keberhasilan BYD Sealion 07 ini juga menunjukkan bahwa BYD terus berinovasi dan menghadirkan produk-produk baru yang sesuai dengan selera pasar Indonesia yang dinamis.

Menariknya, BYD Atto 1, yang sebelumnya sering mendominasi daftar mobil listrik terlaris dengan ribuan unit penjualan, justru mengalami penurunan signifikan pada April 2026, hanya mencatat 108 unit. Penurunan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk persaingan yang semakin ketat, peluncuran model-model baru yang lebih menarik, atau mungkin pergeseran strategi pemasaran dari pihak BYD sendiri. Meskipun demikian, popularitas BYD Atto 1 di bulan-bulan sebelumnya tetap menjadi bukti kuat daya tariknya sebagai mobil listrik kompak yang efisien dan terjangkau.

Sementara itu, Geely, produsen otomotif asal Tiongkok lainnya, mulai menunjukkan tajinya di pasar mobil listrik Indonesia. Model compact EV mereka, Geely EX2, secara diam-diam berhasil menyedot perhatian dan menempatkan dirinya di posisi keempat daftar terlaris dengan distribusi sebanyak 1.042 unit. Geely EX2 menawarkan kombinasi desain yang ringkas, kepraktisan untuk penggunaan perkotaan, serta harga yang kompetitif, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik pertama mereka. Keberhasilan Geely EX2 menandakan bahwa persaingan di segmen mobil listrik semakin memanas, dengan semakin banyak pemain baru yang mampu menawarkan produk berkualitas.

Secara akumulatif, periode Januari hingga April 2026 menjadi saksi bisu pertumbuhan luar biasa pasar mobil listrik di Indonesia. Sebanyak 47.781 unit mobil listrik telah berhasil dikirim ke dealer sepanjang empat bulan pertama tahun ini. Angka ini menunjukkan peningkatan year-on-year yang sangat mengesankan, yaitu sebesar 89,4% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025, di mana penjualan mobil listrik tercatat sebanyak 25.231 unit. Pertumbuhan yang hampir dua kali lipat ini membuktikan bahwa minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan ramah lingkungan terus menunjukkan tren positif yang sangat kuat. Kesadaran akan isu lingkungan, dukungan pemerintah melalui berbagai insentif, serta ketersediaan model-model yang semakin beragam dan terjangkau, semuanya berkontribusi pada lonjakan permintaan ini.

Berikut adalah daftar lengkap 10 mobil listrik terlaris untuk periode April 2026, diurutkan berdasarkan jumlah unit yang terdistribusi:

  1. Jaecoo J5: 3.179 unit. SUV listrik ini kembali membuktikan dominasinya dengan desain futuristik dan performa yang memukau, menjadikannya pilihan utama para konsumen yang menginginkan gaya dan teknologi ramah lingkungan. Keunggulan Jaecoo J5 terletak pada kemampuannya memadukan aspek fungsionalitas SUV dengan efisiensi kendaraan listrik, menjadikannya ideal untuk berbagai kebutuhan mobilitas. Penggemar SUV kini memiliki alternatif yang lebih hijau tanpa harus mengorbankan pengalaman berkendara yang menyenangkan.

  2. BYD M6: 2.472 unit. MPV listrik 7-seater ini mengalami lonjakan penjualan yang sangat signifikan, membuktikan daya tariknya bagi keluarga Indonesia. Dengan kabin yang luas, fitur keselamatan yang lengkap, dan efisiensi energi yang tinggi, BYD M6 menjadi pilihan praktis dan berkelanjutan untuk mobilitas keluarga. Peningkatan drastis ini mengindikasikan bahwa konsumen mulai melihat mobil listrik sebagai solusi transportasi keluarga yang serius, menggantikan peran mobil konvensional.

  3. BYD Sealion 07: 1.617 unit. Sebagai pendatang baru yang bersinar, BYD Sealion 07 berhasil mencuri perhatian pasar dengan desainnya yang sporty dan modern. Mobil ini menawarkan kombinasi menarik antara performa, jangkauan, dan estetika, menjadikannya pesaing kuat di segmennya. Kehadirannya memperkaya pilihan konsumen di segmen SUV listrik yang semakin diminati.

  4. Geely EX2: 1.042 unit. Compact EV dari Geely ini membuktikan bahwa kepraktisan dan keterjangkauan bisa menjadi kunci sukses. Geely EX2 menawarkan solusi mobilitas perkotaan yang efisien dan ramah lingkungan, menarik bagi para komuter dan pengguna yang mencari kendaraan ringkas namun fungsional. Penjualan yang solid ini menandakan keseriusan Geely dalam merambah pasar mobil listrik Indonesia.

  5. Denza D9: 1.032 unit. Model flagship dari BYD ini terus menunjukkan performa yang kuat, menawarkan kemewahan, kenyamanan, dan teknologi canggih dalam paket kendaraan listrik. Denza D9 menarik bagi konsumen yang mencari pengalaman berkendara premium dan berkelanjutan. Keberadaannya menegaskan ambisi BYD untuk bersaing di segmen pasar yang lebih tinggi.

  6. AION V: 449 unit. SUV listrik dari AION ini terus mempertahankan posisinya di pasar dengan menawarkan keseimbangan antara harga, performa, dan fitur. AION V menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari SUV listrik dengan nilai yang baik.

  7. Wuling Darion EV: 421 unit. Wuling terus berinovasi dalam segmen mobil listrik terjangkau, dan Darion EV menjadi salah satu buktinya. Kendaraan ini menawarkan solusi mobilitas yang efisien untuk kebutuhan sehari-hari.

  8. Chery iCar 03 (termasuk J6): 391 unit. Chery iCar 03, yang mencakup varian J6, menunjukkan potensi pertumbuhan di pasar mobil listrik kompak. Desainnya yang unik dan fokus pada efisiensi menjadikannya pilihan yang menarik bagi sebagian konsumen.

  9. VinFast VF3: 378 unit. Produsen kendaraan listrik asal Vietnam ini mulai mendapatkan pijakan di pasar Indonesia dengan model VF3 yang menawarkan konsep desain rugged dan kemampuan jelajah yang baik.

  10. Wuling Eksion: 376 unit. Satu lagi model dari Wuling yang masuk dalam daftar terlaris, Eksion menunjukkan bahwa Wuling memiliki strategi yang kuat untuk menjangkau berbagai segmen pasar mobil listrik dengan produk yang beragam.

Selain sepuluh teratas, beberapa model lain juga turut berkontribusi pada pertumbuhan pasar mobil listrik, seperti AION UT dengan 321 unit dan BYD Atto 1 dengan 108 unit. Penjualan yang terus meningkat ini tidak hanya mencerminkan pergeseran preferensi konsumen, tetapi juga kesiapan industri otomotif Indonesia untuk menyambut era elektrifikasi. Dengan semakin banyaknya pilihan model, infrastruktur pengisian daya yang terus berkembang, dan dukungan kebijakan yang memadai, pasar mobil listrik di Indonesia diprediksi akan terus tumbuh pesat di masa mendatang, menjadikan kendaraan ramah lingkungan sebagai bagian integral dari mobilitas masa depan. Pertumbuhan ini juga akan mendorong inovasi lebih lanjut dari para produsen untuk menghadirkan teknologi yang lebih canggih dan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat luas. (riar/din)