0

Viral di Media Sosial: Honda HR-V Terlihat Tak Membayar Tol, Ternyata Menggunakan Sistem Transaksi Tanpa Setop "Let It Flo"

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Sebuah video yang memperlihatkan sebuah mobil Honda HR-V melintas di gerbang tol tanpa tap kartu e-toll dan portal yang tetap terbuka, viral di berbagai platform media sosial, memicu perdebatan publik. Narasi awal yang beredar menyebutkan mobil tersebut "nyelonong" tanpa membayar, namun penelusuran lebih lanjut mengungkap fakta yang berbeda. Video yang diunggah di akun Instagram @dashcam_owners_indonesia ini menampilkan momen ketika mobil tersebut melaju tanpa interaksi dengan petugas atau mesin tap kartu, sementara portal gerbang tol tetap dalam posisi terbuka. Hal ini menimbulkan spekulasi di kalangan warganet, dengan banyak yang berargumen bahwa mobil tersebut kemungkinan besar menggunakan sistem pembayaran tol tanpa berhenti yang telah diterapkan di beberapa ruas jalan tol.

Perlu dicatat bahwa keberadaan sistem pembayaran tol tanpa setop bukanlah hal baru. Inovasi ini, yang dikenal dengan nama "Let It Flo", dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna jalan tol. Sistem ini memanfaatkan teknologi mutakhir bernama RFID (Radio Frequency Identification). RFID bekerja dengan menggunakan stiker khusus yang ditempelkan pada kendaraan, yang kemudian terintegrasi dengan aplikasi mobile bernama "Flo". Aplikasi ini dikembangkan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk., salah satu operator jalan tol terbesar di Indonesia. Keunggulan utama dari sistem ini adalah kemampuannya untuk melakukan transaksi pembayaran tol secara otomatis tanpa mengharuskan pengendara untuk berhenti.

Cara kerja sistem Let It Flo terbilang sangat sederhana dan efisien. Pengguna yang telah mendaftar dan memasang stiker RFID pada kendaraan mereka, biasanya di bagian kaca depan (windshield) atau lampu depan, akan merasakan manfaatnya saat memasuki gerbang tol. Saat kendaraan yang dilengkapi stiker RFID terdeteksi oleh sensor di gerbang tol, saldo yang terhubung dengan aplikasi Flo secara otomatis akan terpotong untuk pembayaran tarif tol yang berlaku. Proses ini berlangsung dengan sangat cepat, bahkan pengendara hanya perlu mengurangi kecepatan kendaraan hingga maksimal 20 kilometer per jam saat melewati gerbang tol. Tidak adanya interaksi fisik dengan mesin tap atau petugas menjadikannya solusi ideal untuk mengurangi antrean dan memperlancar arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk.

Penerapan sistem pembayaran tol tanpa setop ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dan operator jalan tol untuk terus memodernisasi infrastruktur transportasi di Indonesia. Dengan semakin banyaknya gerbang tol yang mengadopsi teknologi ini, diharapkan pengguna jalan tol dapat merasakan pengalaman berkendara yang lebih lancar, aman, dan nyaman. Inisiatif ini sejalan dengan tren global dalam pengembangan sistem transportasi cerdas (intelligent transportation systems) yang memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pengguna.

Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa video viral tersebut kemungkinan besar menunjukkan sebuah kendaraan yang menggunakan sistem Let It Flo secara sah, bukan melakukan pelanggaran. Kesalahpahaman publik sering kali muncul ketika teknologi baru diperkenalkan tanpa sosialisasi yang memadai. Oleh karena itu, edukasi dan informasi yang akurat mengenai sistem pembayaran tol modern sangat krusial untuk menghindari narasi yang keliru dan kepanikan publik. PT Jasa Marga dan lembaga terkait terus berupaya menyosialisasikan penerapan sistem ini melalui berbagai kanal informasi, termasuk situs web resmi dan media sosial.

Bagi para pengguna jalan tol yang ingin merasakan kemudahan bertransaksi tanpa setop, ada baiknya untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai cara pendaftaran dan pemasangan stiker RFID. Prosesnya biasanya cukup mudah dan dapat dilakukan di lokasi-lokasi yang telah ditentukan. Dengan mendaftar dan menggunakan sistem Let It Flo, pengendara tidak hanya menghemat waktu tetapi juga berkontribusi pada kelancaran arus lalu lintas di jalan tol.

Berdasarkan informasi yang tersedia di situs dan akun Instagram resmi Let It Flo, sistem pembayaran tol tanpa berhenti ini sudah diimplementasikan di beberapa gerbang tol strategis di wilayah Jabodetabek. Jaringan ini terus diperluas untuk mencakup lebih banyak ruas tol di masa mendatang, seiring dengan kemajuan teknologi dan kesiapan infrastruktur.

Berikut adalah daftar beberapa gerbang tol yang telah menerapkan sistem transaksi tanpa berhenti menggunakan Let It Flo:

Tol Dalam Kota Jakarta Jakarta-Sedyatmo
Ruas tol ini merupakan salah satu arteri penting yang menghubungkan pusat kota Jakarta dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dengan penerapan Let It Flo, perjalanan menuju atau dari bandara diharapkan menjadi lebih efisien bagi para pengguna.

Tol Jagorawi
Sebagai salah satu tol tertua di Indonesia, Tol Jagorawi yang menghubungkan Jakarta dengan Bogor juga telah dilengkapi dengan sistem transaksi tanpa setop. Hal ini akan sangat membantu bagi komuter harian maupun wisatawan yang sering melintasi jalur ini.

Tol JORR (Jakarta Outer Ring Road)
Lingkar luar Jakarta ini memiliki peran vital dalam mengalihkan lalu lintas di sekitar pusat kota. Penerapan Let It Flo di ruas-ruas Tol JORR akan sangat signifikan dalam mengurangi kepadatan di gerbang-gerbang tol dan memperlancar distribusi barang.

Tol Jakarta-Tangerang
Menghubungkan ibu kota dengan kota satelit Tangerang, tol ini juga menjadi salah satu jalur dengan volume lalu lintas yang tinggi. Sistem Let It Flo di sini diharapkan dapat memberikan kemudahan ekstra bagi para pengguna.

Tol Jakarta-Cikampek
Merupakan salah satu koridor ekonomi terpenting di Pulau Jawa, Tol Jakarta-Cikampek melayani jutaan kendaraan setiap harinya. Implementasi sistem transaksi tanpa setop di tol ini akan menjadi terobosan besar dalam efisiensi logistik dan mobilitas masyarakat.

Perluasan jaringan gerbang tol yang mendukung sistem transaksi tanpa berhenti ini merupakan bukti komitmen Jasa Marga dan pemerintah dalam menghadirkan solusi transportasi yang lebih modern dan efisien. Diharapkan dengan semakin banyaknya gerbang tol yang mengadopsi teknologi ini, pengalaman berkendara di jalan tol di Indonesia akan semakin meningkat kualitasnya. Pengendara dihimbau untuk selalu memperbarui informasi mengenai lokasi gerbang tol yang sudah mendukung sistem Let It Flo dan melakukan pendaftaran agar dapat memanfaatkan kemudahan yang ditawarkan. Dengan demikian, kesalahpahaman seperti yang terjadi pada video viral Honda HR-V dapat diminimalisir, dan masyarakat dapat lebih memahami serta memanfaatkan teknologi pembayaran tol masa depan.