BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Aktor muda berbakat, Teuku Rassya, semakin mantap memancangkan niat sucinya untuk mempersunting sang kekasih, Cleantha Islan. Setelah prosesi lamaran yang telah dilangsungkan secara resmi, Rassya mengungkapkan bahwa hari bahagia pernikahan mereka direncanakan akan digelar dalam beberapa bulan mendatang, dengan lokasi yang telah ditentukan di jantung ibu kota, Jakarta. Pernyataan ini disampaikan Rassya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada hari kemarin, di mana ia juga berbagi cerita mengenai kelancaran persiapan pernikahan yang sejauh ini tidak diwarnai oleh perbedaan pendapat yang berarti antara dirinya dan sang calon istri. Rassya dengan penuh kelegaan menjelaskan bahwa ia memberikan kebebasan penuh kepada Cleantha untuk mengekspresikan segala keinginannya terkait konsep acara pernikahan yang mereka impikan. "Enggak sih alhamdulillah. Karena aku juga ngasih kebebasan untuk dia apa, berekspresi lah untuk bikin acara yang dia happy juga gitu," ujar Teuku Rassya, menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan pernikahan impian sang kekasih.
Dalam kesempatan yang sama, Teuku Rassya juga dengan tegas menepis anggapan bahwa keputusannya untuk segera menikah didasari oleh faktor usia yang semakin matang. Sebaliknya, ia menekankan bahwa kesiapan diri dan kesiapan hubungan yang telah terjalin dalam waktu yang cukup lama menjadi landasan utama keputusannya. "Karena emang… ya namanya orang berhubungan selama sekian tahun kan pasti udah ngelewatin berbagai masa dalam kehidupannya gitu kan. Dan menurut aku, ya kita sama-sama dari awal yakin untuk berhubungan secara serius dan ngerasa ini udah waktu yang tepatnya lah buat ke jenjang berikutnya," jelasnya dengan penuh keyakinan. Ia menambahkan bahwa perjalanan hubungan yang panjang telah mengajarkan mereka untuk saling memahami, menghargai, dan membangun fondasi yang kuat untuk masa depan bersama. Kematangan emosional dan kesiapan mental inilah yang menjadi pendorong utama Rassya untuk melangkah lebih jauh dalam hubungannya dengan Cleantha.
Lebih lanjut, Teuku Rassya juga memberikan klarifikasi mengenai latar belakang sang kekasih, Cleantha Islan. Ia menegaskan bahwa Cleantha bukanlah sosok yang berasal dari kalangan selebritas atau industri hiburan. "Dia enggak sih, bukan dari entertainment," ungkapnya singkat, sekaligus menjawab rasa penasaran publik yang kerap mengaitkan pasangan selebritas dengan latar belakang yang serupa. Informasi ini tentu memberikan dimensi baru pada hubungan mereka, menunjukkan bahwa cinta dan keseriusan tidak mengenal batasan profesi atau popularitas.
Mengenai rencana bulan madu pasca-pernikahan, putra dari aktris senior Tamara Bleszynski ini mengaku bahwa destinasi yang akan dituju masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. "Belum tahu sih. Belum tahu," jawabnya dengan senyum ramah, mengisyaratkan bahwa prioritas utama saat ini adalah kelancaran acara pernikahan itu sendiri. Setelah momen sakral tersebut usai, barulah mereka akan merencanakan petualangan romantis untuk merayakan awal kehidupan baru mereka.
Ketika disinggung mengenai isu suvenir pernikahan mewah yang seringkali menjadi identik dengan pesta pernikahan para artis, Teuku Rassya menunjukkan sikap yang berbeda. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk berlebihan dalam hal ini. Sebaliknya, ia berjanji akan menyesuaikan pemberian suvenir dengan kemampuannya. "Aku sih… ya pasti menghargai siapapun yang datang gitu kan, yang menyempatkan waktunya untuk datang. Dan sebisa mungkin pasti aku ngasih apa yang aku bisa, bukan untuk show off atau apapun itu, tapi ya sesuai dengan apa namanya… ya kemampuan aja sih gitu," tuturnya dengan rendah hati. Sikap ini mencerminkan kedewasaannya dalam memandang sebuah perayaan, di mana kehangatan dan penghargaan terhadap tamu lebih diutamakan daripada kemewahan semata.
Menariknya, Teuku Rassya juga dengan tegas menepis adanya tekanan dari pihak manapun untuk segera melangsungkan pernikahan. "Pressure? Enggak sih," ungkapnya, menunjukkan bahwa keputusan ini murni berasal dari keinginan pribadi dan kesiapan dirinya serta sang kekasih. Hal ini semakin memperkuat gambaran bahwa pernikahannya dengan Cleantha Islan adalah sebuah langkah yang telah direncanakan dengan matang dan didasari oleh cinta yang tulus.
Terakhir, terkait konsep acara pernikahan, Teuku Rassya masih dalam tahap mempertimbangkan apakah acara akan digelar secara intim dengan daftar tamu terbatas atau justru mengundang lebih banyak kerabat dan sahabat. Namun, satu hal yang pasti, ia memastikan bahwa seluruh rangkaian acara pernikahan akan berlangsung secara indoor. "Indoor, indoor. Hotel," tutupnya, memberikan gambaran awal mengenai suasana pernikahan yang diharapkan akan terasa hangat dan nyaman bagi seluruh tamu undangan. Keputusan ini juga bisa diartikan sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pihak yang hadir, mengingat cuaca yang terkadang tidak menentu. Dengan segala persiapan yang matang dan niat yang tulus, Teuku Rassya dan Cleantha Islan siap menyambut babak baru dalam kehidupan mereka, sebuah babak yang dihiasi oleh cinta, keseriusan, dan komitmen yang mendalam. Kisah mereka menjadi inspirasi bahwa pernikahan yang sukses dibangun di atas fondasi kesiapan, komunikasi yang baik, dan saling pengertian, bukan sekadar dorongan eksternal atau tren sesaat.
Keputusan Teuku Rassya untuk melangkah ke jenjang pernikahan dengan Cleantha Islan bukanlah sekadar keputusan impulsif yang dipengaruhi oleh usia atau tren. Ia dengan jelas menyampaikan bahwa kesiapan dan kedalaman hubungan yang telah terjalin selama bertahun-tahun menjadi faktor penentu. Pengalaman hidup bersama, melewati berbagai fase dalam hubungan, telah mematangkan keyakinan mereka untuk memasuki babak baru yang lebih serius. Ini menunjukkan bahwa Rassya adalah pribadi yang matang dalam mengambil keputusan penting dalam hidupnya, dan ia memprioritaskan fondasi hubungan yang kuat sebelum mengikat janji suci.
Kejelasan mengenai latar belakang Cleantha Islan yang bukan berasal dari kalangan selebritas juga menjadi poin penting. Hal ini menunjukkan bahwa cinta mereka tumbuh dan berkembang secara alami, terlepas dari sorotan publik yang kerap menyertai kehidupan seorang figur publik. Ini memberikan kesan bahwa hubungan mereka murni, berlandaskan pada kecocokan pribadi dan rasa saling percaya, bukan karena keterpaksaan atau pencitraan.
Perihal rencana bulan madu yang belum ditentukan, serta sikapnya yang tidak ingin berlebihan dalam hal suvenir pernikahan, mencerminkan kepribadian Rassya yang humble dan realistis. Ia lebih mengutamakan esensi dari sebuah perayaan pernikahan, yaitu kebersamaan dan kebahagiaan, daripada menampilkan kemewahan yang bersifat sementara. Sikap ini patut diapresiasi dan bisa menjadi contoh bagi banyak orang, terutama generasi muda, dalam memandang pernikahan sebagai sebuah komitmen seumur hidup yang dibangun di atas nilai-nilai yang lebih fundamental.
Kepastian bahwa pernikahan akan digelar di dalam ruangan (indoor) di sebuah hotel juga memberikan gambaran awal mengenai suasana yang diinginkan. Kemungkinan besar, konsep ini dipilih untuk memberikan kenyamanan, kemewahan yang terkendali, dan kemudahan dalam penyelenggaraan acara, serta untuk memastikan kelancaran acara terlepas dari kondisi cuaca.
Secara keseluruhan, Teuku Rassya telah memberikan gambaran yang cukup komprehensif mengenai kesiapan dan alasannya untuk menikah. Ia menunjukkan kedewasaan, kejujuran, dan visi yang jelas mengenai masa depan pernikahannya. Keputusan ini tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari proses pendewasaan diri dan penguatan hubungan yang telah dijalani. Dengan dukungan keluarga dan kesiapan diri, Teuku Rassya dan Cleantha Islan siap memulai babak baru kehidupan mereka sebagai suami istri.

