Barcelona, Spanyol – TelkomGroup, melalui anak usahanya di bidang data center, NeutraDC, telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) strategis dengan raksasa teknologi global Huawei Technologies. Kolaborasi ini menandai langkah signifikan Telkom dalam memperkuat fondasi infrastruktur digital Indonesia, dengan fokus utama pada pengembangan ekosistem data center yang canggih dan eksplorasi teknologi mutakhir untuk mendukung kebutuhan kecerdasan buatan (AI) serta komputasi awan (cloud) di masa depan. Penandatanganan MoU bersejarah ini berlangsung di panggung global Mobile World Congress (MWC) Barcelona, sebuah ajang teknologi paling bergengsi di dunia, pada tanggal 3 Maret 2026.
Kerja sama antara Telkom, NeutraDC, dan Huawei ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen TelkomGroup untuk bertransformasi menjadi penyedia layanan telekomunikasi digital kelas dunia. Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menegaskan bahwa kemitraan strategis ini adalah bagian integral dari visi Telkom untuk membangun infrastruktur digital yang tidak hanya kokoh di tingkat nasional tetapi juga mampu bersaing di kancah global.
"Penandatanganan MoU di MWC Barcelona ini tidak hanya sekadar formalitas, melainkan simbol kuat dari komitmen Telkom untuk terus berinovasi dan bertransformasi sebagai digital telco kelas dunia. Kami percaya, kolaborasi strategis dengan Huawei, yang dikenal sebagai pemimpin global dalam teknologi informasi dan komunikasi, akan secara signifikan memperkuat kapabilitas infrastruktur digital kami. Ini akan mempercepat inovasi dalam solusi-solusi enterprise yang kami tawarkan, serta memastikan kesiapan talenta-talenta terbaik dalam menjawab tantangan dan peluang transformasi digital nasional yang kian pesat," ujar Seno, sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima pada Selasa, 17 Maret 2026.
Fokus utama dari kerja sama ini adalah penjajakan pengembangan bisnis infrastruktur digital, khususnya dalam penguatan ekosistem data center. Huawei, dengan rekam jejaknya yang terbukti dalam membangun solusi teknologi mutakhir, menunjukkan minatnya untuk memanfaatkan fasilitas data center milik NeutraDC. Potensi pemanfaatan ini mencakup kemungkinan penempatan availability zone dari layanan cloud mereka, yang akan memungkinkan Huawei untuk menyediakan layanan cloud dengan latensi rendah dan keandalan tinggi bagi pelanggan di Indonesia dan kawasan.
CEO NeutraDC Group, Andreuw Th.A.F., menyambut baik kemitraan ini dengan optimisme tinggi. Menurutnya, kolaborasi dengan Huawei membuka prospek cerah bagi NeutraDC untuk terus menghadirkan infrastruktur data center yang tidak hanya scalable dan efisien, tetapi juga siap mendukung lonjakan permintaan teknologi masa depan seperti kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan. "Dunia sedang bergerak menuju era AI dan cloud-native. Kesiapan infrastruktur data center menjadi krusial. Kolaborasi dengan Huawei memungkinkan NeutraDC untuk berinvestasi dalam teknologi terkini, memastikan kami dapat menghadirkan infrastruktur yang tangguh dan adaptif. Kami sangat yakin bahwa sinergi ini akan secara signifikan memperkuat ekosistem digital Indonesia, menjadikannya lebih andal dan memiliki daya saing global," tutur Andreuw, menyoroti pentingnya kemitraan ini dalam menghadapi evolusi teknologi.
Selain potensi pemanfaatan fasilitas data center, Huawei juga berkomitmen untuk berbagi pengetahuan dan keahlian teknis terkait inovasi data center terkini. Transfer pengetahuan ini akan mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari teknologi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) yang merupakan tulang punggung operasional data center, hingga arsitektur data center yang optimal, perangkat keras berbasis AI yang berkinerja tinggi, serta solusi efisiensi energi dan keberlanjutan operasional. Pengetahuan ini sangat berharga bagi NeutraDC untuk terus meningkatkan standar operasional dan teknologi data center mereka, sejalan dengan praktik terbaik global dan tuntutan keberlanjutan lingkungan.
Director Huawei, Chi Kaichao, menyampaikan antusiasmenya terhadap kemitraan ini. Ia percaya bahwa kerja sama strategis ini akan memperkuat sinergi antara Huawei dan Telkom dalam menghadirkan infrastruktur digital yang tidak hanya inovatif tetapi juga berkelanjutan. "Kami melihat potensi besar dalam kolaborasi ini untuk membuka peluang baru dalam pengembangan ekosistem cloud dan infrastruktur digital yang lebih komprehensif. Ini akan menjadi katalisator penting dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan inovasi di berbagai sektor," ungkap Chi Kaichao.
NeutraDC sendiri telah membuktikan kapasitasnya dengan mengoperasikan fasilitas hyperscale data center NeutraDC Nxera Batam. Data center ini dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan teknologi berbasis AI dan cloud, dengan kemampuan pemrosesan data yang masif dan latensi yang sangat rendah. Lokasinya yang strategis di kawasan SIJORI (Singapura, Johor, Riau) memberikan keunggulan kompetitif, karena terhubung langsung dengan ekosistem konektivitas internasional yang kuat. Posisi ini menjadikan Nxera Batam hub penting untuk lalu lintas data regional dan global, menarik investasi serta inovasi dari berbagai pihak.
Lebih dari sekadar penandatanganan MoU, Telkom dan Huawei juga memanfaatkan momentum MWC Barcelona untuk menggelar pertemuan strategis yang lebih mendalam, membahas arah kerja sama jangka panjang. Dalam pertemuan penting tersebut, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, juga berkesempatan bertemu langsung dengan Vice President Carrier Sales Huawei Technologies, James Zhang.
Diskusi dalam pertemuan tersebut mencakup berbagai agenda vital, termasuk pengembangan data center hyperscale generasi berikutnya, pembangunan jaringan generasi lanjut (seperti 5G dan teknologi serat optik terkini), hingga penguatan kapabilitas bisnis B2B ICT (Information and Communication Technology) Telkom. Inisiatif-inisiatif ini selaras dengan strategi besar TelkomGroup dalam membangun ekosistem infrastruktur digital yang terintegrasi, salah satunya melalui platform NeutraDC untuk segmen data center dan pengembangan jaringan masa depan melalui InfraCo. Strategi ini dirancang untuk memastikan Telkom tidak hanya menjadi penyedia layanan, tetapi juga enabler utama bagi ekonomi digital Indonesia.
Melalui kolaborasi erat dengan mitra teknologi global terkemuka seperti Huawei, Telkom menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur digital nasional yang merata dan berkualitas. Hal ini diharapkan tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia secara eksponensial, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain kunci dalam ekonomi digital global. Kemitraan ini menegaskan kembali komitmen Telkom untuk terus berinvestasi dalam inovasi, teknologi, dan sumber daya manusia, demi mewujudkan visi Indonesia yang sepenuhnya terdigitalisasi dan berdaya saing tinggi di kancah internasional.

