0

Spesifikasi Honda ‘Brio Listrik’ yang Terdaftar di RI, Jarak Tempuhnya Berapa?

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Isu peluncuran mobil listrik Honda di Indonesia semakin menguat seiring dengan munculnya informasi terbaru di laman Samsat Jakarta. Sebuah mobil dengan kode registrasi JG6 A EV ZZE, yang diduga kuat adalah Honda Super One atau yang kerap disebut ‘Brio Listrik’, telah terdaftar. Nilai jual yang tercantum dalam pendaftaran tersebut mencapai Rp 257 juta, sebuah angka yang cukup menarik perhatian di pasar otomotif tanah air. Meskipun informasi ini sudah bocor ke publik, pihak PT Honda Prospect Motor (HPM) masih memilih untuk bungkam dan belum memberikan keterangan resmi mengenai jadwal peluncuran serta detail lengkap dari mobil listrik mungil ini di Indonesia. Keberadaan mobil ini di Indonesia tidak hanya sekadar pendaftaran, namun juga telah melalui tahapan uji jalan sebagai bagian dari program uji coba global Honda di berbagai negara. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa Honda serius dalam membawa mobil listrik mereka ke pasar domestik.

Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, dalam konfirmasinya kepada detikOto pada Senin (2/3/2026), membenarkan bahwa Honda Super One memang telah menjalani uji jalan di Indonesia. "Iya sudah pernah uji jalan di sini. Kalau sudah diuji di sini berarti tentunya akan ada rencana konkret untuk mobil itu di sini ya," ujar Billy, memberikan sinyal positif mengenai rencana kehadiran mobil listrik ini. Pengujian yang dilakukan di Indonesia ini merupakan indikator kuat bahwa Honda sedang mempersiapkan segala sesuatunya untuk peluncuran resmi di tanah air.

Meskipun Honda masih tertutup mengenai spesifikasi detailnya, bocoran informasi mengenai performa Honda Super One telah terungkap saat mobil ini pertama kali diperkenalkan di ajang pameran Singapore Motor Show. Sebagai mobil listrik kompak, Super One dikabarkan mampu menghasilkan tenaga sebesar 95 PS atau setara dengan 70 kW, dengan torsi puncak mencapai 162 Nm. Angka ini menunjukkan performa yang cukup mumpuni untuk sebuah kendaraan listrik perkotaan, memberikan akselerasi yang responsif dan menyenangkan untuk dikendarai.

Pertanyaan mengenai jarak tempuh Honda Super One menjadi salah satu poin yang paling ditunggu-tunggu oleh calon konsumen. Hingga saat ini, Honda belum merilis angka resmi terkait jarak tempuh maksimal mobil listrik ini dalam sekali pengisian daya. Namun, berdasarkan kemampuan pengisian daya cepat DC yang mampu mengisi daya baterai dari 20% hingga 80% hanya dalam waktu 30 menit, para analis memperkirakan kapasitas baterai yang digunakan adalah sekitar 29,6 kWh. Kapasitas baterai ini serupa dengan yang digunakan pada Honda N-One e:. Dengan mempertimbangkan output tenaga yang lebih besar dibandingkan N-One e:, diperkirakan jarak tempuh Honda Super One akan sedikit di bawah angka 295 km berdasarkan standar WLTP (Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure). Angka ini masih tergolong baik untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan maupun perjalanan antar kota yang tidak terlalu jauh.

Salah satu fitur menarik yang disematkan pada Honda Super One adalah mode Boost terbarunya. Mode ini dirancang untuk mengoptimalkan output dari motor listrik yang terpasang di bagian depan mobil. Lebih unik lagi, mode Boost ini mampu mensimulasikan perpindahan gigi sebanyak tujuh percepatan, bahkan disertai dengan suara mesin buatan yang disalurkan melalui sistem Active Sound Control. Fitur ini memberikan pengalaman berkendara yang lebih sporty dan dinamis, seolah-olah pengemudi sedang mengendarai mobil bertenaga mesin pembakaran internal. Meskipun diposisikan sebagai mobil listrik dengan sentuhan sporty, konstruksi mekanis Honda Super One tergolong sederhana. Penggunaan suspensi depan MacPherson strut dan suspensi belakang torsion beam, serta rem tromol pada roda belakang, menunjukkan fokus pada efisiensi biaya produksi dan kemudahan perawatan, tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan yang memadai.

Di sisi interior, Honda Super One menawarkan kombinasi antara kesederhanaan dan sentuhan premium. Desain interiornya dirancang agar fungsional dan nyaman bagi pengemudi maupun penumpang. Jok depan telah mendapatkan peningkatan kenyamanan dan dibalut dengan material kulit parsial, memberikan kesan mewah yang lebih mendalam. Fitur standar yang disematkan juga cukup lengkap dan modern. Mobil ini dilengkapi dengan layar sentuh Display Audio berukuran 9 inci yang menjadi pusat kendali hiburan dan informasi. Sistem audio Bose dengan delapan speaker menjanjikan kualitas suara yang superior untuk menemani setiap perjalanan. Selain itu, demi menunjang keselamatan, Honda Super One juga hadir dengan paket keselamatan Honda Sensing yang lengkap, mencakup berbagai fitur bantuan pengemudi canggih seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, Collision Mitigation Braking System, dan lain sebagainya. Kehadiran Honda Sensing ini menegaskan komitmen Honda terhadap keselamatan penumpangnya.

Dengan segala bocoran spesifikasi dan fitur yang terungkap, Honda Super One atau ‘Brio Listrik’ ini diprediksi akan menjadi pesaing kuat di segmen mobil listrik di Indonesia. Perpaduan antara desain yang menarik, performa yang menjanjikan, fitur-fitur modern, serta potensi harga yang kompetitif, menjadikan mobil ini patut dinantikan peluncurannya. Pendaftaran di Samsat dan uji jalan yang telah dilakukan merupakan langkah-langkah strategis yang menunjukkan keseriusan Honda untuk meramaikan pasar kendaraan listrik di tanah air. Kemungkinan besar, peluncuran resminya akan dilakukan dalam waktu dekat, menjawab antusiasme masyarakat terhadap mobil listrik yang lebih terjangkau dan fungsional.

Penting untuk dicatat bahwa informasi mengenai spesifikasi dan harga masih bersifat bocoran dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh PT Honda Prospect Motor. Namun, tren yang ada saat ini menunjukkan bahwa pasar otomotif Indonesia semakin terbuka terhadap inovasi kendaraan listrik, dan Honda Super One berpotensi menjadi salah satu pemain kunci dalam transisi ini. Kemampuan pengisian daya cepat dan perkiraan jarak tempuh yang memadai menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang mencari solusi mobilitas ramah lingkungan tanpa mengorbankan kepraktisan.

Lebih lanjut mengenai fitur uniknya, simulasi perpindahan gigi 7 percepatan dengan suara mesin buatan melalui Active Sound Control adalah terobosan menarik. Ini menunjukkan bagaimana Honda berusaha memberikan pengalaman berkendara yang familiar bagi pengguna mobil konvensional, sekaligus mengeksplorasi potensi teknologi suara pada kendaraan listrik. Hal ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang mungkin masih sedikit ragu untuk beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik yang identik dengan kesunyian.

Dalam konteks konstruksi mekanis yang sederhana, ini bisa menjadi keuntungan dalam hal biaya produksi yang lebih rendah, yang pada akhirnya dapat diterjemahkan menjadi harga jual yang lebih terjangkau bagi konsumen di Indonesia. Suspensi MacPherson strut di depan dan torsion beam di belakang adalah konfigurasi yang umum ditemukan pada mobil-mobil di kelasnya, menawarkan keseimbangan yang baik antara biaya, performa, dan kenyamanan. Penggunaan rem tromol di belakang juga merupakan praktik umum untuk efisiensi, terutama pada kendaraan listrik yang memiliki pengereman regeneratif yang kuat.

Sentuhan premium pada interior, seperti jok kulit parsial dan sistem audio Bose, menunjukkan bahwa Honda tidak hanya fokus pada aspek fungsionalitas dan efisiensi, tetapi juga pada pengalaman pengguna secara keseluruhan. Layar sentuh 9 inci dan paket Honda Sensing yang lengkap menempatkan mobil ini sejajar dengan kendaraan modern lainnya dalam hal teknologi dan keselamatan. Keberadaan Honda Sensing, khususnya, menjadi nilai jual yang signifikan, mengingat pentingnya fitur keselamatan aktif bagi konsumen Indonesia.

Dengan mempertimbangkan semua aspek ini, Honda Super One memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam pasar mobil listrik di Indonesia. Kehadirannya akan menjadi bukti nyata komitmen Honda terhadap elektrifikasi dan upaya mereka untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang. Peluncuran resminya akan menjadi momen penting yang dinantikan oleh para penggemar otomotif dan calon konsumen mobil listrik di tanah air. Perkiraan harga Rp 257 juta jika benar-benar terealisasi, akan menempatkannya di posisi yang sangat kompetitif, berpotensi menarik segmen pasar yang lebih luas.

Detail-detail kecil seperti pengemasan fitur-fitur canggih dalam platform yang relatif sederhana dan terjangkau adalah strategi cerdas Honda. Ini memungkinkan mereka untuk menawarkan teknologi terbaru tanpa membebani konsumen dengan harga yang terlalu tinggi. Keberhasilan Honda Super One di Indonesia akan sangat bergantung pada bagaimana Honda berhasil mengkomunikasikan keunggulan produk ini, serta bagaimana mereka membangun jaringan purna jual dan infrastruktur pendukung untuk kendaraan listrik. Namun, berdasarkan informasi yang ada, prospeknya terlihat sangat cerah. Jarak tempuh yang diperkirakan, meskipun sedikit di bawah 300 km, sudah cukup memadai untuk sebagian besar kebutuhan mobilitas harian di Indonesia, terutama di perkotaan.

Jika angka Rp 257 juta yang terdaftar di Samsat adalah harga jualnya, maka Honda Super One akan menjadi salah satu mobil listrik dengan harga paling terjangkau di Indonesia, bersaing dengan model-model yang sudah ada maupun yang akan datang. Hal ini akan sangat membantu mempercepat adopsi kendaraan listrik di masyarakat. Perluasan jaringan stasiun pengisian daya kendaraan listrik umum (SPKLU) juga menjadi faktor krusial yang akan mendukung keberhasilan mobil listrik seperti Honda Super One di masa depan. Namun, dengan adanya kemampuan pengisian daya cepat, pengguna setidaknya memiliki opsi untuk mengisi daya di titik-titik yang sudah tersedia dengan lebih efisien.

Dalam lanskap otomotif yang semakin berfokus pada keberlanjutan, kehadiran Honda Super One menjadi angin segar. Ini menunjukkan bahwa produsen otomotif besar seperti Honda semakin serius dalam mengembangkan dan memasarkan produk-produk ramah lingkungan. Kolaborasi antara produsen, pemerintah, dan masyarakat akan menjadi kunci untuk mewujudkan visi mobilitas berkelanjutan di Indonesia. Informasi yang beredar saat ini memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai apa yang bisa diharapkan dari Honda ‘Brio Listrik’ ini, dan para konsumen tentu akan menantikan pengumuman resmi serta kesempatan untuk merasakan langsung performa dan teknologi yang ditawarkan.