0

Samsung Hajatan ‘First Look 2026’, Bakal Ada Apa Saja?

Share
Daftar Isi


Las Vegas – Hampir berbarengan dengan event tahunan CES 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, Samsung kembali menggelar hajatan akbar bertajuk “First Look 2026”. Acara eksklusif ini bukan sekadar pameran produk, melainkan sebuah visi futuristik yang memperlihatkan bagaimana raksasa teknologi asal Korea Selatan ini membawa inovasi kecerdasan buatan (AI) dan pengalaman digital ke level yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. Samsung menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menanamkan AI dalam perangkat sehari-hari, tetapi menjadikannya fondasi utama dalam cara kita hidup, bermain, bekerja, dan berinteraksi, baik di dalam maupun di luar rumah.

Berdasarkan berbagai teaser dan bocoran yang beredar sejak Minggu (4/1/2026), First Look 2026 akan menjadi panggung bagi serangkaian terobosan yang mengubah paradigma. Dari dapur pintar yang intuitif hingga pengalaman hiburan visual yang imersif, Samsung siap memimpin era “AI Everywhere”. Apa saja kira-kira inovasi revolusioner yang akan diperkenalkan dalam hajatan megah ini? Berikut adalah beberapa bocoran yang paling dinantikan:

1. AI Vision dan Kulkas Pintar Generasi Baru

Dapur sebagai jantung rumah akan menjadi lebih cerdas dengan kehadiran teknologi AI Vision terbaru dari Samsung, yang kini dibangun bersama kekuatan Google Gemini. Kolaborasi strategis ini memungkinkan integrasi kemampuan AI multimodal Gemini untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan kontekstual. Teknologi canggih ini akan ditanamkan pada kulkas Bespoke AI Refrigerator Family Hub generasi terbaru serta perangkat dapur pintar lainnya, membawa pengalaman manajemen makanan ke tingkat yang belum pernah ada sebelumnya.

AI Vision akan mampu mengenali berbagai jenis makanan dengan akurasi yang jauh lebih tinggi. Bukan hanya item yang mudah dikenali, tetapi juga makanan yang ditempatkan dalam wadah pribadi atau yang telah diolah sebagian. Sistem cerdas ini menggunakan kombinasi sensor optik canggih dan algoritma pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi bahan makanan, melacak tanggal kedaluwarsa, dan bahkan menyarankan resep berdasarkan bahan yang tersedia. Misalnya, jika Anda memasukkan tomat ke dalam kulkas, AI Vision akan secara otomatis mencatatnya, mengingatkan Anda jika sudah terlalu lama, dan menyarankan resep seperti sup tomat atau salad. Ini secara signifikan mengurangi pemborosan makanan dan menyederhanakan perencanaan makan sehari-hari.

Tidak hanya itu, Samsung juga akan menampilkan Bespoke AI Wine Cellar. Inovasi ini dirancang untuk para pecinta anggur, di mana lemari pendingin anggur ini secara otomatis mengenali botol anggur yang disimpan. Dengan memindai label atau bentuk botol, sistem akan membuat katalog digital lengkap yang mencakup informasi jenis anggur, tahun produksi, daerah asal, dan bahkan rekomendasi suhu penyajian optimal. Lebih jauh lagi, AI dapat memberikan rekomendasi konsumsi berdasarkan preferensi pengguna, acara khusus, atau bahkan menu makanan yang sedang disiapkan, memastikan setiap botol dinikmati pada puncaknya.

2. Rumah Masa Depan yang Terhubung

Samsung akan memamerkan lini perangkat rumah tangga AI-Connected Living yang dirancang untuk kehidupan yang lebih cerdas dan saling terintegrasi. Dengan ekosistem SmartThings yang diperkuat AI, setiap perangkat tidak hanya berfungsi secara mandiri, tetapi juga berinteraksi secara mulus untuk menciptakan pengalaman rumah pintar yang adaptif dan proaktif. Berikut adalah beberapa perangkat yang menunjukkan ambisi Samsung untuk menciptakan ekosistem rumah pintar yang makin memahami gaya hidup penggunanya:

  • Bespoke AI Laundry Hub: Mesin cuci dan pengering pintar yang dilengkapi AI Vision untuk mendeteksi jenis kain dan tingkat kotoran secara otomatis. AI kemudian memilih siklus pencucian dan pengeringan optimal, menghemat air dan energi, serta mencegah kerusakan pakaian. Fitur prediksi perawatan juga akan mengingatkan pengguna untuk pembersihan filter atau jadwal perawatan preventif lainnya.
  • Bespoke Jet Bot AI+ Pro: Robot penyedot debu generasi berikutnya dengan navigasi AI yang ditingkatkan, mampu mengenali dan menghindari objek kecil seperti kabel, kaus kaki, atau bahkan hewan peliharaan dengan presisi yang lebih tinggi. Dilengkapi sensor kualitas udara, ia tidak hanya membersihkan lantai tetapi juga memantau dan membersihkan udara di rumah.
  • Bespoke AI Oven & Cooktop: Peralatan masak pintar yang terhubung, mampu membaca resep digital dan secara otomatis menyesuaikan suhu serta waktu memasak. AI dapat mengenali bahan makanan yang dimasukkan, memberikan panduan langkah demi langkah, dan bahkan memantau proses memasak untuk mencegah gosong atau terlalu matang. Kontrol suara dan integrasi dengan kalender keluarga memungkinkan perencanaan makan yang lebih efisien.
  • Smart Air Purifier with AI Sensing: Pembersih udara yang dilengkapi sensor AI untuk mendeteksi berbagai jenis polutan, alergen, dan bahkan bau tak sedap secara real-time. AI secara cerdas menyesuaikan mode pemurnian dan aliran udara, bahkan dapat belajar dari kebiasaan penghuni rumah untuk menciptakan zona udara bersih yang dipersonalisasi.
  • Samsung AI Mirror Display: Cermin pintar interaktif yang berfungsi sebagai pusat kendali rumah. Di pagi hari, ia dapat menampilkan jadwal harian, berita, dan cuaca. Dilengkapi sensor kesehatan, cermin ini juga dapat memantau detak jantung atau menganalisis kulit, memberikan rekomendasi kesehatan yang dipersonalisasi.
  • Smart Lighting & Climate Control Pro: Sistem pencahayaan dan pengatur suhu yang sepenuhnya terintegrasi dengan AI, beradaptasi dengan kehadiran penghuni, preferensi personal, dan bahkan kondisi cuaca eksternal. AI akan belajar pola penggunaan energi untuk mengoptimalkan efisiensi, menciptakan suasana yang nyaman secara otomatis.

Semua perangkat ini menunjukkan ambisi Samsung untuk menciptakan ekosistem rumah pintar yang makin memahami gaya hidup penggunanya, beroperasi secara intuitif, dan memberikan kenyamanan serta efisiensi yang maksimal.

3. Monitor Gaming Odysseys Berteknologi 3D dan Performa Tinggi

Para gamer dan content creator akan dimanjakan dengan jajaran monitor gaming terbaru dari seri Odyssey 2026. Samsung terus mendorong batas-batas performa dan imersi visual, dan tahun ini, mereka siap menghadirkan teknologi 3D yang revolusioner. Ini menandai langkah terbaru Samsung dalam menggabungkan resolusi tinggi, kecepatan refresh ekstrem, dan imersi visual tingkat lanjut. Berikut adalah beberapa model yang diperkirakan akan menjadi sorotan:

  • Odyssey Neo G100: Penerus lini Neo G9 dan G95SC, monitor ultra-wide 57 inci ini kemungkinan akan hadir dengan resolusi 8K Dual UHD (7680×2160) dan panel Mini-LED generasi terbaru. Kecepatan refresh rate diperkirakan mencapai 360Hz dengan waktu respons 0.03ms (GtG), didukung oleh teknologi Quantum HDR 4000 untuk kontras dan kecerahan yang tak tertandingi. Integrasi AI akan mengoptimalkan kualitas gambar secara dinamis berdasarkan konten yang ditampilkan.
  • Odyssey Ark 2.0: Versi yang ditingkatkan dari monitor Ark yang ikonik, dengan layar melengkung 55 inci yang dapat diputar (Cockpit Mode). Model 2026 ini akan menghadirkan resolusi 4K dengan panel QD-OLED yang ditingkatkan, menawarkan warna yang lebih hidup dan hitam yang lebih pekat. Kecepatan refresh rate 240Hz dengan waktu respons 0.1ms akan memastikan pengalaman gaming yang sangat responsif. Peningkatan pada fitur Multi-View dan sound system terintegrasi akan memperkuat sensasi imersif.
  • Odyssey Horizon 3D (nama tentatif): Ini adalah bintang utama dalam kategori gaming. Monitor ini akan memperkenalkan teknologi 3D tanpa kacamata (glasses-free 3D) yang canggih, menggunakan pelacakan mata (eye-tracking) dan lapisan optik mikro untuk menciptakan ilusi kedalaman yang realistis. Tersedia dalam ukuran 32 inci dan 49 inci, Odyssey Horizon 3D akan menghadirkan resolusi 4K dengan refresh rate 165Hz. Teknologi AI akan berperan dalam konversi konten 2D ke 3D secara real-time dan mengoptimalkan perspektif 3D untuk setiap pengguna, membuka dimensi baru dalam pengalaman bermain game dan menonton film.

Dengan inovasi ini, Samsung tidak hanya menawarkan monitor, tetapi sebuah gerbang menuju dunia digital yang lebih mendalam dan interaktif.

4. TV dengan Teknologi Warna dan Visual Baru

Tahun ini, Samsung meningkatkan lagi pengalaman menonton TV dengan memperkenalkan teknologi ‘Micro RGB’. Teknologi warna dan visual terbaru tersebut akan fokus pada pencapaian akurasi warna yang lebih presisi, mengikuti evolusi panjang dari TV berwarna klasik hingga teknologi mutakhir saat ini. Micro RGB merepresentasikan lompatan signifikan dalam teknologi layar, membawa kualitas gambar mendekati kesempurnaan.

Berbeda dengan panel MicroLED yang mengandalkan modul LED mikro, Micro RGB akan fokus pada kontrol cahaya sub-100 µm pada tingkat piksel individual RGB. Ini berarti setiap sub-piksel (merah, hijau, dan biru) dapat dikendalikan secara independen dengan presisi yang luar biasa, menghasilkan warna yang sangat akurat, kontras tak terbatas (True Black), dan tingkat kecerahan yang ekstrem tanpa risiko burn-in yang sering dikaitkan dengan teknologi OLED. Ukuran piksel yang sangat kecil ini memungkinkan kerapatan piksel yang jauh lebih tinggi, sehingga gambar terlihat sangat mulus dan detail, bahkan pada jarak pandang dekat.

Samsung telah lama menjadi pionir dalam teknologi layar, dari pengembangan QLED hingga MicroLED. Micro RGB adalah hasil dari penelitian dan pengembangan bertahun-tahun untuk mengatasi keterbatasan teknologi yang ada, menawarkan solusi yang menggabungkan keunggulan terbaik dari berbagai teknologi layar. Dengan kontrol cahaya yang sangat presisi ini, TV masa depan Samsung akan mampu mereproduksi spektrum warna yang lebih luas dan lebih akurat, mendekati apa yang dapat dilihat mata manusia di dunia nyata. Ini akan mengubah cara kita menonton film, bermain game, dan menikmati konten visual lainnya, menghadirkan pengalaman yang lebih imersif dan realistis di ruang keluarga.

5. Google Photos di AI TV

Salah satu pengalaman yang bakal menarik dan dinantikan di TV Samsung 2026 adalah integrasi resmi Google Photos. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menampilkan foto dan kenangan pribadi di layar besar TV Samsung secara imersif dan mudah. Integrasi ini bukan sekadar galeri foto biasa, melainkan pengalaman yang diperkaya AI.

Fitur awal ‘Memories’ akan hadir lebih dulu, memungkinkan TV Samsung secara cerdas menampilkan kolase foto dan video dari momen-momen penting atau tanggal tertentu dari akun Google Photos pengguna. Ini bisa berupa kilas balik liburan, perayaan ulang tahun, atau peristiwa penting lainnya, yang dipersonalisasi dan disajikan dengan cara yang menarik. Bayangkan bangun di pagi hari dan TV Anda secara otomatis menampilkan kenangan indah dari tahun lalu saat Anda menikmati kopi.

Selanjutnya, fitur seperti ‘Create with AI’ dan ‘Personalized Results’ akan menyusul. Dengan ‘Create with AI’, TV Samsung dapat secara otomatis membuat montase video pendek, slideshow dengan musik latar yang dipilih secara cerdas, atau bahkan menerapkan filter artistik pada foto-foto Anda, semuanya didukung oleh kecerdasan visual AI. Sementara itu, ‘Personalized Results’ akan memanfaatkan algoritma AI untuk memahami preferensi tontonan Anda dan menampilkan kenangan yang paling relevan atau disukai, menghadirkan kenangan dengan cara baru dan kontekstual di ruang keluarga Anda. Integrasi ini akan mengubah TV bukan hanya sebagai perangkat hiburan, tetapi juga sebagai kanvas pribadi untuk merayakan dan mengenang momen-momen spesial dalam hidup.

First Look 2026 akan menjadi momen penting bagi Samsung untuk menegaskan kembali komitmennya dalam menghadirkan AI yang lebih personal dan kontekstual di berbagai aspek kehidupan. Dari dapur pintar yang intuitif dan ruang tamu yang terhubung, hingga pengalaman gaming yang imersif dan hiburan visual yang memukau, fokusnya bukan hanya pada peningkatan perangkat keras, tetapi juga pada cara teknologi membuat kehidupan sehari-hari lebih intuitif, cerdas, dan terhubung. Ini adalah visi Samsung tentang masa depan, di mana teknologi AI bekerja tanpa terlihat di latar belakang, memfasilitasi dan memperkaya setiap momen dalam kehidupan pengguna.

(rns/hps)