BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Menggelar petualangan epik melintasi Pulau Sumatera dengan kendaraan listrik kini bukan lagi mimpi. detikOto membuktikan hal tersebut dengan sukses melakukan road trip menggunakan Aletra L8, sebuah MPV listrik yang dirancang khusus untuk menaklukkan jarak jauh. Perjalanan monumental ini membawa tim dari pusat aktivitas di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, menuju jantung Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, dengan menyisipkan eksplorasi mendalam selama beberapa hari di Provinsi Lampung. Total jarak yang berhasil ditempuh, mencakup perjalanan pergi dan kembali ke Jakarta, adalah 1.385 kilometer yang penuh tantangan dan penemuan.
Menjelajahi Selat Sunda: Tarif Kapal Ferry yang Perlu Anda Ketahui
Titik krusial dalam setiap perjalanan darat menuju Sumatera adalah menyeberangi Selat Sunda. Penyeberangan ini difasilitasi oleh kapal ferry yang beroperasi antara Pelabuhan Merak di Banten dan Pelabuhan Bakauheni di Lampung. Durasi penyeberangan, terutama menggunakan kapal Express, diperkirakan memakan waktu antara 1 hingga 2 jam. Pilihan layanan kapal terbagi menjadi dua kelas utama: Express dan Reguler.
Bagi Anda yang memilih kenyamanan dan efisiensi waktu dengan kapal Express, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp 750.000 per kendaraan. Tarif ini berlaku untuk kendaraan yang masuk dalam kategori golongan IVA, yang mencakup mobil penumpang seperti sedan, jip, minibus, mikrolet, station wagon, dan sejenisnya dengan panjang tidak melebihi 5 meter. Opsi yang lebih ekonomis hadir melalui kelas Reguler, dengan tarif penyeberangan sebesar Rp 480.000 untuk kendaraan golongan IVA yang sama. Penting untuk dicatat bahwa tarif penyeberangan kapal ferry ini dihitung per unit kendaraan, bukan per penumpang. Dengan demikian, jumlah penumpang di dalam kendaraan tidak akan memengaruhi total biaya penyeberangan.
Menaklukkan Aspal Sumatera: Rincian Tarif Tol yang Akurat
Perjalanan road trip Aletra L8 dimulai dari kantor di Jakarta Selatan, mengharuskan tim untuk terlebih dahulu menavigasi jaringan tol dalam kota. Tarif Tol Dalam Kota ditetapkan sebesar Rp 11.000. Perjalanan dilanjutkan ke Tol Jakarta-Tangerang dengan biaya Rp 8.500, diikuti oleh Tol Cikupa hingga Merak yang dikenakan tarif Rp 58.000. Total biaya tol yang harus dikeluarkan untuk rute Jakarta-Merak adalah Rp 66.500.
Setelah berhasil menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni, tim langsung memasuki jaringan Tol Trans Sumatera. Perlu diketahui bahwa dalam rangkaian road trip ini, terdapat agenda eksplorasi wisata dan kuliner di Lampung. Oleh karena itu, setelah memasuki Gerbang Tol Bakauheni, tim keluar di Gerbang Tol Lematang dengan tarif sebesar Rp 134.500.
Pada hari ketiga perjalanan, setelah petualangan seru di Taman Nasional Way Kambas, tim melanjutkan perjalanan menuju Palembang. Perjalanan dimulai dari Gerbang Tol Gunung Sugih, dengan tarif yang dikenakan hingga Gerbang Tol Kayu Agung sebesar Rp 273.500. Selanjutnya, dari Kayu Agung menuju Palembang melalui Gerbang Tol Kramasan, dikenakan tarif Rp 50.000.

Jika Anda berencana menempuh perjalanan penuh dari Bakauheni hingga Palembang melalui jalur tol, siapkan saldo e-toll minimal Rp 509.500 untuk rute dari Gerbang Tol Bakauheni Selatan hingga Gerbang Tol Kayu Agung. Tambahan biaya sebesar Rp 50.000 diperlukan untuk melanjutkan perjalanan dari Kayu Agung ke Palembang. Sistem Tol Trans Sumatera menerapkan sistem tol tertutup, yang berarti Anda harus menggunakan kartu e-toll yang sama saat masuk dan keluar gerbang tol. Pastikan saldo e-toll Anda mencukupi untuk menghindari kendala.
Untuk perjalanan kembali ke Jakarta, tim menempuh rute tol penuh dari Palembang menuju Bakauheni, lalu melanjutkan dari Merak ke Jakarta. Tarif yang berlaku sama dengan perjalanan sebelumnya. Dari Gerbang Tol Kramasan hingga Kayu Agung, tarifnya adalah Rp 50.000. Lanjut dari Kayu Agung hingga Bakauheni Selatan, biayanya Rp 509.500. Sesampainya di Merak, tarif Tol Merak hingga Cikupa, termasuk Tol Jakarta-Tangerang, adalah Rp 66.500. Terakhir, tarif Tol Dalam Kota sebesar Rp 11.500.
Dengan demikian, total estimasi biaya tol untuk perjalanan searah dari Jakarta ke Palembang adalah Rp 637.500. Untuk perjalanan pulang-pergi, Anda perlu mengalikan jumlah ini dengan dua.
Ketersediaan SPKLU: Jaringan Pengisian Kendaraan Listrik yang Terus Berkembang
Kekhawatiran mengenai ketersediaan infrastruktur pengisian daya untuk kendaraan listrik di Sumatera tampaknya mulai teratasi. Jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang rute perjalanan telah berkembang pesat, dengan mayoritas SPKLU dilengkapi teknologi fast charging arus DC. Aletra L8 sendiri telah mendukung pengisian daya cepat dengan port CCS2, yang merupakan jenis port paling umum ditemukan pada SPKLU fast charging di sepanjang jalur Sumatera.
Memasuki wilayah Sumatera dan melanjutkan perjalanan menuju Palembang, Anda akan menemukan SPKLU di berbagai titik istirahat (rest area). SPKLU tersedia di rest area KM 20 A, KM 33 A, KM 49 A, KM 67 A, KM 87 A, KM 116 A, KM 163 A, KM 208 A, KM 234 A, KM 277 A, hingga KM 311 A. Selain di sepanjang jalan tol, kota-kota besar seperti Bandar Lampung juga menawarkan beberapa pilihan SPKLU. Begitu pula di Kota Palembang, terdapat banyak opsi SPKLU yang siap melayani.
Bagi Anda yang melakukan perjalanan kembali ke Jakarta, jaringan SPKLU juga tersebar luas di sepanjang tol dari Palembang hingga Pelabuhan Merak. SPKLU dapat ditemukan di rest area KM 360, KM 306 B, KM 269 B, KM 215 B, KM 172 B, KM 116 B, KM 87 B, KM 67 B, KM 49 B, KM 33 B, dan KM 20 B.
Informasi lebih rinci mengenai biaya dan durasi pengisian daya Aletra L8, serta panduan lengkapnya, telah dibahas dalam artikel-artikel sebelumnya yang berjudul "Total Biaya Ngecas Mobil Listrik Aletra L8 Dipakai Road Trip ke Sumatera" dan "Bawa Mobil Listrik Aletra L8 ke Sumatera, Segini Waktu buat Ngecas". Dengan persiapan yang matang dan informasi yang akurat, road trip menggunakan kendaraan listrik ke Sumatera kini semakin layak dan menarik untuk diwujudkan.

