0

Peringatan Dini Hujan Lebat 21-23 Februari, Ini Daftar Wilayahnya

Share

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda berbagai wilayah di Indonesia. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi hujan lebat hingga sangat lebat, yang diperkirakan akan berlangsung intensif mulai tanggal 21 hingga 23 Februari. Peringatan ini merupakan hasil analisis mendalam dari sistem monitoring cuaca BMKG yang terus memantau dinamika atmosfer terkini.

Dalam rilis resminya, BMKG menegaskan bahwa peringatan dini ini mencakup perkiraan kondisi cuaca yang berpotensi ekstrem. Fenomena yang diwaspadai meliputi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung, serta pohon tumbang yang dapat mengganggu aktivitas harian dan keselamatan masyarakat.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa peningkatan intensitas curah hujan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor meteorologis. Salah satunya adalah aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) yang bergerak dari Samudra Hindia bagian timur menuju wilayah Indonesia, membawa massa uap air yang signifikan. Selain itu, adanya pertemuan dan belokan angin (konvergensi dan shearline) di beberapa wilayah turut memperkuat potensi pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan lebat. Suhu muka laut yang hangat di perairan Indonesia juga mendukung pasokan uap air yang melimpah, menciptakan kondisi atmosfer yang sangat labil dan kondusif untuk pembentukan awan Cumulonimbus.

"BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan kondisi cuaca melalui kanal resmi kami, agar potensi dampak dapat diminimalkan," demikian pesan BMKG, dikutip dari akun Instagram resmi BMKG, @infobmkg. Peringatan dini ini dirancang untuk membantu masyarakat dan pihak terkait lebih waspada dalam merencanakan aktivitas harian, terutama bagi mereka yang berdomisili di daerah rawan bencana atau memiliki rencana perjalanan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait juga telah diperkuat untuk memastikan kesiapsiagaan di lapangan.

Pemerintah daerah di wilayah yang disebutkan dalam peringatan dini diharapkan dapat mengambil langkah-langkah mitigasi yang diperlukan, seperti membersihkan saluran drainase, memeriksa kondisi tanggul sungai, dan menyiapkan posko pengungsian jika diperlukan. Edukasi kepada masyarakat mengenai jalur evakuasi dan langkah penyelamatan diri juga menjadi krusial dalam menghadapi potensi bencana.

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat (21-23 Februari)

Berikut adalah rincian wilayah yang diperkirakan akan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, yang dirangkum berdasarkan prediksi BMKG per hari:

21 Februari

Pada tanggal 21 Februari, potensi hujan lebat diperkirakan akan terkonsentrasi di bagian barat dan tengah Indonesia.

  • Sumatera:
    • Aceh (terutama pesisir barat dan selatan)
    • Sumatera Utara (bagian pegunungan dan pantai timur)
    • Sumatera Barat (wilayah dataran tinggi dan pesisir)
    • Riau (bagian barat dan selatan)
    • Jambi (wilayah barat)
    • Bengkulu (seluruh wilayah)
    • Sumatera Selatan (bagian barat dan pegunungan)
    • Lampung (terutama pesisir barat dan selatan)
  • Jawa:
    • Banten (wilayah selatan dan pegunungan)
    • DKI Jakarta (potensi hujan sedang hingga lebat)
    • Jawa Barat (wilayah selatan dan Bogor Raya)
    • Jawa Tengah (pesisir selatan dan pegunungan tengah)
    • DI Yogyakarta (seluruh wilayah)
  • Kalimantan:
    • Kalimantan Barat (bagian utara dan barat daya)
    • Kalimantan Tengah (bagian selatan)
    • Kalimantan Selatan (pesisir selatan)
  • Sulawesi:
    • Sulawesi Selatan (pesisir barat dan selatan)
    • Sulawesi Barat (pesisir dan pegunungan)
  • Bali dan Nusa Tenggara:
    • Bali (wilayah selatan dan pegunungan)

22 Februari

Potensi hujan lebat pada 22 Februari diperkirakan bergeser sedikit ke arah timur dan intensitasnya tetap tinggi di beberapa wilayah yang sudah terdampak.

  • Sumatera:
    • Sumatera Utara (pesisir timur dan pegunungan)
    • Riau (pesisir timur)
    • Kepulauan Riau (seluruh wilayah)
    • Sumatera Selatan (wilayah timur dan dataran rendah)
    • Bangka Belitung (seluruh wilayah)
    • Lampung (wilayah timur)
  • Jawa:
    • Jawa Barat (pesisir utara dan Bandung Raya)
    • Jawa Tengah (pesisir utara dan Semarang Raya)
    • Jawa Timur (pesisir utara dan bagian tengah)
  • Kalimantan:
    • Kalimantan Barat (wilayah tengah dan timur)
    • Kalimantan Tengah (bagian utara)
    • Kalimantan Timur (pesisir timur)
    • Kalimantan Utara (seluruh wilayah)
  • Sulawesi:
    • Sulawesi Utara (pesisir utara dan Minahasa)
    • Gorontalo (seluruh wilayah)
    • Sulawesi Tengah (pesisir barat dan pegunungan)
    • Sulawesi Tenggara (pesisir timur)
  • Bali dan Nusa Tenggara:
    • NTB (wilayah barat)
    • NTT (wilayah barat dan tengah)

23 Februari

Pada hari terakhir periode peringatan, 23 Februari, hujan lebat masih akan terjadi, terutama di wilayah timur Indonesia.

  • Sumatera:
    • Aceh (pesisir utara)
    • Sumatera Utara (bagian tengah)
    • Riau (bagian tengah)
  • Jawa:
    • Jawa Timur (seluruh wilayah, terutama bagian selatan dan timur)
  • Kalimantan:
    • Kalimantan Timur (wilayah tengah dan utara)
    • Kalimantan Utara (perbatasan)
    • Kalimantan Selatan (wilayah timur)
  • Sulawesi:
    • Sulawesi Utara (seluruh wilayah)
    • Gorontalo (wilayah utara)
    • Sulawesi Tengah (pesisir timur)
    • Sulawesi Tenggara (seluruh wilayah)
    • Maluku Utara (pesisir barat)
  • Bali dan Nusa Tenggara:
    • NTB (seluruh wilayah)
    • NTT (seluruh wilayah)
  • Maluku dan Papua:
    • Maluku (bagian tengah dan selatan)
    • Papua Barat (pesisir barat)
    • Papua (bagian utara dan pegunungan tengah)

Daftar Kabupaten/Kota Berstatus Siaga (21-23 Februari)

BMKG juga merinci wilayah kabupaten/kota dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang berada dalam status "Siaga," yang berarti masyarakat di wilayah ini harus ekstra waspada dan siap menghadapi kemungkinan terburuk dari dampak cuaca ekstrem. Status siaga ini dikeluarkan berdasarkan tingkat risiko yang lebih tinggi, mempertimbangkan topografi, riwayat bencana, dan kepadatan penduduk.

  • Sumatera:
    • Aceh: Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Pidie, Kabupaten Aceh Barat Daya
    • Sumatera Utara: Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Karo, Kabupaten Tapanuli Selatan
    • Sumatera Barat: Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Agam
    • Riau: Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan
    • Jambi: Kota Jambi, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Merangin
    • Bengkulu: Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan
    • Lampung: Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Tanggamus
  • Jawa:
    • Banten: Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang
    • DKI Jakarta: Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat
    • Jawa Barat: Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut
    • Jawa Tengah: Kabupaten Purworejo, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Banjarnegara, Kota Semarang
    • DI Yogyakarta: Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul
    • Jawa Timur: Kota Surabaya, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember
  • Kalimantan:
    • Kalimantan Barat: Kota Pontianak, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Ketapang
    • Kalimantan Tengah: Kota Palangkaraya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kapuas
    • Kalimantan Selatan: Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut
    • Kalimantan Timur: Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Sulawesi:
    • Sulawesi Selatan: Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Luwu Utara
    • Sulawesi Tengah: Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong
    • Sulawesi Barat: Kabupaten Mamuju, Kabupaten Majene
    • Sulawesi Tenggara: Kota Kendari, Kabupaten Konawe
  • Bali dan Nusa Tenggara:
    • Bali: Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Jembrana
    • NTB: Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Sumbawa
    • NTT: Kota Kupang, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya
  • Maluku dan Papua:
    • Maluku: Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat
    • Papua: Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, pohon tumbang, serta gangguan transportasi, terutama di daerah rawan bencana hidrometeorologi. Bagi pengendara, disarankan untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalan licin atau tergenang, serta menghindari parkir di bawah pohon besar atau dekat reklame. Nelayan dan masyarakat pesisir juga diminta untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat menyertai cuaca ekstrem ini.

Masyarakat juga disarankan untuk memantau pembaruan cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web www.bmkg.go.id, akun media sosial @infobmkg, atau melalui aplikasi Info BMKG yang tersedia di perangkat seluler. Peringatan dini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan dinamika atmosfer, sehingga informasi terbaru sangat penting untuk perencanaan dan keselamatan. Keselamatan bersama adalah prioritas utama, dan kewaspadaan dini adalah kunci untuk meminimalkan risiko.

(rns/afr)