0

Open Access Jadi Senjata, Bnetfit Masuk Pasar Internet Rumah Jakarta

Share

Jala Lintas Media Group (JLM) mengambil langkah strategis yang berani dengan mengintensifkan ekspansinya ke pasar internet rumah di Jakarta, sebuah arena yang terkenal sangat padat pemain dan kompetitif. Melalui anak usahanya, Bnetfit, JLM tidak hanya membidik peluang di tengah tingginya penetrasi internet, tetapi juga bertekad untuk mendefinisikan ulang lanskap konektivitas bagi masyarakat urban yang kebutuhan digitalnya terus meningkat dan semakin kompleks.

Penetrasi internet di DKI Jakarta yang mencapai 91,35% pada tahun 2025, sebagaimana data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), adalah cerminan dari pasar yang sangat matang secara digital. Namun, di balik angka yang impresif ini, Bnetfit melihat adanya ruang pertumbuhan yang signifikan dalam segmen fixed broadband. Bukan lagi sekadar tentang menyediakan akses, melainkan tentang kualitas, relevansi, dan inovasi layanan yang mampu memenuhi ekspektasi konsumen yang semakin tinggi. Masuknya Bnetfit ke Jakarta pada awal tahun 2026 ini secara jelas menandai pergeseran ambisi JLM untuk lebih agresif di layanan ritel, melampaui peran tradisionalnya sebagai penyedia infrastruktur dan wholesale yang telah lama diemban. Ini adalah deklarasi bahwa JLM siap berhadapan langsung dengan pemain-pemain besar yang sudah mapan di ibu kota.

Di tengah persaingan ketat yang didominasi oleh para raksasa telekomunikasi, JLM tidak datang dengan strategi konvensional. Mereka mengandalkan model bisnis berbasis open access fiber sebagai senjata pembeda utama. Konsep open access ini memungkinkan Bnetfit untuk memanfaatkan infrastruktur jaringan JLM yang sudah terbangun dan teruji, sehingga proses ekspansi dapat dilakukan dengan efisiensi biaya dan waktu yang jauh lebih optimal dibandingkan membangun jaringan dari nol. Pendekatan revolusioner ini bukan hanya menekan beban belanja modal (CAPEX) secara signifikan, tetapi juga memberi Bnetfit fleksibilitas luar biasa dalam bersaing, baik dari segi harga maupun inovasi layanan. Ini berarti konsumen di Jakarta berpotensi mendapatkan akses internet berkualitas tinggi dengan harga yang lebih kompetitif dan pilihan layanan yang lebih beragam.

CEO Jala Lintas Media, Victor Irianto, dengan tegas menyebut Jakarta sebagai pasar yang sangat strategis sekaligus medan uji paling krusial bagi model bisnis perusahaan. Menurutnya, tingginya penetrasi internet yang dicatat APJII bukan lagi mengindikasikan bahwa permintaan hanyalah soal akses dasar, melainkan telah bergeser menjadi tuntutan terhadap kualitas layanan yang superior dan tanpa kompromi. "Jakarta adalah pasar yang sangat matang secara digital. Tantangannya bukan membuat orang terkoneksi internet, tapi menyediakan layanan yang stabil, relevan, dan sesuai dengan gaya hidup digital masyarakat urban," ujarnya, seperti dikutip dari pernyataan tertulisnya pada Minggu, 11 Januari 2026. Pernyataan ini menggarisbawahi filosofi Bnetfit yang tidak hanya ingin menjadi penyedia internet, tetapi juga mitra digital yang memahami dan memenuhi kebutuhan gaya hidup modern.

Victor Irianto juga menambahkan bahwa pasar Jakarta menuntut lebih dari sekadar kecepatan internet. Konsumen mencari keandalan, latensi rendah untuk gaming dan streaming, serta layanan purna jual yang responsif. Dengan memanfaatkan infrastruktur open access, Bnetfit dapat berfokus penuh pada pengalaman pelanggan (customer experience) dan pengembangan produk, tanpa terbebani oleh kompleksitas dan biaya pembangunan jaringan yang masif. Ini menciptakan keunggulan kompetitif yang memungkinkan Bnetfit untuk menjadi lebih lincah dan adaptif terhadap perubahan pasar dan ekspektasi konsumen yang dinamis.

Open Access Jadi Senjata, Bnetfit Masuk Pasar Internet Rumah Jakarta

Selain faktor harga dan kualitas jaringan yang merupakan standar dasar, persaingan di industri ISP Jakarta juga semakin bergeser ke aspek brand dan kedekatan dengan komunitas. Konsumen modern tidak lagi semata memilih berdasarkan kecepatan unduh atau unggah, tetapi juga identitas merek, kualitas layanan purna jual yang personal, serta keterhubungan merek tersebut dengan aktivitas digital dan gaya hidup mereka sehari-hari. Dalam konteks ini, membangun brand loyalty dan engagement menjadi sama pentingnya dengan menawarkan paket data yang menarik.

Sebagai langkah strategis yang menggarisbawahi komitmen Bnetfit dalam membangun kedekatan ini, perusahaan menjalin kerja sama dengan klub basket profesional Hangtuah Jakarta, menunjuknya sebagai Official Internet Provider. Kolaborasi ini ditempatkan bukan sekadar sebagai sponsorship olahraga biasa, melainkan sebagai bagian integral dari strategi penetrasi pasar yang lebih luas dan mendalam. Ini adalah upaya untuk menanamkan merek Bnetfit ke dalam kesadaran segmen pasar yang relevan dan dinamis.

Direktur PT Omega Media Global (Bnetfit), Yohanes Noercahya, menjelaskan bahwa olahraga, khususnya basket, memiliki irisan yang sangat kuat dengan segmen urban dan generasi muda yang merupakan target pasar utama internet rumah di Jakarta. "Di pasar dengan penetrasi internet tinggi seperti Jakarta, diferensiasi menjadi kunci. Kolaborasi dengan komunitas dan olahraga menjadi cara untuk membangun kedekatan dan relevansi brand," kata Yohanes. Pemilihan basket sebagai media kolaborasi bukanlah tanpa alasan. Olahraga ini sangat populer di kalangan milenial dan Gen Z, segmen yang sangat bergantung pada konektivitas internet untuk streaming pertandingan, berbagi momen di media sosial, dan berinteraksi dengan komunitas daring. Melalui Hangtuah Jakarta, Bnetfit tidak hanya mendapatkan visibilitas, tetapi juga kesempatan untuk berinterinteraksi langsung dengan audiens targetnya, memahami kebutuhan mereka, dan membangun hubungan emosional yang kuat.

Kerja sama dengan Hangtuah Jakarta ini akan memungkinkan Bnetfit untuk mengadakan berbagai aktivasi merek yang kreatif, seperti program loyalitas untuk penggemar, konten eksklusif, atau bahkan event komunitas yang menggabungkan olahraga dengan teknologi. Ini semua bertujuan untuk menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi konsumen, yang pada akhirnya akan memperkuat posisi Bnetfit di benak mereka sebagai penyedia internet yang tidak hanya cepat dan stabil, tetapi juga memahami gaya hidup mereka. Model open access Bnetfit juga memungkinkan perusahaan untuk fokus pada inovasi layanan yang relevan dengan kolaborasi semacam ini. Misalnya, mereka dapat dengan mudah mengintegrasikan layanan streaming olahraga atau gaming khusus, tanpa harus memikirkan investasi infrastruktur besar-besaran untuk setiap fitur baru.

Dengan strategi yang berani dan pendekatan yang berbeda, Bnetfit melalui model open access fiber-nya, siap untuk menantang dominasi pemain lama di pasar internet rumah Jakarta. Mereka tidak hanya menawarkan konektivitas, tetapi juga janji akan kualitas, relevansi, dan kedekatan dengan konsumen. Kehadiran Bnetfit di Jakarta diharapkan akan membawa angin segar dalam persaingan, mendorong inovasi, dan pada akhirnya memberikan pilihan yang lebih baik bagi masyarakat urban yang semakin haus akan pengalaman digital yang sempurna. Ini adalah pertarungan di mana open access menjadi senjata utama, dan Bnetfit siap untuk membuktikan bahwa diferensiasi adalah kunci untuk memenangkan hati konsumen di ibu kota yang sangat kompetitif ini.