BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Napoli harus menelan pil pahit dalam upaya mereka merebut puncak klasemen Serie A. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB, tim asuhan [Nama Pelatih Napoli, jika ada] ini harus puas bermain imbang 2-2 melawan Hellas Verona. Laga yang merupakan bagian dari Giornata ke-19 Liga Italia ini juga diwarnai oleh keputusan kontroversial yang menganulir gol Rasmus Hojlund.
Sejak awal pertandingan, Hellas Verona menunjukkan performa yang mengejutkan dan mampu memberikan perlawanan sengit terhadap tuan rumah. Tim tamu berhasil membuka keunggulan di menit ke-16 melalui gol spektakuler dari Martin Frese. Menerima umpan tarik dari Cheikh Niasse, Frese dengan cerdik menyambar bola menggunakan tendangan back-heel membelakangi gawang, membuat kiper Napoli tak berkutik. Skor 1-0 untuk keunggulan Verona.
Kejutan Verona tidak berhenti sampai di situ. Pada menit ke-25, wasit menunjuk titik putih setelah bek Napoli, Alessandro Buongiorno, dinyatakan melakukan pelanggaran handball di dalam kotak terlarang. Gift Orban yang dipercaya menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik, menggandakan keunggulan Verona menjadi 2-0. Keunggulan dua gol ini bertahan hingga turun minum, meninggalkan Napoli dalam posisi tertinggal dan tertekan.
Memasuki babak kedua, Napoli berusaha bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil di menit ke-53. Scott McTominay berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 setelah menyundul bola hasil sepak pojok yang dieksekusi oleh Noa Lang. Gol ini memberikan suntikan moral bagi Napoli untuk terus menekan pertahanan Verona.
Peluang Napoli untuk menyamakan kedudukan datang pada menit ke-72 ketika Rasmus Hojlund berhasil memanfaatkan bola muntah di kotak penalti Verona. Dengan tendangan kaki kiri yang terukur, Hojlund berhasil merobek jala gawang Verona. Namun, sorak sorai publik tuan rumah seketika terhenti. Setelah melalui tinjauan Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut dianulir karena adanya indikasi pelanggaran handball sebelum Hojlund mencetak gol. Keputusan ini tentu saja menimbulkan kekecewaan besar bagi para pemain Napoli dan juga suporter. Skor 2-1 untuk keunggulan Verona tetap bertahan.
Meskipun golnya dianulir, semangat juang Napoli tidak padam. Mereka terus berjuang untuk mencari gol penyeimbang. Akhirnya, di menit ke-81, Napoli berhasil mencetak gol yang mereka idamkan. Giovanni Di Lorenzo muncul sebagai pahlawan dengan menyambar umpan silang dari Luca Marianucci, mengubah skor menjadi 2-2. Gol penyeimbang ini disambut gegap gempita oleh para pemain dan suporter Napoli yang memadati Stadion Diego Armando Maradona.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua tim. Pertandingan antara Napoli dan Hellas Verona pun berakhir dengan skor imbang 2-2. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Napoli yang sangat membutuhkan kemenangan untuk dapat menggeser Inter Milan dari puncak klasemen. Dengan tambahan satu poin, Napoli kini tertahan di posisi ketiga klasemen Serie A dengan total 38 poin, terpaut satu angka dari Inter Milan yang mengoleksi 39 poin. Sementara itu, Hellas Verona berhasil mendapatkan poin berharga yang membawa mereka naik ke urutan ke-18 klasemen dengan 13 poin.
Pertandingan ini menunjukkan bahwa Serie A musim ini masih menyimpan banyak kejutan. Hellas Verona, yang sering dianggap sebagai tim kuda hitam, mampu memberikan perlawanan sengit bahkan bermain superior di babak pertama melawan tim sekelas Napoli. Keputusan VAR yang menganulir gol Hojlund juga menjadi topik perdebatan hangat dan menambah dramatisnya pertandingan. Bagi Napoli, fokus kini harus kembali diarahkan untuk meraih kemenangan di laga-laga selanjutnya agar tetap menjaga asa juara Serie A musim ini.
Susunan Pemain:
Napoli: Vanja Milinkovic-Savic; Giovanni Di Lorenzo, Amir Rrahmani, Alessandro Buongiorno; Matteo Politano, Stanislav Lobotka, Scott McTominay, Miguel Gutierrez; Elijf Elmas, Noa Lang; Rasmus Hojlund.
Hellas Verona: Lorenzo Montipo; Nicolas Valentini, Armel Bella-Kotchap, Unai Nunez; Martin Frese, Antoine Bernede, Roberto Gagliardini, Cheikh Niasse, Domagoj Bradaric; Gift Orban, Amin Sarr.

