BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Kilau cinta Riza Syah dan Claudia Andhara semakin bersinar terang dengan momen tunangan yang tak terlupakan pada tanggal 14 Februari 2026. Momen sakral yang bertepatan dengan Hari Valentine ini, diwarnai dengan keharuan mendalam dan tetesan air mata bahagia yang mengalir deras dari kedua belah pihak. Kebahagiaan yang terpancar begitu tulus, seolah menjadi bukti kuat atas restu semesta yang menyertai perjalanan cinta mereka. Namun, di balik kemeriahan dan keharuan yang menyelimuti acara tersebut, terkuak fakta menarik bahwa banyak elemen penting dari momen bahagia ini ternyata merupakan sebuah kebetulan yang tak terduga.
Claudia Andhara, dalam sebuah kesempatan berbagi cerita di Studio Pagi-Pagi Ambyar TransTV, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 21 Februari 2026, mengungkapkan kejutan yang ia rasakan. Ia mengaku, sejak awal, rencana tunangan ini hanya ingin digelar secara intimate, hanya dihadiri oleh keluarga inti dan sahabat terdekat. Namun, takdir berkata lain. Acara yang seharusnya berjalan dengan nuansa kekeluargaan yang lebih privat, mendadak berubah menjadi sebuah perayaan yang lebih besar, dihadiri oleh banyak orang. "Awalnya cuma keluarga dan sahabat terdekat, tapi ternyata membludak. Jadi riweuh dan hectic, tapi alhamdulillah banyak yang doain," ungkap Claudia dengan senyum geli bercampur haru. Kejutan ini, meskipun sedikit mengusik rencana awal yang sederhana, justru membawa berkah tersendiri. Sambutan hangat dan doa tulus dari kerabat yang hadir menambah semarak dan kebahagiaan yang dirasakan. Antusiasme para tamu undangan seolah menjadi penanda bahwa hubungan Riza dan Claudia memang telah diterima dan didukung oleh banyak orang.
Sementara itu, Riza Syah, sang calon suami, menunjukkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran acara tunangannya, meskipun ada kendala yang tak terduga. Ia mengungkapkan bahwa keluarganya yang besar tidak dapat hadir seluruhnya karena kesibukan masing-masing. Namun, hal ini tidak mengurangi esensi kebahagiaan yang ia rasakan. Justru, suasana menjadi semakin emosional dan mengharukan berkat kehadiran dan dukungan dari keluarga Claudia serta sahabat-sahabat mereka. Riza menambahkan bahwa Claudia terus menerus menangis sepanjang acara, bukan karena kesedihan, melainkan luapan emosi kebahagiaan dan haru yang tak terbendung. "Diliputi haru biru juga, dia nangis terus-terusan. Ya didoakan aja," kata Riza dengan nada bangga dan penuh kasih. Tangisan Claudia tersebut, bagi Riza, adalah sebuah manifestasi dari dalamnya rasa syukur dan kebahagiaan yang ia rasakan saat itu. Momen-momen seperti inilah yang akan menjadi kenangan tak ternilai di kemudian hari.
Hal yang paling mengejutkan dan menambah nuansa kebetulan dalam momen tunangan ini adalah penentuan tanggalnya. Tanggal 14 Februari 2026, yang notabene adalah Hari Valentine, ternyata bukan dipilih secara sengaja untuk merayakan hari kasih sayang. Keduanya memilih hari Sabtu karena dianggap sebagai hari yang paling memungkinkan untuk menggelar acara tanpa mengganggu aktivitas pekerjaan mereka. Baru setelah tanggal itu ditetapkan, mereka menyadari bahwa hari tersebut bertepatan dengan Hari Valentine. "Kita milihnya karena Sabtu aja. Baru ngeh, ‘Eh ini Valentine ya,’ bukan yang sengaja," jelas Claudia dengan nada sedikit terkejut namun juga geli. Kebetulan yang begitu manis ini seolah menjadi pertanda alam bahwa hubungan mereka memang ditakdirkan untuk saling mencintai dan berbagi kebahagiaan, bukan hanya di hari-hari biasa, tetapi juga di momen-momen istimewa seperti Hari Valentine. Keunikan ini menjadi cerita tersendiri yang akan selalu mereka kenang dan ceritakan kepada anak cucu kelak.
Meskipun acara tunangan ini dipenuhi dengan kebetulan yang indah, Riza dan Claudia telah memiliki visi yang jelas mengenai rencana pernikahan mereka. Keduanya mengusung konsep intimate dengan sentuhan adat Padang yang kental. Nuansa adat yang akan dihadirkan diharapkan dapat memperkaya makna pernikahan dan menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur. Namun, untuk detail mengenai tanggal pasti dan lokasi pernikahan, keduanya masih memilih untuk merahasiakannya. Saat ini, fokus utama mereka adalah menata karier dan mempersiapkan masa depan yang kokoh sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. "Kalau sudah siap semuanya, baru kita share," tutup Claudia dengan penuh keyakinan. Keputusan untuk menunda pengumuman detail pernikahan ini menunjukkan kedewasaan dan keseriusan mereka dalam membangun fondasi rumah tangga yang kuat, baik secara finansial maupun emosional.
Perjalanan cinta Riza Syah dan Claudia Andhara adalah bukti bahwa terkadang, rencana terbaik datang dari alam semesta itu sendiri. Momen tunangan yang bertepatan dengan Hari Valentine, kehadiran tamu yang tak terduga, hingga penentuan tanggal yang serba kebetulan, semuanya menjadi bagian dari cerita indah yang akan selalu mereka kenang. Kini, dengan restu keluarga dan dukungan banyak pihak, Riza dan Claudia siap melangkah menuju babak baru kehidupan mereka, membangun masa depan yang cerah bersama, dengan cinta yang semakin kuat terjalin, dan kesabaran yang teruji dalam setiap prosesnya. Mereka percaya bahwa dengan persiapan yang matang dan niat yang tulus, pernikahan impian mereka akan terwujud dengan segala kesempurnaan yang telah digariskan.

