BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Spekulasi mengenai masa depan megabintang Liverpool, Mohamed Salah, terus bergulir kencang, terutama terkait potensi kepindahannya ke Liga Arab Saudi. Klub raksasa Arab Saudi, Al Ittihad, dikabarkan siap menggelontorkan dana fantastis untuk memboyong Salah ke Timur Tengah pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang. Tawaran yang diajukan disebut-sebut akan melipatgandakan gajinya saat ini di Anfield, menjadikannya salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di dunia. Namun, di tengah ramainya rumor tersebut, sumber terdekat Salah menegaskan bahwa sang pemain belum memiliki rencana untuk hijrah ke Arab Saudi. Fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan sisa kontraknya di Liverpool dan memberikan kontribusi maksimal bagi tim asuhan Arne Slot.
Kontrak Mohamed Salah bersama Liverpool akan berakhir pada musim panas 2027, yang berarti menyisakan satu musim lagi bagi sang penyerang asal Mesir untuk membela The Reds. Periode ini juga diwarnai dengan beberapa drama, termasuk keputusannya dicadangkan oleh manajer baru, Arne Slot, dalam beberapa pertandingan terakhir. Performa mencetak golnya pun dilaporkan mengalami penurunan dibandingkan musim-musim sebelumnya, yang mungkin menjadi salah satu faktor munculnya spekulasi tersebut. Namun, terlepas dari berbagai pemberitaan dan tantangan yang dihadapi, pihak Salah secara tegas menyatakan bahwa sang pemain belum memikirkan langkah selanjutnya ke liga Arab Saudi. Konsentrasinya sepenuhnya tertuju pada Liverpool hingga akhir musim 2025/26 ini.
Lebih jauh lagi, Mohamed Salah juga memiliki target besar lainnya di cakrawala sepak bola internasional, yaitu persiapan menuju Piala Dunia 2026. Ia bertekad untuk menjaga kondisi fisik dan stamina prima demi tampil maksimal bersama tim nasional Mesir di ajang bergengsi tersebut. Keputusan mengenai masa depannya secara profesional, termasuk kemungkinan kepindahan ke liga lain, baru akan diambil setelah turnamen akbar tersebut selesai digelar. Prioritas utamanya saat ini adalah memberikan yang terbaik bagi klub yang telah dibelanya dengan penuh dedikasi selama bertahun-tahun.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kontak resmi yang terjalin antara pihak Al Ittihad dengan Mohamed Salah maupun perwakilannya, serta dengan manajemen Liverpool. Hal ini semakin memperkuat pernyataan bahwa sang pemain berusia 33 tahun ini masih sepenuhnya berkomitmen dan fokus membela panji-panji The Reds. Ia ingin menutup kiprahnya di Liverpool dengan catatan yang membanggakan, baik dalam performa individu maupun pencapaian tim.
Potensi kepindahan Mohamed Salah ke Liga Arab Saudi memang bukan kali pertama kali menjadi sorotan. Sejak beberapa musim lalu, klub-klub Arab Saudi gencar melakukan pendekatan untuk mendatangkan pemain-pemain bintang Eropa, termasuk Salah. Mereka menawarkan kontrak dengan nilai yang sangat menggiurkan, yang sulit ditolak oleh banyak pemain. Ambisi Liga Arab Saudi untuk meningkatkan kualitas dan popularitasnya membuat mereka berani mengeluarkan dana besar untuk merekrut talenta-talenta terbaik dunia. Al Ittihad sendiri merupakan salah satu klub yang paling aktif dalam perburuan pemain top, dan Salah menjadi salah satu target utama mereka.
Kehadiran Mohamed Salah di Liga Arab Saudi tentu akan menjadi magnet luar biasa bagi kompetisi tersebut. Ia bukan hanya sekadar pemain sepak bola, tetapi juga seorang ikon global yang memiliki basis penggemar sangat besar di seluruh dunia, terutama di negara-negara Arab. Popularitasnya dapat mendongkrak jumlah penonton, meningkatkan nilai komersial liga, dan menarik minat sponsor-sponsor internasional. Namun, di sisi lain, Liverpool tentu tidak akan rela kehilangan aset berharga mereka tanpa pertimbangan yang matang. Kepergian Salah akan meninggalkan kekosongan besar di lini serang The Reds, baik dari segi kualitas permainan maupun pengalaman.
Arne Slot, sebagai manajer baru Liverpool, tentu memiliki rencana tersendiri terkait skuadnya di musim mendatang. Keputusan mengenai nasib pemain-pemain kunci seperti Salah akan sangat memengaruhi arah permainan tim. Meskipun ada rumor mengenai penurunan performa Salah, statistiknya selama membela Liverpool tetap impresif. Ia telah menjadi salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub dan memegang peranan penting dalam kesuksesan The Reds di berbagai kompetisi. Oleh karena itu, setiap keputusan terkait masa depannya akan membutuhkan pertimbangan yang sangat hati-hati dari pihak klub.
Fokus Salah pada Piala Dunia 2026 juga menunjukkan ambisinya yang belum padam di level internasional. Ia ingin menutup karier internasionalnya dengan catatan manis di ajang terbesar sepak bola dunia. Persiapan untuk turnamen tersebut membutuhkan kondisi fisik dan mental yang prima, serta konsistensi dalam bermain di level tertinggi. Kepindahan ke liga yang mungkin memiliki intensitas permainan berbeda atau jadwal yang lebih padat bisa saja memengaruhi persiapannya. Oleh karena itu, keputusannya untuk menunda pembicaraan mengenai masa depan hingga setelah Piala Dunia 2026 adalah langkah yang logis.
Penting untuk dicatat bahwa rumor transfer, terutama yang melibatkan pemain sekaliber Mohamed Salah, seringkali dipenuhi dengan spekulasi dan pemberitaan yang belum tentu akurat. Hingga ada konfirmasi resmi dari pihak pemain, agennya, atau klub yang bersangkutan, segala informasi harus dicerna dengan bijak. Saat ini, yang paling jelas adalah komitmen Mohamed Salah untuk tetap fokus pada Liverpool dan aspirasinya untuk tampil maksimal di Piala Dunia 2026. Masa depan adalah sebuah misteri yang akan terungkap seiring berjalannya waktu, dan fans Liverpool tentu berharap sang idola mereka akan terus memberikan kontribusi terbaik di Anfield selama kontraknya masih berlaku.

