0

Mitsubishi Outlander PHEV 2026 Meluncur, Apa yang Baru?

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Mitsubishi Motors secara resmi memperkenalkan model terbaru dari SUV andalannya, Outlander PHEV, untuk pasar Amerika Utara. Peluncuran yang berlangsung di ajang Pameran Otomotif Montreal ini menandai kehadiran model tahun 2026 yang hadir dengan serangkaian pembaruan signifikan, baik dari sisi estetika maupun fungsionalitas. Perubahan yang paling mencolok meliputi penyegaran pada desain eksterior, peningkatan performa berkat baterai yang lebih besar, serta pembaruan interior yang berfokus pada kenyamanan dan teknologi.

Dari sisi eksterior, Mitsubishi Outlander PHEV 2026 menampilkan wajah yang lebih segar dan modern. Perubahan ini terlihat jelas pada desain fascia depan yang diperbarui, memberikan kesan yang lebih dinamis dan agresif. Selain itu, pabrikan asal Jepang ini juga memperkenalkan desain velg baru yang menambah sentuhan premium pada tampilan keseluruhan kendaraan. Namun, di balik sentuhan kosmetik tersebut, terdapat pembaruan teknis yang lebih krusial pada sektor suspensi dan sistem power steering. Modifikasi ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan berkendara secara signifikan dan memberikan pengendalian yang lebih presisi serta responsif, baik dalam kecepatan rendah maupun tinggi.

Perubahan yang paling dirasakan oleh pengguna tentu saja terdapat di dalam kabin. Menyadari permintaan dan masukan dari para konsumen, Mitsubishi telah mendesain ulang konsol tengah untuk meningkatkan ergonomi dan kemudahan akses terhadap berbagai fitur. Selain itu, nuansa kabin juga diperkaya dengan hadirnya material jok baru yang menawarkan pilihan warna yang lebih beragam, memberikan opsi personalisasi yang lebih luas bagi pemilik. Untuk pengalaman audio yang lebih imersif, Outlander PHEV 2026 kini dilengkapi dengan peningkatan sistem audio yang menyertakan speaker berkualitas dari Yamaha, menjanjikan kualitas suara yang superior. Di sisi teknologi, layar infotainment berukuran 12,3 inci kini menjadi fitur standar di semua tingkatan trim, menawarkan antarmuka yang intuitif dan responsif. Melengkapi kemewahan digital ini, panel instrumen digital baru dengan grafis yang diperbarui turut disematkan, memberikan informasi penting kepada pengemudi dengan tampilan yang jelas dan modern.

Mitsubishi Outlander PHEV 2026 Meluncur, Apa yang Baru?

Di jantung Mitsubishi Outlander PHEV 2026 masih bersemayam mesin bensin berkapasitas 2,4 liter yang berpadu harmonis dengan dua motor listrik. Kombinasi ini menghasilkan total daya sebesar 248 tenaga kuda (dk), memberikan performa yang mumpuni untuk berbagai kondisi berkendara. Namun, inovasi terbesar terletak pada paket baterai yang mengalami peningkatan kapasitas secara drastis. Baterai kini memiliki kapasitas 22,7 kWh, naik dari 20 kWh pada model tahun 2025. Peningkatan kapasitas baterai ini menjadi kunci utama bagi Mitsubishi untuk secara signifikan menambah jarak tempuh kendaraan dalam mode listrik murni. Kini, Outlander PHEV 2026 mampu menempuh jarak sejauh 72 kilometer dalam mode listrik penuh, yang merupakan peningkatan impresif sebesar 18% dibandingkan dengan model sebelumnya yang hanya mampu menempuh jarak 61 kilometer.

Efisiensi bahan bakar menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan model ini. Mitsubishi mengklaim bahwa Outlander PHEV 2026 mampu mencapai angka konsumsi bahan bakar yang sangat irit, yaitu 3,2 liter per 100 kilometer dalam kondisi penggunaan optimal. Bahkan, ketika baterai listrik telah terkuras sepenuhnya dan kendaraan hanya mengandalkan mesin bensin, efisiensinya tetap terjaga dengan baik, yakni di kisaran 8,6 liter per 100 kilometer. Meskipun demikian, terdapat penyesuaian pada kapasitas tangki bensin. Kapasitas tangki bahan bakar mengalami penyusutan, sebuah langkah yang kemungkinan diambil untuk mengakomodasi penempatan baterai yang lebih besar di dalam sasis.

Meskipun ada penyesuaian pada kapasitas tangki bensin, peningkatan signifikan pada jangkauan listrik murni tidak serta-merta mengurangi jarak tempuh gabungan secara drastis. Jarak tempuh total kendaraan, yang mencakup kombinasi penggunaan listrik dan bensin, kini mencapai 690 kilometer, hanya sedikit lebih jauh 3 kilometer dari model sebelumnya. Keunggulan utama dari baterai baru yang lebih besar ini tidak hanya terbatas pada jarak tempuh. Daya yang lebih besar dari baterai ini juga berkontribusi pada peningkatan akselerasi yang lebih cepat, memberikan responsivitas yang lebih baik saat pengemudi menginjak pedal gas. Hal ini secara keseluruhan menciptakan pengalaman berkendara yang lebih dinamis dan memuaskan.

Detail teknis yang lebih mendalam serta informasi mengenai harga resmi akan diumumkan lebih lanjut menjelang dimulainya periode pengiriman unit. Mitsubishi merencanakan untuk memulai pengiriman Outlander PHEV 2026 ke seluruh wilayah Amerika Utara pada bulan Februari mendatang. Mengenai perkiraan harga, berdasarkan laporan yang beredar, Mitsubishi Outlander PHEV 2026 ini akan dibanderol mulai dari USD 50.498, atau setara dengan sekitar Rp 851 juta. Angka ini belum termasuk pajak kendaraan dan biaya pengiriman lainnya, yang tentu akan menambah total harga pembelian.

Mitsubishi Outlander PHEV 2026 Meluncur, Apa yang Baru?

Perlu dicatat bahwa pembaruan pada Mitsubishi Outlander PHEV 2026 ini mencerminkan komitmen Mitsubishi untuk terus berinovasi dalam segmen kendaraan elektrifikasi. Peningkatan jarak tempuh listrik, efisiensi bahan bakar yang lebih baik, serta pembaruan pada interior dan eksterior menjadikan model ini sebagai pilihan yang semakin menarik di pasar SUV plug-in hybrid. Fokus pada kenyamanan berkendara, teknologi terkini, dan performa yang lebih baik menunjukkan bahwa Mitsubishi mendengarkan kebutuhan konsumen dan berusaha untuk memberikan yang terbaik. Jarak tempuh listrik yang lebih jauh berarti lebih sedikit ketergantungan pada stasiun pengisian daya dan lebih banyak fleksibilitas bagi pengguna dalam aktivitas sehari-hari. Penambahan speaker Yamaha, misalnya, menunjukkan perhatian Mitsubishi terhadap detail dan kualitas audio, elemen yang seringkali menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli.

Desain eksterior yang diperbarui, meskipun tidak radikal, memberikan tampilan yang lebih segar dan modern, membuatnya tetap kompetitif di tengah persaingan pasar SUV yang semakin ketat. Velg baru juga menambah sentuhan gaya yang bisa menjadi pembeda. Sementara itu, pembaruan suspensi dan power steering menjadi bukti bahwa Mitsubishi tidak hanya fokus pada aspek elektrifikasi, tetapi juga pada fundamental kualitas berkendara. Kenyamanan dan pengendalian yang lebih baik akan sangat berpengaruh pada pengalaman berkendara jarak jauh maupun saat bermanuver di perkotaan.

Konsol tengah yang didesain ulang merupakan respon langsung terhadap umpan balik pengguna, menunjukkan bahwa Mitsubishi menghargai masukan pelanggan dalam proses pengembangan produk. Penempatan tuas persneling, ruang penyimpanan, dan akses ke fitur-fitur kontrol kini diharapkan menjadi lebih ergonomis. Pilihan material jok dan warna baru memberikan kesempatan bagi konsumen untuk menyesuaikan interior mobil sesuai dengan selera pribadi mereka, menambahkan elemen personalisasi yang berharga.

Layar infotainment 12,3 inci yang kini standar di semua trim adalah langkah maju yang signifikan. Ukuran layar yang besar dan fitur standar ini memastikan bahwa semua pembeli, terlepas dari trim yang mereka pilih, akan mendapatkan akses ke teknologi infotainment yang canggih dan mudah digunakan. Panel instrumen digital baru dengan grafis yang diperbarui juga akan meningkatkan pengalaman pengemudi, memberikan informasi yang jelas dan mudah dibaca, termasuk status baterai, jangkauan listrik, dan data berkendara lainnya.

Mitsubishi Outlander PHEV 2026 Meluncur, Apa yang Baru?

Peningkatan kapasitas baterai dari 20 kWh menjadi 22,7 kWh mungkin terdengar kecil, namun dampaknya terhadap jangkauan listrik murni sangatlah besar. Peningkatan sebesar 18% ini sangat berarti bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jarak pendek atau yang ingin memaksimalkan penggunaan listrik dalam rutinitas harian mereka. Dengan jangkauan listrik murni 72 km, banyak perjalanan harian seperti ke kantor atau berbelanja dapat sepenuhnya dilakukan dengan tenaga listrik, mengurangi emisi dan biaya operasional.

Angka konsumsi bahan bakar 3,2 liter per 100 km adalah pencapaian yang luar biasa untuk sebuah SUV, bahkan untuk kendaraan plug-in hybrid. Ini menunjukkan efisiensi yang tinggi dari sistem powertrain secara keseluruhan. Kombinasi mesin bensin yang efisien dengan motor listrik yang kuat dan baterai berkapasitas besar menjadikan Outlander PHEV 2026 sebagai pilihan yang ramah lingkungan dan ekonomis.

Meskipun kapasitas tangki bensin menyusut, ini adalah konsekuensi logis dari penempatan baterai yang lebih besar dan fokus pada peningkatan jangkauan listrik. Jarak tempuh gabungan yang masih sangat baik menunjukkan bahwa kendaraan ini tetap siap untuk perjalanan jauh, di mana pengisian daya listrik mungkin tidak selalu tersedia. Peningkatan akselerasi yang dihasilkan oleh baterai yang lebih besar juga menjadi nilai tambah yang signifikan, memberikan pengalaman berkendara yang lebih responsif dan menyenangkan, terutama saat menyalip atau berakselerasi keluar dari persimpangan.

Perkiraan harga mulai dari USD 50.498 menempatkan Outlander PHEV 2026 di segmen SUV premium, mencerminkan teknologi canggih dan fitur-fitur yang ditawarkannya. Dengan semakin banyaknya kendaraan elektrifikasi yang hadir di pasar, Mitsubishi Outlander PHEV 2026 siap untuk bersaing dan menawarkan paket yang menarik bagi konsumen yang mencari keseimbangan antara efisiensi, performa, dan teknologi. (lua/dry)