BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Nama Aldi Taher seolah tak pernah berhenti menjadi sorotan publik, senantiasa menyuguhkan tingkah laku unik yang spontan menjadi perbincangan hangat. Fenomena ini mulai mencuat di awal masa pandemi COVID-19, sekitar tahun 2020 hingga 2021, ketika ia mengaku mengalami masa sepi pekerjaan. Kebutuhan untuk membiayai pernikahan serta kebutuhan primer anak seperti susu dan popok menjadi motivasi utamanya untuk terus mencari peluang. Dari masa-masa sulit inilah, muncul serangkaian "kelakuan" khas Aldi Taher yang mengundang tawa getir sekaligus menghibur publik.
Salah satu momen yang paling diingat adalah hebohnya tagar #bacaalquranrekamposting. Setelah didiagnosa menderita kanker getah bening, yang membuatnya jarang tampil di layar kaca, Aldi Taher kembali ke publik dengan jargon unik ini. Awalnya, aksinya ini mendapat apresiasi dan rasa hormat dari masyarakat yang melihatnya sebagai upaya positif untuk tetap terhubung dengan ajaran agama. Namun, seiring waktu, banyak yang mulai merasa risih dan mengkritik gayanya yang dianggap semakin nyeleneh dalam membuat konten sambil melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Perpaduan antara niat baik dan cara penyampaian yang tidak lazim ini menciptakan dilema bagi publik: kagum sekaligus heran.
Tidak berhenti di situ, di tengah euforia pandemi, Aldi Taher mencoba peruntungan lain dengan merilis produk lip balm anti-Corona. Langkah ini tentu saja menimbulkan gelombang hujatan dan komentar sinis dari publik yang menganggapnya sangat haus perhatian. Namun, jika dilihat dari sudut pandang yang lebih empati, ini adalah salah satu cara Aldi Taher untuk bertahan di tengah ketidakpastian dan mencoba menarik perhatian agar tetap relevan di industri hiburan. Ia berusaha sekuat tenaga, meskipun caranya kerap kali mengundang kontroversi.
Kemudian, saat isu rumah tangga Lesti Kejora dan Rizky Billar memanas, Aldi Taher kembali mencuri perhatian dengan merilis lagu berjudul "Rizky Billar I Love You So Much". Alih-alih memperkeruh suasana, lagu ini justru berhasil mengundang gelak tawa banyak orang dengan liriknya yang jenaka dan tak terduga. Aksi ini rupanya menjadi titik balik bagi karirnya. Beberapa stasiun televisi langsung kepincut dan mengundangnya menjadi bintang tamu, membuka kembali pintu kesuksesan baru baginya. Ini menunjukkan bagaimana Aldi Taher mampu mengubah momen sensitif menjadi hiburan yang disukai banyak kalangan.
Memasuki periode 2023-2024, Aldi Taher menunjukkan ketertarikannya pada dunia politik. Ia sempat mendaftarkan diri sebagai calon legislatif dan secara aktif mencari video dukungan dari para artis ternama. Target utamanya adalah Deddy Corbuzier dan Raffi Ahmad, dua figur publik yang sedang berada di puncak popularitas. Dengan gayanya yang khas, ia terus menerus me-mention kedua tokoh tersebut, berharap mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dalam konten. Tingkah lakunya ini kembali mengundang gelitik dan tawa dari publik, yang semakin terhibur dengan kegigihan mantan suami Dewi Perssik ini dalam upayanya masuk ke lingkaran pertemanan para selebriti papan atas.
Kecintaan Aldi Taher terhadap band legendaris Oasis juga tidak pernah surut. Ia sering terlihat mengenakan berbagai merchandise Oasis, bahkan mengungkapkan keinginannya untuk dianggap sebagai "adik bontot" dari Liam dan Noel Gallagher. Kepopulerannya yang kembali meroket membuatnya dilirik oleh para promotor musik. Mengusung konsep karaoke membawakan lagu-lagu Oasis, penampilan panggungnya kini selalu dinantikan oleh banyak orang. Konsep yang sederhana namun menghibur ini berhasil menarik perhatian penonton dan membuatnya semakin eksis di dunia hiburan.
Terbaru, Aldi Taher kembali menjadi viral berkat aksinya "spam komen" di berbagai unggahan publik untuk mempromosikan bisnis burgernya, "Aldis Burger Cempaka Putih". Dengan kalimat khas yang berulang, seperti "Aldis Burger Cempaka Putih rotinya lembut dagingnya juicy lucy feast hindia mahalini rizky febian bisa pesan online," ia rajin membalas berbagai komentar, bahkan di unggahan orang yang tidak ia kenal. Aksi ini dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial seperti Threads, X (dahulu Twitter), dan lainnya. Tidak berhenti di situ, ia juga mengunggah foto Liam dan Noel Gallagher yang disunting dengan program AI untuk mempromosikan burgernya. Meskipun banyak yang meyakini foto tersebut adalah hasil rekayasa, usaha Aldi Taher dalam menarik perhatian publik, termasuk generasi Z dan Alpha, patut diacungi jempol. Ia berhasil menciptakan fenomena baru dan membuktikan bahwa caranya yang unik dan kadang absurd justru menjadi daya tarik tersendiri.

