0

Klasemen Liga Inggris: Arsenal Akhiri Laju Buruk, Liverpool Gusur MU!

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Persaingan di papan atas klasemen Liga Inggris semakin memanas memasuki pekan ke-24. Arsenal berhasil mengakhiri tren minor mereka dengan kemenangan telak, sekaligus memperkokoh posisi puncak klasemen. Sementara itu, Liverpool menunjukkan performa impresif yang membawa mereka merangsek naik ke posisi kelima, menggusur rival abadi mereka, Manchester United.

Arsenal, yang bertandang ke markas Leeds United pada Sabtu (31/1/2026) malam WIB, menampilkan performa superior yang patut diacungi jempol. Skuad The Gunners seolah bangkit dari tidurnya, mengamuk dan membungkam tuan rumah dengan skor telak 4-0. Gol-gol yang dicetak oleh Martin Zubimendi, Viktor Gyokeres, dan dua gol dari Gabriel Jesus menjadi bukti ketajaman lini serang mereka. Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga mengakhiri rentetan tiga pertandingan tanpa kemenangan yang sempat membayangi Arsenal. Sebelum kemenangan ini, tim asuhan Mikel Arteta ini harus puas dengan dua hasil imbang beruntun, yang kemudian diperparah dengan kekalahan dari Manchester United pada pekan sebelumnya. Dengan tambahan tiga poin, Arsenal kini mengoleksi 53 poin, menjauh tujuh angka dari pesaing terdekatnya, Manchester City.

Di sisi lain, Liverpool akhirnya memutus tren negatif mereka di Premier League pada tahun 2026. Setelah melalui rentetan hasil yang mengecewakan, The Reds berhasil bangkit dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Newcastle United di Anfield pada Minggu (1/2/2026) dini hari WIB. Performa gemilang ditampilkan oleh Hugo Ekitike yang menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol. Kemenangan ini memberikan suntikan moral yang sangat dibutuhkan bagi tim asuhan Arne Slot. Tambahan tiga poin ini membuat Liverpool berhasil naik ke posisi kelima klasemen dengan total 39 poin. Posisi ini mereka rebut dari Manchester United yang kini harus turun ke peringkat keenam dengan 38 poin, dan masih memiliki satu pertandingan lebih yang belum dimainkan. Bagi Liverpool, kemenangan ini menjadi yang pertama di Liga Inggris sepanjang tahun 2026, mengakhiri catatan empat hasil imbang dan satu kekalahan yang mereka alami sejak pergantian tahun. Momentum kebangkitan ini tentu menjadi harapan bagi para pendukung The Reds untuk melihat tim kesayangan mereka kembali bersaing di papan atas.

Pertandingan pekan ke-24 juga menyajikan drama yang mendebarkan di Stamford Bridge. Chelsea berhasil melakukan kebangkitan dramatis melawan West Ham United. Tertinggal dua gol di awal pertandingan, The Blues menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Enzo Fernandez di masa injury time, yang disambut dengan euforia oleh para pendukung Chelsea. Hasil ini membawa Chelsea merangsek naik ke posisi keempat klasemen dengan raihan 40 poin, menunjukkan bahwa persaingan di zona Liga Champions semakin ketat.

Analisis Mendalam Klasemen Liga Inggris Pekan ke-24 (Hingga 1 Februari 2026)

Pekan ke-24 Liga Inggris musim 2025/2026 telah menyajikan berbagai dinamika menarik yang mengubah peta persaingan di papan atas maupun papan tengah. Arsenal kokoh di puncak klasemen dengan 53 poin, menunjukkan konsistensi yang luar biasa sepanjang musim ini. Performa mereka yang sempat sedikit goyah berhasil mereka perbaiki dengan kemenangan telak, menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara. Laju buruk yang sempat menghantui mereka kini telah teratasi, dan mereka kembali menunjukkan taringnya sebagai tim yang sulit ditaklukkan.

Manchester City menempati posisi kedua dengan 46 poin dari 23 pertandingan. Meskipun terpaut cukup jauh dari Arsenal, The Citizens masih menjadi ancaman serius dengan catatan 14 kemenangan, 4 imbang, dan 5 kekalahan. Performa mereka yang juga solid, ditambah dengan keunggulan satu pertandingan yang belum dimainkan, menunjukkan bahwa perburuan gelar masih terbuka lebar. Kehadiran mereka di posisi kedua menjadi bukti kekuatan tim asuhan Pep Guardiola yang selalu siap memberikan perlawanan sengit.

Aston Villa menduduki peringkat ketiga, juga dengan 46 poin dari 23 pertandingan. Pencapaian ini sungguh luar biasa bagi The Villans, yang menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Dengan catatan 14 kemenangan, 4 imbang, dan 5 kekalahan, mereka membuktikan bahwa mereka bukan hanya tim kuda hitam, tetapi juga penantang serius di papan atas. Konsistensi mereka patut diacungi jempol, dan mereka terus menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi untuk bersaing di level tertinggi.

Chelsea, setelah kemenangan dramatis melawan West Ham, berhasil naik ke posisi keempat dengan 40 poin dari 24 pertandingan. Momentum kebangkitan yang mereka tunjukkan sangat krusial. Dengan 11 kemenangan, 7 imbang, dan 6 kekalahan, The Blues menunjukkan bahwa mereka memiliki kedalaman skuad dan mentalitas yang kuat untuk bangkit dari situasi sulit. Posisi empat besar ini menjadi target penting bagi mereka untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Liverpool, yang sebelumnya mengalami kesulitan, kini menempati posisi kelima dengan 39 poin dari 24 pertandingan. Kemenangan telak atas Newcastle United menjadi titik balik penting bagi The Reds. Dengan 11 kemenangan, 6 imbang, dan 7 kekalahan, mereka mulai menunjukkan kembali performa terbaiknya. Kembalinya ketajaman lini serang dan soliditas pertahanan menjadi kunci kebangkitan mereka. Target untuk kembali ke zona Liga Champions semakin realistis dengan performa yang ditunjukkan kali ini.

Manchester United harus rela turun ke posisi keenam dengan 38 poin dari 23 pertandingan. Meskipun secara statistik mereka masih unggul dalam jumlah kemenangan dan kekalahan yang lebih sedikit dari Liverpool, satu pertandingan yang belum dimainkan membuat mereka rentan digeser. Performa inkonsisten yang mereka tunjukkan belakangan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Erik ten Hag. Posisi keenam ini tentu bukan target ideal bagi tim sebesar Manchester United, dan mereka perlu segera bangkit untuk kembali ke jalur kemenangan.

Di papan tengah, Fulham dan Everton bersaing ketat di posisi ketujuh dan kedelapan dengan masing-masing 34 poin. Fulham unggul selisih gol, sementara Everton memiliki catatan pertandingan yang sama. Brentford dan Newcastle United menyusul di posisi kesembilan dan kesepuluh dengan 33 poin, menunjukkan betapa rapatnya persaingan di paruh atas klasemen.

Tottenham Hotspur berada di posisi kesebelas dengan 31 poin, diikuti oleh Brighton & Hove Albion di posisi kedua belas dengan 29 poin. Kedua tim ini masih berjuang untuk memperbaiki posisi mereka dan merangsek naik ke papan atas.

West Ham United berada di posisi ketiga belas dengan 27 poin, menunjukkan bahwa performa mereka belum konsisten. Bournemouth menyusul di posisi keempat belas dengan 26 poin. Crystal Palace dan Wolverhampton berada di zona yang lebih rawan di posisi kelima belas dan keenam belas dengan masing-masing 25 dan 24 poin.

Di zona degradasi, Burnley menempati posisi ketujuh belas dengan 21 poin, Leeds United di posisi kedelapan belas dengan 19 poin, Sheffield United di posisi kesembilan belas dengan 17 poin, dan Luton Town di posisi juru kunci dengan 15 poin. Zona degradasi masih sangat ketat, dan setiap poin menjadi sangat berharga bagi tim-tim yang berjuang untuk bertahan di Premier League. Perjuangan di sisa musim ini diprediksi akan semakin sengit, dengan potensi pergeseran posisi yang terus terjadi hingga akhir kompetisi.

Statistik Penting Pekan ke-24:

  • Kemenangan Telak Arsenal: Kemenangan 4-0 atas Leeds United menunjukkan dominasi Arsenal dan kemampuan mereka untuk mengakhiri tren negatif.
  • Kebangkitan Liverpool: Kemenangan 4-1 atas Newcastle United menjadi sinyal kembalinya performa Liverpool, terutama dengan kontribusi dua gol dari Hugo Ekitike.
  • Epic Comeback Chelsea: Kemenangan 3-2 atas West Ham United menunjukkan mentalitas juang Chelsea dan kemampuan mereka untuk membalikkan keadaan.
  • Pergeseran Posisi: Liverpool berhasil menggusur Manchester United dari posisi kelima, menandakan persaingan ketat di papan atas.
  • Papan Tengah yang Rapat: Persaingan di papan tengah sangat ketat, dengan beberapa tim hanya terpaut beberapa poin.
  • Zona Degradasi yang Memanas: Tim-tim di zona degradasi terus berjuang keras untuk keluar dari jurang degradasi, menjadikan setiap pertandingan sangat krusial.

Pekan ke-24 ini telah memberikan banyak pelajaran dan kejutan. Arsenal semakin mantap di puncak, Liverpool menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, dan persaingan di papan atas maupun bawah semakin memanas. Sisa musim ini diprediksi akan menyajikan drama yang lebih seru dan menegangkan.

(krs/cas)