0

Kejurnas Tenis Kasau Cup 2026 Dibuka, 7 Negara Bersaing di Tengah Semarak Kebangkitan Tenis Indonesia

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Kejuaraan bergengsi Kasau Cup 2026 resmi menghentak lapangan tenis Jatayu Denmabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, pekan ini, menandai edisi kedua turnamen yang semakin menunjukkan kelasnya di kancah internasional. Digelar pada tanggal 10 hingga 15 Februari 2026, perhelatan ini bukan sekadar kompetisi tenis biasa, melainkan sebuah simfoni olahraga yang dirangkai sebagai bagian integral dari perayaan 80 tahun pengabdian TNI Angkatan Udara (AU). Antusiasme tinggi terpancar dari partisipasi 335 atlet, baik dari tanah air maupun enam negara asing yang turut meramaikan, yakni Jepang, Prancis, Italia, Hungaria, Rusia, dan Belanda. Mereka bersaing ketat dalam memperebutkan gelar juara di berbagai kategori yang dipertandingkan, sebuah bukti nyata bahwa Kasau Cup 2026 telah menjelma menjadi ajang pembuktian kualitas dan talenta tenis di tingkat global.

Kejuaraan ini membagi kompetisi ke dalam dua segmen utama: kategori umum dan kategori veteran, masing-masing dengan spesifikasi usia dan format yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai jenjang karir dan pengalaman para petenis. Kategori umum membuka pintu bagi atlet berusia minimal 14 tahun untuk unjuk gigi dalam nomor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri. Sementara itu, kategori veteran dirancang khusus untuk para mantan bintang tenis yang ingin terus berkontribusi dalam ekosistem olahraga ini, dengan mempertandingkan nomor ganda putra veteran 125 tahun (minimal usia 55 tahun), ganda putra veteran 85 tahun (minimal usia 40 tahun), serta ganda putri veteran 85 tahun (minimal usia 40 tahun). Pembagian kategori ini menunjukkan komitmen penyelenggara untuk memberikan wadah kompetisi yang inklusif dan relevan bagi seluruh lapisan pegiat tenis.

Melangkah ke tahun kedua penyelenggaraannya, Kasau Cup 2026 menaikkan standar kualitasnya dengan mengadopsi regulasi Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) sebagai acuan utama. Lebih istimewanya lagi, turnamen ini telah terintegrasi penuh dalam sistem Universal Tennis Rating (UTR), sebuah pengakuan internasional yang menjadikan setiap pertandingan sebagai bagian dari proses pembinaan atlet yang terukur dan diakui secara global. Integrasi dengan UTR ini memberikan nilai tambah signifikan, memungkinkan atlet untuk tidak hanya meraih prestasi di turnamen ini, tetapi juga membangun portofolio peringkat mereka di kancah internasional. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan daya saing atlet Indonesia dan membuka peluang mereka untuk tampil di kompetisi-kompetisi tenis dunia.

Marsekal TNI M. Tonny Harjono, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), dalam pidato pembukaannya, menegaskan bahwa penerapan standar internasional ini adalah jaminan kualitas dalam upaya pembinaan prestasi atlet tenis nasional. Beliau optimis bahwa melalui kompetisi yang sarat persaingan dan didukung oleh sistem penilaian yang objektif, para atlet Indonesia akan terdorong untuk meningkatkan level permainan mereka secara signifikan. "Melalui kompetisi yang kompetitif dan berbasis penilaian objektif, diharapkan atlet-atlet Indonesia mampu meningkatkan level permainan dan menembus prestasi yang lebih tinggi," ujar Kasau Tonny Harjono, menekankan pentingnya ekosistem kompetisi yang sehat untuk pertumbuhan atlet.

Kejurnas Tenis Kasau Cup 2026 Dibuka, Ada 7 Negara Ikut

Kasau Tonny Harjono juga menggarisbawahi visi jangka panjang dari pembinaan berkelanjutan yang diusung oleh TNI AU. Tujuannya jelas: melahirkan generasi atlet tenis nasional yang tidak hanya kompetitif di lapangan, tetapi juga memiliki mental juara yang kokoh, serta mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah olahraga, baik di tingkat domestik maupun internasional. "Saya berharap turnamen ini tidak cuma mencetak para juara, tapi juga bisa membangun mental para atlet ke depannya agar bisa bersaing di level internasional," tegas Kasau dalam sambutannya pada Selasa (10/2/2026) pagi WIB. Pernyataan ini mencerminkan komitmen TNI AU untuk tidak hanya menjadi penyelenggara, tetapi juga menjadi katalisator bagi kemajuan olahraga tenis di Indonesia.

Lebih lanjut, Kasau Tonny Harjono mengaitkan inisiatif Kasau Cup 2026 dengan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, mengenai pentingnya perhatian dan apresiasi terhadap atlet berprestasi. TNI AU, melalui berbagai programnya, termasuk penyelenggaraan turnamen seperti Kasau Cup, secara aktif mewujudkan arahan tersebut. Pemberian penghargaan kepada prajurit berprestasi yang berhasil menembus jenjang perwira atas capaian di tingkat internasional menjadi salah satu bentuk nyata apresiasi tersebut. Ini menunjukkan sinergi antara pembinaan olahraga dan penghargaan terhadap dedikasi serta prestasi, sebuah kombinasi yang sangat dibutuhkan untuk memajukan olahraga nasional.

Dalam pelaksanaannya, Kasau Cup 2026 menggandeng Barisan Veteran Tenis Indonesia (Baveti) DKI Jakarta sebagai operator turnamen. Kolaborasi ini sangat strategis, mengingat rekam jejak Baveti yang panjang dan gemilang dalam menggelar berbagai kejuaraan tenis serupa. Dengan pengalaman dan profesionalisme Baveti, Kasau Cup 2026 diprediksi akan menyajikan tontonan yang menarik dan berkualitas tinggi, baik bagi para atlet maupun para pecinta tenis. Kehadiran operator berpengalaman memastikan kelancaran teknis dan kualitas penyelenggaraan yang sesuai dengan standar turnamen internasional.

Ketua Baveti DKI Jakarta, Bapak Susinto Entong, menyambut baik penyelenggaraan Kasau Cup 2026 dan mengungkapkan harapannya yang besar terhadap dampak positif turnamen ini bagi perkembangan olahraga tenis di Indonesia. Beliau melihat turnamen ini sebagai momentum untuk membangkitkan kembali semangat bermain tenis, baik bagi mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia tenis maupun bagi generasi baru yang baru mulai menjajaki olahraga ini. "Harapan kita meningkatkan semangat untuk tetap bermain tenis, baik yang sudah bermain atau baru, karena kita lihat lagi olahraga padel semarak, semua mulai jalan, termasuk tenis karena tenis pernah jadi ikon Indonesia. Waktu SEA Games putra dan putri kita raih medali emas. Ini bisa membangkitkan petenis Junior maupun senior," ujar Bapak Susinto Entong kepada detikSport, menekankan potensi kebangkitan tenis Indonesia.

Pernyataan Bapak Susinto Entong disambut antusias oleh para pegiat tenis, yang melihat Kasau Cup 2026 sebagai sarana vital untuk menemukan bibit-bibit unggul baru di dunia tenis Indonesia. Kehadiran atlet asing dalam turnamen ini menjadi nilai tambah yang tak ternilai, karena memberikan kesempatan bagi petenis lokal untuk bertanding melawan pemain dengan gaya dan pengalaman yang berbeda, sekaligus meningkatkan standar permainan secara keseluruhan. "Semoga turnamen ini bisa lahir bibit-bibit baru, apalagi ada pemain asing, sehingga tenis bisa dikenal lagi di Indonesia. Semakin banyak yang bermain tenis di Indonesia," tambahnya, menutup dengan optimisme tentang masa depan tenis Indonesia. Kasau Cup 2026 bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk kebangkitan dan kejayaan olahraga tenis di tanah air.