0

Kata Ashanty Soal Rumor Aurel Hermansyah Dicuekin Gen Halilintar: "Aku Gak Ngerti Berita Itu, Gak Ada Lah, Masyaallah"

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Hubungan antara Aurel Hermansyah, putri dari Krisdayanti dan Anang Hermansyah, dengan keluarga besar suaminya, Atta Halilintar, yang dikenal sebagai Gen Halilintar, kembali menjadi pusat perhatian publik. Belakangan ini, beredar isu yang cukup santer bahwa Aurel Hermansyah seolah tidak mendapatkan perlakuan istimewa atau bahkan terkesan diabaikan oleh keluarga Gen Halilintar, menyoroti statusnya sebagai menantu yang mungkin tidak terlalu disayangi. Menanggapi ramainya perbincangan publik mengenai hal ini, Ashanty, yang merupakan istri Anang Hermansyah dan ibu sambung dari Aurel, akhirnya angkat bicara memberikan klarifikasi.

Ashanty, yang ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, pada hari Senin, 16 Februari 2026, mengungkapkan ketidakpahamannya terhadap rumor yang beredar. "Aku gak ngerti berita itu, gak ada lah, masyaallah," ujarnya dengan nada sedikit heran. Ia secara tegas membantah adanya perlakuan pengabaian terhadap Aurel. "Menurut aku gak (dicuekin), itu mungkin karena ada video yang ter… ter… ini gitu ya," tambahnya, menyiratkan bahwa ada kemungkinan kesalahpahaman yang timbul akibat potongan video yang beredar dan mungkin tidak utuh konteksnya.

Lebih lanjut, Ashanty mengakui bahwa ia belum sempat membahas isu spesifik ini dengan Aurel secara langsung. "Aku juga belum ngobrol juga tentang hal itu, dan gak ada di acaranya, jadi gak bisa komentar ya. Gak ngerti bahasanya gitu, maaf," jelasnya. Keterbatasan informasi dan belum adanya percakapan mendalam dengan Aurel membuatnya enggan memberikan komentar yang lebih jauh atau terburu-buru. Ia menyadari posisinya sebagai figur publik yang pernyataannya bisa menjadi sorotan dan berpotensi menimbulkan interpretasi yang beragam di masyarakat.

Ashanty kemudian memilih untuk tidak memberikan komentar tambahan mengenai rumor tersebut. Ia beralasan bahwa saat itu ia memiliki agenda yang sangat penting dan mendesak yang harus segera dihadiri. "Aku bukannya gak mau jawab, tapi aku ada meeting penting banget ini mau berangkat," ungkapnya. Selain itu, ia juga menekankan bahwa dirinya sedang mewakili Indonesia dalam sebuah kompetisi internasional. "Yang kedua, kan aku mewakili loh, kita nih lagi ada lomba melawan negara-negara lain, doain ya," pintanya kepada awak media. Dengan kesibukan dan fokus pada tugas penting tersebut, Ashanty merasa tidak tepat untuk larut dalam diskusi mengenai isu yang belum sepenuhnya ia pahami. Ia menegaskan kembali bahwa ia tidak ingin membahas isu yang belum dia pahami sepenuhnya, demi menghindari kesalahpahaman lebih lanjut.

Ashanty menutup pernyataannya dengan spekulasi bahwa kemungkinan besar apa yang terjadi adalah adanya kesalahpahaman di tengah publik. Belum adanya klarifikasi langsung dari pihak keluarga Gen Halilintar atau Aurel sendiri membuat isu ini terus bergulir dan mendapatkan berbagai interpretasi dari warganet. Pentingnya konteks dalam setiap informasi yang beredar, terutama dalam era digital seperti sekarang, menjadi kunci agar tidak terjadi salah tafsir yang merugikan banyak pihak.

Isu ini sendiri mencuat ke permukaan publik setelah beredarnya sebuah potongan video dari acara Tedak Siten Ahmad Arasy, putra dari pasangan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid. Dalam rekaman video tersebut, beberapa penonton dan pengamat media sosial merasa bahwa Aurel Hermansyah mendapatkan perlakuan yang berbeda dibandingkan anggota keluarga Gen Halilintar lainnya. Perbedaan perlakuan ini kemudian menjadi dasar spekulasi bahwa Aurel tidak mendapatkan tempat yang sama di hati keluarga besar suaminya.

Sorotan tajam juga mengarah pada sebuah unggahan di media sosial yang diduga berasal dari ibunda Atta Halilintar, Geni Faruk. Dalam unggahan tersebut, Geni Faruk diduga menuliskan keterangan yang menyebutkan ‘cucu kesayangan’. Namun, tak lama setelah diunggah, keterangan tersebut dikabarkan telah diedit, yang semakin memicu pertanyaan dan dugaan di kalangan warganet. Pengeditan ini, bagi sebagian orang, merupakan indikasi adanya sesuatu yang disembunyikan atau dikoreksi, yang berkaitan dengan perlakuan terhadap cucu-cucunya.

Tak berhenti di situ, spekulasi semakin memanas ketika Atta Halilintar, suami Aurel, sempat mengunggah sebuah pesan di media sosial yang membahas tentang pentingnya self-respect atau harga diri. Pesan ini, meskipun mungkin tidak secara langsung ditujukan untuk isu tersebut, namun muncul di tengah ramainya perbincangan mengenai perlakuan terhadap Aurel, sehingga secara otomatis dikaitkan oleh warganet. Unggahan Atta ini kemudian menjadi salah satu pemicu tambahan bagi netizen untuk terus berspekulasi mengenai keharmonisan hubungan antara Aurel dan keluarga Gen Halilintar.

Keluarga Gen Halilintar sendiri dikenal memiliki cara pandang dan tradisi yang cukup khas. Mereka memiliki dinamika keluarga yang seringkali menarik perhatian publik, terutama karena gaya hidup mereka yang sering berpindah-pindah dan keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan dakwah dan bisnis. Kehadiran Aurel sebagai menantu dalam keluarga besar ini tentu saja menjadi topik diskusi yang menarik, terutama mengingat latar belakangnya yang berbeda dan hubungannya yang erat dengan keluarga Anang Hermansyah.

Dalam budaya Indonesia, hubungan menantu dan mertua seringkali menjadi aspek penting dalam sebuah pernikahan. Dinamika ini bisa sangat bervariasi, dari yang sangat harmonis hingga yang penuh tantangan. Dalam kasus Aurel Hermansyah, posisinya sebagai figur publik yang dikenal luas, ditambah dengan statusnya sebagai istri dari Atta Halilintar, membuat setiap gerak-geriknya, terutama yang berkaitan dengan keluarganya, selalu menjadi sorotan. Keterlibatan Gen Halilintar yang memiliki basis penggemar yang sangat besar di Indonesia dan luar negeri, semakin menambah bobot perhatian publik terhadap setiap interaksi yang terjadi.

Penting untuk dicatat bahwa dalam konteks kebudayaan yang lebih luas, terutama dalam keluarga besar yang memiliki banyak anggota, perhatian dan kasih sayang bisa saja terbagi. Tidak semua anggota keluarga dapat merasakan perhatian yang sama persis pada waktu yang bersamaan, meskipun hal ini tidak selalu berarti ada pengabaian. Faktor usia, kedekatan pribadi, atau bahkan urutan kelahiran cucu bisa saja mempengaruhi cara interaksi yang terjadi. Namun, ketika isu ini menyangkut figur publik, persepsi publik menjadi sangat penting dan seringkali membentuk opini yang kuat.

Pernyataan Ashanty yang terkesan defensif namun tetap berhati-hati menunjukkan bahwa ia berusaha menjaga keseimbangan. Sebagai ibu sambung, ia tentu memiliki kedekatan emosional dengan Aurel dan kemungkinan besar mengetahui lebih banyak daripada yang ia ungkapkan kepada publik. Namun, ia juga memahami bahwa sebagai istri Anang Hermansyah dan bagian dari keluarga besar yang lebih luas, pernyataannya memiliki dampak yang signifikan. Sikapnya yang memilih untuk tidak berspekulasi lebih jauh dan menunggu waktu yang tepat untuk memberikan komentar yang lebih mendalam adalah langkah yang bijaksana.

Media sosial, di satu sisi, telah menjadi alat yang sangat efektif untuk menyebarkan informasi dan membangun komunitas. Namun, di sisi lain, media sosial juga rentan terhadap penyebaran informasi yang belum terverifikasi, kesalahpahaman, dan bahkan hoaks. Potongan video yang diedit, unggahan yang ambigu, dan spekulasi warganet dapat dengan cepat menciptakan narasi yang mungkin tidak sesuai dengan kenyataan. Oleh karena itu, penting bagi publik untuk bersikap kritis dalam menerima informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh rumor yang beredar.

Dalam kasus Aurel Hermansyah dan keluarga Gen Halilintar, isu ini kemungkinan besar akan terus berkembang seiring dengan munculnya informasi baru atau klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Hingga saat ini, statement Ashanty menjadi satu-satunya tanggapan resmi dari lingkungan terdekat Aurel yang dapat dipegang oleh publik. Penting untuk menunggu perkembangan lebih lanjut dan mendengarkan konfirmasi langsung dari Aurel atau Atta Halilintar sendiri untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan akurat mengenai hubungan mereka dengan keluarga Gen Halilintar. Hingga saat itu tiba, publik diimbau untuk tetap bersikap objektif dan tidak terjebak dalam lingkaran spekulasi yang belum tentu berdasar.