BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Kecemasan anak saat harus mengunjungi dokter adalah sebuah realitas yang kerap dihadapi oleh banyak keluarga, dan menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua. Pengalaman yang begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari ini kini diangkat menjadi sebuah karya edukatif melalui kolaborasi antara model ternama Karen Nijsen dan penulis berbakat Maria Ardelia. Keduanya berdedikasi untuk menciptakan sebuah buku yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam bagi anak-anak tentang pentingnya kesehatan dan cara mengatasi rasa takut mereka. Buku yang mereka persembahkan berjudul "Mika & Maka: Berani ke Dokter".
Peluncuran resmi buku "Mika & Maka: Berani ke Dokter" dilaksanakan pada tanggal 16 Januari 2016, di bawah naungan penerbit Stiletto Book. Buku ini dirancang bukan sekadar sebagai bacaan anak, melainkan sebagai sebuah media edukasi yang krusial dalam membangun hubungan yang sehat dan positif antara anak dan orang tua, khususnya terkait dengan kunjungan ke fasilitas kesehatan. Karen Nijsen, dalam sebuah keterangan resmi yang dirilis pada Jumat, 16 Januari 2026, mengungkapkan motivasinya di balik proyek ini. "Banyak orang tua menghadapi kecemasan anak setiap kali harus pergi ke dokter, dan seringkali rasa takut itu tumbuh karena kurangnya pemahaman, atau persepsi yang buruk terhadap profesi medis," ujarnya. Ia menambahkan bahwa ketakutan ini seringkali berakar dari pengalaman negatif yang tidak dikomunikasikan dengan baik atau bahkan dari cerita yang beredar di lingkungan sekitar.
Maria Ardelia, yang turut berperan dalam menghidupkan cerita ini, menimpali pandangan Karen dengan menekankan tujuan utama buku ini. "Melalui Mika dan Maka, kami berusaha mengubah persepsi bahwa dokter bukan sosok yang menakutkan, melainkan teman yang membantu menjaga kesehatan," tegas Maria. Ia menjelaskan bahwa seringkali anak-anak memiliki gambaran dokter sebagai sosok yang hanya akan menyakiti atau memberikan rasa sakit, padahal sejatinya dokter adalah pihak yang berperan penting dalam memastikan kondisi tubuh tetap prima dan menyembuhkan ketika sakit. Pendekatan yang digunakan dalam buku ini adalah dengan memperkenalkan dokter sebagai sahabat yang peduli dan memiliki keahlian untuk membantu.
Inti dari buku ini terletak pada dua tokoh utama yang diciptakan dengan cermat, yaitu Mika dan Maka. Kedua karakter ini dirancang secara spesifik untuk merepresentasikan keragaman anak-anak Indonesia, masing-masing dengan karakter yang berbeda namun saling melengkapi. Maria Ardelia memberikan gambaran lebih detail mengenai kedua tokoh ini. "Mika yang ceria dan ekspresif, serta Maka yang banyak pertimbangan namun senang berpetualang, menunjukkan bahwa setiap anak memiliki cara sendiri dalam menghadapi rasa takut," jelas Maria. Karakter Mika digambarkan sebagai anak yang mudah bergaul, optimis, dan tidak ragu untuk menunjukkan emosinya, sementara Maka digambarkan sebagai anak yang lebih analitis, cenderung memikirkan segala sesuatu sebelum bertindak, namun memiliki jiwa petualang yang tinggi. Perbedaan karakter ini penting untuk menunjukkan kepada pembaca cilik bahwa tidak ada cara yang "salah" dalam merasakan atau menghadapi ketakutan, dan setiap anak memiliki kekuatan serta keunikan tersendiri dalam prosesnya.
"Mika & Maka: Berani ke Dokter" dikemas dalam format cerita yang sederhana namun sangat relevan dengan keseharian anak-anak dan keluarga. Narasi yang dibangun dirancang untuk mudah dipahami oleh anak usia dini hingga prasekolah, dengan bahasa yang ringan dan ilustrasi yang menarik. Buku ini secara khusus menyoroti peran krusial orang tua sebagai pendamping utama anak dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk kunjungan ke dokter. Orang tua diharapkan dapat menggunakan buku ini sebagai alat bantu untuk berkomunikasi dengan anak, menjelaskan proses medis dengan cara yang positif, dan mengurangi kecemasan yang mungkin timbul. Pendekatan ini bertujuan untuk memberdayakan orang tua agar dapat menjadi sumber dukungan emosional dan informasi yang terpercaya bagi anak-anak mereka.
Karen Nijsen secara tegas menekankan filosofi di balik edukasi kesehatan yang disampaikan melalui buku ini. Ia berpendapat bahwa edukasi kesehatan, terutama yang ditujukan kepada anak-anak, tidak seharusnya disajikan dengan cara yang kaku, menakutkan, atau terlalu formal. Sebaliknya, ia meyakini bahwa pembelajaran yang efektif seringkali datang dari pengalaman yang menyenangkan dan interaktif. "Pesan utamanya adalah bahwa edukasi kesehatan bisa dimulai dari rumah, dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Anak tidak perlu dipaksa untuk ‘tidak takut’, tetapi ditemani untuk memahami apa yang sedang mereka hadapi dengan penjelasan dan cerita yang dekat dengan mereka," tuturnya. Pendekatan ini berfokus pada empati dan pemahaman, bukan pada penekanan atau pemaksaan. Ide dasarnya adalah membantu anak membangun pemahaman yang rasional tentang mengapa kunjungan ke dokter itu perlu, apa yang akan terjadi selama kunjungan, dan bagaimana hal itu dapat membantu mereka tetap sehat.
Keindahan visual buku ini didukung penuh oleh karya ilustrasi yang memukau dari Himawati. Ilustrasi yang cerah, ekspresif, dan detail ini sangat penting dalam menarik perhatian anak-anak dan membantu mereka terhubung secara emosional dengan cerita serta karakter-karakternya. Kombinasi antara narasi yang kuat dan visual yang menarik diharapkan dapat menciptakan pengalaman membaca yang berkesan dan berdampak jangka panjang bagi tumbuh kembang anak Indonesia. Karen Nijsen dan Maria Ardelia memiliki harapan besar bahwa buku "Mika & Maka: Berani ke Dokter" ini akan memberikan kontribusi positif yang signifikan.
"Kami berharap buku ini dapat menjadi bagian dari proses tumbuh kembang anak Indonesia yang lebih sehat, tidak hanya secara fisik tetapi juga emosional. Iya karena kesehatan anak adalah fondasi penting bagi generasi masa depan, dan perlu dikenalkan sedini mungkin," pungkas Karen Nijsen. Ia menekankan bahwa kesehatan emosional sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Dengan mengenalkan anak pada konsep kesehatan dan cara mengelola ketakutan mereka sejak dini, diharapkan mereka dapat tumbuh menjadi individu yang lebih percaya diri, tangguh, dan memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga diri. Pengenalan dini ini merupakan investasi berharga untuk masa depan yang lebih baik, baik bagi individu maupun bagi bangsa secara keseluruhan.
Buku "Mika & Maka: Berani ke Dokter" ini direncanakan akan mulai tersedia untuk dibeli di berbagai platform marketplace digital mulai tanggal 19 Januari 2026. Bagi para orang tua dan pihak yang tertarik untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai buku ini, termasuk pembaruan tentang ketersediaan dan promosi, dapat mengikuti akun Instagram resmi @cerita_mikamaka. Akun ini diharapkan menjadi pusat informasi dan interaksi bagi komunitas yang peduli terhadap edukasi kesehatan anak. Melalui upaya kolaboratif ini, Karen Nijsen dan Maria Ardelia berharap dapat menyentuh hati banyak anak dan keluarga, serta menanamkan benih keberanian dan pemahaman tentang kesehatan yang akan tumbuh bersama mereka.

