BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Wolverhampton Wanderers, yang akrab disapa Wolves, akhirnya berhasil mengakhiri tren negatif yang menghantui mereka di musim ini. Dalam sebuah pertandingan yang penuh antisipasi di Molineux Stadium, Sabtu (3/1/2025) malam WIB, pasukan asuhan Rob Edwards sukses membungkam West Ham United dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa, melainkan sebuah pecah telur yang sangat krusial bagi Wolves, menandai raihan poin penuh perdana mereka musim ini setelah melalui rentetan 17 pertandingan tanpa kemenangan. Prestasi buruk ini bahkan melampaui rekor awal musim tanpa kemenangan milik Sheffield United, yang sebelumnya memegang catatan terburuk.
Kemenangan ini tentu menjadi oase di tengah padang pasir bagi para penggemar Wolves. Sejak awal musim, tim berjuluk Serigala ini menjadi satu-satunya tim yang belum pernah merasakan manisnya kemenangan, sebuah rekor yang sangat memprihatinkan. Memasuki paruh kedua musim, tekanan semakin meningkat. Namun, tekad untuk "pecah telur" tampaknya menjadi motivasi luar biasa bagi para pemain Wolves. Misi penting ini berhasil dituntaskan dengan gemilang di kandang sendiri, di hadapan para suporter yang setia menanti.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi, dan Wolves tidak membuang-buang waktu untuk menunjukkan niat mereka. Baru empat menit laga berjalan, Jhon Arias berhasil membuka keunggulan bagi tuan rumah. Gol cepat ini tentu menjadi suntikan moral yang sangat berharga, membangkitkan kepercayaan diri para pemain. Keunggulan Wolves semakin dipertegas pada menit ke-30, ketika wasit menunjuk titik putih setelah terjadinya pelanggaran di area terlarang. Hwang Hee-chan dengan tenang mengeksekusi penalti tersebut, menggandakan skor menjadi 2-0. Sebelum babak pertama usai, publik Molineux kembali bersorak. Pada menit ke-41, Mateus Mane berhasil mencatatkan namanya di papan skor, membuat kedudukan menjadi 3-0.
Memasuki babak kedua, West Ham United berusaha untuk bangkit dan memperkecil ketertinggalan. Namun, solidnya pertahanan Wolves yang dikomandoi oleh para pemain belakang yang disiplin, ditambah dengan determinasi tinggi di lini tengah, membuat setiap upaya tim tamu selalu kandas. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada lagi gol yang tercipta. Skor 3-0 menjadi penanda kemenangan dramatis bagi Wolves.
Kemenangan ini membawa Wolves mengoleksi total enam poin dari 20 pertandingan yang telah dilakoni. Meskipun demikian, posisi mereka di klasemen masih sangat riskan. Saat ini, Wolves tertinggal 12 poin dari Nottingham Forest yang berada di posisi ke-17, zona aman dari degradasi. Dengan sisa 18 pekan kompetisi, tugas berat masih menghadang Wolves untuk bisa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Namun, setidaknya, kemenangan ini memberikan sedikit ruang bernapas dan harapan.
Lebih penting lagi, raihan tiga poin ini membuat Wolves terhindar dari pemecahan rekor start terburuk sepanjang sejarah kompetisi kasta tertinggi Inggris. Rekor tersebut saat ini masih dipegang oleh Bolton Wanderers, yang hanya mampu mengumpulkan satu poin dari 22 laga di musim 1902/1903. Mencapai kemenangan perdana di pekan ke-18 tentu menjadi pencapaian yang berarti dalam konteks ini.
Ini juga menandai kali kedua dalam musim ini Wolves mampu meraih poin dalam dua pertandingan beruntun. Sebelumnya, mereka berhasil menahan imbang Manchester United 1-1 hanya beberapa hari sebelum kemenangan krusial ini. Kemenangan atas West Ham United ini juga merupakan kemenangan pertama Wolves dari 23 partai terakhir mereka di liga, sebuah statistik yang mencerminkan betapa sulitnya perjuangan mereka selama ini.
Sang pelatih, Rob Edwards, yang baru menggantikan Vitor Pereira pada bulan November, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian timnya. "Kami sudah lebih baik dan berkembang, Anda bisa lihat hari ini. Jalan kami sudah benar, itu saja cukup dan menyenangkan bisa menang," ujar Edwards dengan penuh semangat. Ia menambahkan, "Saya rasa kami sudah ada peningkatan dan di jalur yang benar. Kami punya pekan yang bagus dengan empat poin." Pernyataan ini mencerminkan optimisme yang mulai tumbuh di kubu Wolves, seiring dengan performa yang menunjukkan peningkatan.
Analisis lebih mendalam terhadap pertandingan ini menunjukkan beberapa faktor kunci keberhasilan Wolves. Pertama, intensitas permainan yang tinggi sejak menit awal. Gol cepat Jhon Arias menjadi bukti bahwa tim ini siap memberikan perlawanan sengit. Kedua, kedisiplinan dalam menjalankan instruksi pelatih, terutama dalam hal pertahanan. West Ham United, yang dikenal sebagai tim yang cukup kuat, kesulitan menembus benteng pertahanan Wolves yang kokoh. Ketiga, efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Dua gol tambahan, termasuk penalti yang dieksekusi dengan sempurna, menunjukkan ketajaman lini serang Wolves.
Perlu dicatat bahwa kemenangan ini bukan hanya sekadar hasil akhir, tetapi juga sebuah proses evolusi bagi tim Wolves di bawah kepemimpinan Rob Edwards. Sejak mengambil alih kemudi, Edwards tampaknya berhasil menanamkan mentalitas baru kepada para pemainnya. Fokus pada peningkatan performa secara bertahap, membangun kepercayaan diri, dan menjaga momentum positif menjadi kunci. Hasil imbang melawan Manchester United dan kemenangan meyakinkan atas West Ham United adalah bukti nyata dari perubahan tersebut.
Di sisi lain, kekalahan ini tentu menjadi pukulan bagi West Ham United. Tim asuhan David Moyes ini harus segera mengevaluasi performa mereka, terutama dalam menghadapi tim yang bermain dengan determinasi tinggi. Lini pertahanan mereka terlihat rentan, dan lini serang mereka kurang efektif dalam menciptakan peluang bersih. Pertandingan ini menjadi sebuah pengingat bahwa setiap laga di Premier League selalu menyajikan tantangan yang berbeda.
Meskipun demikian, dari sudut pandang Wolves, fokus utama saat ini adalah bagaimana mempertahankan momentum positif ini. Perjuangan mereka untuk bertahan di Premier League masih panjang dan penuh rintangan. Namun, dengan semangat yang ditunjukkan dalam pertandingan ini, serta dukungan dari para suporter, Wolves memiliki peluang untuk bangkit dan membuktikan bahwa mereka layak berada di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menghadapi sisa musim yang akan semakin panas.
Rob Edwards dan staf pelatihnya memiliki tugas untuk terus mengembangkan taktik dan strategi agar Wolves dapat meraih poin-poin penting secara konsisten. Perluasan skuad, perbaikan pada lini tengah yang mungkin masih kurang solid dalam mengontrol permainan secara keseluruhan, serta menjaga kebugaran para pemain kunci akan menjadi prioritas. Para pemain muda yang mulai menunjukkan performa menjanjikan juga perlu terus diberi kesempatan dan pembinaan agar dapat berkembang menjadi aset berharga bagi tim di masa depan.
Pertandingan melawan West Ham United ini bisa menjadi titik balik bagi Wolves. Kemenangan ini bukan hanya tentang skor, tetapi juga tentang semangat juang, keyakinan, dan kerja keras yang ditunjukkan oleh seluruh elemen tim. Penggemar Wolves di seluruh dunia kini bisa sedikit bernapas lega, sambil tetap berharap bahwa tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir musim. Masa depan Wolves masih penuh tanda tanya, namun setidaknya, mereka telah menunjukkan bahwa "Serigala" masih memiliki taring yang tajam dan semangat yang membara.

