0

Hasil Super League: Persebaya Surabaya vs Dewa United Berakhir Imbang 1-1, Bajul Ijo Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Laga lanjutan Super League antara Persebaya Surabaya dan Dewa United yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2026) malam WIB, harus berakhir dengan skor imbang 1-1. Pertandingan yang sarat drama ini menyajikan aksi saling serang kedua tim, namun tak satu pun yang mampu meraih kemenangan penuh. Persebaya sempat unggul lebih dulu, namun keunggulan tersebut berhasil disamakan oleh Dewa United. Situasi semakin memanas ketika salah satu pemain Dewa United harus keluar lapangan akibat kartu merah, memberikan keuntungan bagi Persebaya. Sayangnya, keunggulan jumlah pemain ini tidak mampu dimanfaatkan oleh tim tuan rumah untuk menambah pundi-pundi gol.

Pertandingan baru berjalan seperempat jam, intensitas serangan sudah terasa dari kedua belah pihak. Persebaya Surabaya, yang bermain di hadapan publik sendiri, berupaya mengambil inisiatif serangan sejak peluit dibunyikan. Sejumlah peluang tercipta, namun penyelesaian akhir masih menjadi kendala. Sementara itu, Dewa United menunjukkan perlawanan yang gigih, membangun serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini pertahanan Persebaya. Namun, ketenangan dan antisipasi lini belakang Persebaya, yang dikomandoi oleh Ernando Ari di bawah mistar, berhasil meredam ancaman-ancaman tersebut.

Momentum berpihak pada Persebaya pada menit ke-23. Sebuah pergerakan apik dari Arif Catur di sisi sayap berhasil menciptakan celah di pertahanan Dewa United. Umpan silang mendatar yang dilepaskan oleh Catur disambut dengan sempurna oleh Francisco Rivera di dalam kotak penalti. Tanpa mengontrol bola terlalu lama, Rivera langsung melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dijangkau oleh kiper Dewa United, Sonny Stevens. Gol tersebut disambut meriah oleh para pendukung Persebaya yang memadati Stadion Gelora Bung Tomo. Keunggulan 1-0 ini memberikan motivasi tambahan bagi skuad Bajul Ijo untuk terus menekan.

Namun, keunggulan Persebaya tidak bertahan lama. Dewa United menunjukkan mentalitas juang yang patut diacungi jempol. Memasuki menit ke-30, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari sebuah serangan dari sisi sayap, bola crossing yang dilepaskan berhasil ditepis oleh kiper Persebaya, Ernando Ari. Sayangnya, tepisan tersebut justru mengarah kepada Theo Numberi yang berdiri bebas di posisi yang menguntungkan. Dengan sigap, Theo melepaskan umpan mendatar kepada M. Kafiatur Rizky yang berada di dalam kotak penalti. Kafiatur, dengan tenang, melepaskan tembakan keras ke tiang dekat, merobek jala Ernando Ari. Skor imbang 1-1 ini kembali membangkitkan semangat para pemain Dewa United dan membuat pertandingan semakin terbuka.

Drama berlanjut di menit ke-37. Sebuah momen krusial terjadi ketika Nick Kuipers, bek tengah Dewa United, terpaksa harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Kuipers diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah dinilai melakukan pelanggaran keras terhadap Malik Risaldi yang berpeluang besar untuk mencetak gol. Malik Risaldi berhasil lolos dari kawalan lini belakang Dewa United dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Dalam upaya mencegah gol, Kuipers melakukan tekel yang dianggap membahayakan oleh wasit. Keputusan ini sontak membuat kubu Dewa United memprotes, namun wasit tetap pada keputusannya. Dengan keluarnya Kuipers, Dewa United harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Keunggulan jumlah pemain ini seharusnya menjadi keuntungan besar bagi Persebaya untuk mendominasi jalannya pertandingan di babak kedua. Memasuki paruh kedua, Persebaya langsung mengambil inisiatif menyerang. Sejumlah pemain pengganti pun dimasukkan untuk menambah daya gedor. Berbagai taktik dan strategi coba diterapkan oleh pelatih Persebaya untuk membongkar pertahanan Dewa United yang bermain lebih disiplin dengan 10 pemain. Serangan demi serangan dilancarkan, namun solidnya lini pertahanan Dewa United yang digalang oleh Brian Fatari dan Edo Febriansyah, serta penyelamatan-penyelamatan gemilang dari Sonny Stevens, membuat Persebaya kesulitan untuk mencetak gol.

Dewa United, meskipun bermain dengan 10 orang, tidak lantas bermain bertahan total. Mereka masih mampu melancarkan serangan balik cepat yang cukup berbahaya. Pengalaman para pemain seperti Taisei Marukawa dan Alex Martins di lini depan mampu merepotkan pertahanan Persebaya. Persebaya beberapa kali nyaris mencetak gol melalui tendangan bebas yang dieksekusi oleh Francisco Rivera atau melalui sundulan dari Risto Mitrevski. Namun, keberuntungan seolah enggan berpihak kepada tim tuan rumah. Tiang gawang bahkan sempat memantulkan bola tembakan dari Bruno Moreira di menit-menit akhir pertandingan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah. Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka dengan Dewa United. Hasil ini tentu menjadi evaluasi penting bagi tim Bajul Ijo, terutama terkait efektivitas penyelesaian akhir dan kemampuan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Bagi Dewa United, raihan satu poin di kandang lawan, meskipun bermain dengan 10 orang, patut disyukuri. Hasil imbang ini membuat Persebaya Surabaya tertahan di posisi kelima klasemen sementara Super League dengan mengoleksi 32 poin dari 20 pertandingan. Sementara itu, Dewa United harus puas berada di urutan ke-10 dengan total 24 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Persaingan di papan atas dan papan tengah klasemen Super League semakin ketat memasuki paruh kedua musim.

Susunan Pemain:

Persebaya Surabaya: Ernando Ari (GK), Leo Lelis, Risto Mitrevski, Catur Pamungkas, Jefferson da Silva, Toni Firmansyah, Milos Raickovic, Francisco Rivera, Bruno Moreira, Gali Freitas, Malik Risaldi.

Dewa United: Sonny Stevens (GK), Brian Fatari, Nick Kuipers, Edo Febriansyah, Wahyu Prasetyo, Theofilo Numberi, Muhammad Kafiatur Rizky, Alexis Messidoro, Taisei Marukawa, Noah Wail Sadaoui, Alex Martins.