0

Harga Wuling Air EV Bekas: Potret Pasar Mobil Listrik Terjangkau di Indonesia

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Wuling Air EV, sebuah inovasi dari produsen otomotif Tiongkok, telah berhasil menancapkan kukunya di pasar otomotif Indonesia sebagai salah satu pilihan mobil listrik yang paling terjangkau. Dengan banderol harga baru yang relatif ramah di kantong, yakni mulai dari Rp 180 jutaan untuk model tahun 2024 dan mencapai Rp 250 jutaan untuk varian tertingginya, Wuling Air EV menawarkan solusi mobilitas ramah lingkungan tanpa menguras dompet. Namun, daya tarik utama Wuling Air EV tidak hanya terletak pada harga barunya, melainkan juga pada potensi penurunan harga yang signifikan saat memasuki pasar mobil bekas. Hal ini membuka peluang emas bagi para konsumen yang ingin merasakan sensasi berkendara mobil listrik dengan bujet yang lebih terbatas.

Memasuki ranah mobil bekas, Wuling Air EV menunjukkan pergeseran harga yang cukup dramatis. Data yang dihimpun dari berbagai platform jual beli mobil bekas online menunjukkan bahwa mayoritas unit Wuling Air EV bekas ditawarkan dengan harga di bawah Rp 150 juta. Fenomena ini bukanlah hal yang mengejutkan, mengingat tren depresiasi harga yang umum terjadi pada kendaraan baru setelah melewati masa pakai tertentu. Lebih menarik lagi, bagi para pemburu barang langka dan berani melakukan sedikit riset, unit Wuling Air EV bekas dengan harga di kisaran Rp 100 jutaan pun dapat ditemukan. Ini menjadi bukti nyata bahwa kepemilikan mobil listrik tidak lagi menjadi domain eksklusif bagi kalangan berpenghasilan tinggi.

Salah satu contoh konkret yang dapat dijadikan acuan adalah penawaran Wuling Air EV lansiran tahun 2023 dengan catatan jarak tempuh sekitar 10.000 kilometer. Mobil yang relatif baru ini, bahkan belum genap berusia dua tahun, sudah dapat dipinang dengan harga fantastis Rp 105 juta untuk varian Standard. Perlu dicatat bahwa varian Standard merupakan konfigurasi dasar yang menawarkan pengalaman mobil listrik yang esensial. Sementara itu, untuk varian Long Range, yang dibekali dengan kemampuan jelajah lebih jauh, harganya cenderung lebih tinggi. Sebagai ilustrasi, sebuah unit Wuling Air EV Long Range tahun 2022 dengan jarak tempuh 17.000 kilometer terpantau ditawarkan pada angka Rp 138 juta.

Dalam pantauan yang lebih luas di pasar mobil bekas, rentang harga yang paling sering ditemui untuk Wuling Air EV berkisar antara Rp 120 juta hingga Rp 130 juta. Angka ini tentu saja sangat bergantung pada berbagai faktor, termasuk kondisi fisik kendaraan, riwayat servis, kelengkapan dokumen, serta fitur-fitur tambahan yang mungkin terpasang. Selain itu, jarak tempuh kendaraan juga menjadi pertimbangan penting. Umumnya, unit-unit yang ditawarkan pada rentang harga tersebut memiliki jarak tempuh yang relatif rendah, berkisar antara 10.000 hingga 20.000 kilometer. Hal ini mengindikasikan bahwa kendaraan tersebut masih memiliki umur pakai yang panjang dan belum mengalami keausan yang berarti.

Perbandingan antara harga baru dan harga bekas Wuling Air EV juga sangat menarik untuk dicermati. Jika kita ambil contoh varian yang pada tahun 2024 dibanderol Rp 180 jutaan dan kini di pasar bekas bisa didapatkan dengan harga Rp 110 juta, maka terjadi penurunan harga yang cukup signifikan, yaitu sekitar Rp 70 juta hanya dalam kurun waktu setahun. Fenomena ini semakin mencolok pada varian tertinggi yang pada saat baru mencapai harga Rp 250 jutaan. Ketika unit bekasnya dapat ditemukan di kisaran Rp 130 juta, artinya harga penurunannya mendekati 50%. Angka depresiasi yang substansial ini menjadikan Wuling Air EV bekas sebagai opsi yang sangat menarik bagi konsumen yang cerdas dalam berinvestasi pada kendaraan.

Selain pertimbangan harga, penting juga untuk memahami spesifikasi teknis Wuling Air EV yang menjadikannya primadona di segmen mobil listrik terjangkau. Varian Standard Range dibekali dengan baterai Lithium Ferro-Phosphate (LFP) berkapasitas 17,3 kWh. Kapasitas ini memungkinkan Wuling Air EV untuk menjelajah sejauh 200 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Angka ini sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan sehari-hari, seperti perjalanan ke kantor, berbelanja, atau mengantar anak sekolah.

Bagi para pengemudi yang memiliki frekuensi perjalanan lebih tinggi atau gemar melakukan perjalanan jarak jauh, varian Long Range menjadi pilihan yang lebih ideal. Varian ini dibekali dengan baterai berkapasitas lebih besar, yaitu 26,7 kWh. Dengan kapasitas baterai yang lebih besar ini, Wuling Air EV Long Range mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya. Ini memberikan keleluasaan lebih bagi penggunanya tanpa perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan. Kemampuan jelajah yang meningkat ini membuka lebih banyak opsi penggunaan, termasuk perjalanan luar kota yang lebih jauh.

Dari segi fitur, Wuling Air EV tidak kalah bersaing dengan mobil-mobil konvensional di kelasnya. Produsen telah menyematkan berbagai teknologi canggih dan fungsional untuk menunjang kenyamanan dan keamanan pengemudi maupun penumpang. Beberapa fitur unggulan yang sudah tersedia pada varian Standard antara lain Electric Power Window untuk kemudahan membuka dan menutup jendela, Multifunction Steering Wheel yang memungkinkan kontrol berbagai fungsi kendaraan tanpa melepaskan tangan dari kemudi, serta USB Charging Port untuk mengisi daya perangkat elektronik. Keamanan baterai juga menjadi prioritas, terbukti dengan adanya rating IP67 waterproof battery, yang menjamin ketahanan baterai terhadap air dan debu, serta mencegah risiko korsleting.

Varian Long Range, sebagai konfigurasi yang lebih tinggi, menawarkan kelengkapan fitur yang jauh lebih premium. Salah satu pembaruan paling mencolok adalah hadirnya Integrated Floating Widescreen. Sistem ini terdiri dari layar meter cluster berukuran 10,25 inci yang menampilkan informasi penting seputar kendaraan, serta layar head unit dengan ukuran yang sama untuk sistem hiburan dan navigasi. Fitur lain yang disematkan pada varian ini meliputi keyless entry yang memudahkan akses masuk kendaraan, synthetic leather seat yang memberikan nuansa mewah dan nyaman, Smart Start System untuk kemudahan menyalakan mesin, serta Extended Horizon LED DRL (Daytime Running Light) yang memberikan tampilan depan mobil lebih modern dan futuristik.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, baik dari sisi harga baru maupun harga bekas, serta fitur-fitur modern yang tersemat, Wuling Air EV terus membuktikan diri sebagai pionir dalam elektrifikasi mobilitas di Indonesia. Pasar mobil bekas Wuling Air EV yang kian ramai menjadi indikasi kuat bahwa mobil listrik mulai terjangkau oleh lebih banyak lapisan masyarakat. Hal ini tidak hanya menguntungkan konsumen secara finansial, tetapi juga berkontribusi positif terhadap upaya pengurangan emisi karbon dan penciptaan lingkungan yang lebih bersih. Bagi Anda yang sedang mencari kendaraan ramah lingkungan dengan bujet terbatas, menjelajahi pasar Wuling Air EV bekas bisa menjadi langkah awal yang sangat bijak.

Perkembangan pasar mobil listrik bekas seperti Wuling Air EV juga mencerminkan adaptasi industri otomotif terhadap tren global. Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan dan dorongan dari pemerintah untuk beralih ke kendaraan listrik, investasi pada mobil listrik bekas kini menjadi opsi yang semakin menarik. Konsumen tidak hanya mendapatkan keuntungan dari harga yang lebih rendah, tetapi juga turut serta dalam ekosistem kendaraan listrik yang sedang berkembang pesat. Fleksibilitas penggunaan Wuling Air EV, terutama untuk mobilitas perkotaan yang padat, semakin memperkuat posisinya sebagai pilihan cerdas di pasar otomotif Indonesia.

Lebih lanjut, daya tarik Wuling Air EV bekas juga didukung oleh biaya operasional yang relatif rendah dibandingkan mobil konvensional. Biaya pengisian daya listrik umumnya lebih murah daripada membeli bahan bakar minyak, terutama jika memanfaatkan tarif listrik rumah tangga di luar jam beban puncak. Selain itu, mobil listrik memiliki lebih sedikit komponen bergerak dibandingkan mobil bermesin pembakaran internal, sehingga potensi biaya perawatan jangka panjang juga cenderung lebih rendah. Ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi para pemilik Wuling Air EV bekas, baik dari sisi pengeluaran rutin maupun biaya tak terduga.

Prospek pasar Wuling Air EV bekas di masa mendatang diperkirakan akan terus positif. Seiring dengan bertambahnya populasi kendaraan listrik di jalanan, ketersediaan unit bekas pun akan semakin melimpah. Hal ini berpotensi mendorong persaingan yang lebih sehat antar penjual, yang pada gilirannya dapat menguntungkan konsumen melalui penawaran harga yang lebih kompetitif. Selain itu, perkembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di berbagai kota di Indonesia juga akan semakin memudahkan para pemilik Wuling Air EV, baik yang baru maupun bekas, untuk melakukan pengisian daya kapan pun dan di mana pun mereka membutuhkannya.

Penting bagi calon pembeli Wuling Air EV bekas untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum memutuskan untuk membeli. Selain memeriksa kondisi fisik kendaraan seperti cat, bodi, dan interior, perhatian khusus juga harus diberikan pada kondisi baterai. Baterai merupakan komponen paling krusial pada mobil listrik, dan performanya akan sangat memengaruhi jarak tempuh serta biaya penggantian di masa depan. Meminta catatan riwayat servis kendaraan, serta melakukan inspeksi oleh mekanik yang ahli dalam mobil listrik, dapat menjadi langkah pencegahan yang bijaksana untuk menghindari kerugian di kemudian hari.

Dengan segala pertimbangan di atas, Wuling Air EV bekas menawarkan sebuah kombinasi yang menarik antara keterjangkauan, keberlanjutan, dan teknologi modern. Bagi para individu atau keluarga yang mencari solusi mobilitas perkotaan yang efisien dan ramah lingkungan, pasar mobil bekas Wuling Air EV menyajikan peluang yang sayang untuk dilewatkan. Investasi pada mobil listrik bekas kini bukan lagi sekadar mimpi, melainkan sebuah realitas yang semakin dapat dijangkau oleh masyarakat luas di Indonesia. (dry/din)