0

Gol Cepat Joao Pedro Bawa Chelsea Ungguli Burnley di Babak Pertama

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Chelsea sementara memimpin 1-0 atas Burnley di akhir babak pertama pertandingan Liga Inggris yang berlangsung di Stamford Bridge pada Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Gol kilat yang dicetak oleh Joao Pedro di menit keempat menjadi pembeda dalam duel yang cukup intens ini. Sejak peluit awal dibunyikan, The Blues menunjukkan dominasi yang signifikan, menguasai bola hingga lebih dari 70 persen. Statistik ini tercermin dari jumlah tembakan yang mereka lepaskan, yaitu lima percobaan, dua di antaranya mengarah tepat sasaran dan menciptakan dua peluang bersih.

Di sisi lain, Burnley tidak tinggal diam dan beberapa kali berhasil menciptakan ancaman berbahaya ke pertahanan Chelsea. Tim tamu mampu melepaskan lima tembakan, dengan dua di antaranya juga tepat sasaran, namun belum ada yang berbuah gol atau menciptakan peluang bersih yang krusial. Pertandingan ini, yang merupakan bagian dari jadwal Liga Inggris, memperlihatkan strategi yang berbeda dari kedua tim. Chelsea, sebagai tuan rumah, berusaha keras untuk memanfaatkan keunggulan kandang, sementara Burnley berupaya keras untuk memberikan perlawanan dan mencuri poin dari salah satu tim besar di kompetisi ini.

Jalannya pertandingan babak pertama menyajikan duel yang menarik. Chelsea memulai laga dengan tempo tinggi, dan upaya agresif mereka langsung membuahkan hasil. Pada menit keempat, gol pembuka tercipta berkat kolaborasi apik. Berawal dari umpan Moises Caicedo kepada Pedro Neto, bola kemudian diteruskan dengan sebuah crossing mendatar yang membelah pertahanan Burnley. Tanpa pengawalan ketat, Joao Pedro dengan sigap menyontek bola dari jarak dekat di depan gawang. Meskipun kiper Burnley, Martin Dubravka, berusaha keras menjangkaunya sambil jatuh, bola sudah terlebih dahulu melewati garis gawang. Gol cepat ini memberikan keunggulan 1-0 bagi Chelsea.

Setelah tertinggal, Burnley mencoba merespons dengan melancarkan beberapa peluang berbahaya yang sempat mengancam gawang Chelsea. Salah satu momen penting terjadi ketika Hannibal Mejbri melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, bola hasil sepakan gelandang muda itu masih mampu ditangkap dengan baik oleh kiper Chelsea, Robert Sanchez. Tak lama kemudian, giliran Lesley Ogochukwu yang mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan keras dari sudut sempit. Upaya pemain Burnley ini juga berhasil ditepis oleh Sanchez, menunjukkan ketangguhan lini pertahanan Chelsea di bawah tekanan.

Setelah berhasil mencetak gol, Burnley menerapkan strategi bertahan yang cukup rapat. Hal ini membuat lini serang Chelsea kesulitan untuk menembus pertahanan mereka dan menciptakan peluang-peluang yang berarti. Namun, sebuah momen kesalahan di lini belakang Burnley akhirnya membuka kembali celah bagi Chelsea. Kesalahan komunikasi antar pemain bertahan mereka memberikan kesempatan emas kepada Cole Palmer yang berhasil lolos dan berada di posisi menguntungkan di depan gawang. Dalam kawalan dua bek lawan, Palmer melepaskan tembakan mendatar yang diarahkan ke sudut gawang. Sayangnya, kiper Martin Dubravka kembali menunjukkan refleks yang baik dan berhasil menahan laju bola, menggagalkan potensi gol kedua bagi Chelsea.

Hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah, Chelsea, tetap bertahan. Pertandingan ini menunjukkan bahwa meskipun Chelsea mendominasi penguasaan bola, Burnley mampu memberikan perlawanan yang berarti dan menciptakan beberapa ancaman. Babak kedua diprediksi akan semakin menarik dengan kedua tim berusaha keras untuk mengubah kedudukan sesuai keinginan mereka. Strategi pergantian pemain dan taktik baru kemungkinan akan diterapkan oleh kedua pelatih untuk meraih hasil maksimal. Kemenangan di kandang sendiri akan menjadi target utama Chelsea untuk menjaga momentum mereka di Liga Inggris, sementara Burnley akan berjuang keras untuk setidaknya meraih hasil imbang atau bahkan membalikkan keadaan.

Susunan pemain kedua tim yang diturunkan sejak awal pertandingan juga patut menjadi sorotan. Dari kubu CHELSEA, tim yang diturunkan adalah: Robert Sanchez di bawah mistar gawang, dengan kuartet pertahanan yang diisi oleh Reece James, Wesley Fofana, Trevoh Chalobah, dan Malo Gusto. Lini tengah diperkuat oleh kombinasi Moises Caicedo, Andrey Santos, dan Cole Palmer, yang bertugas sebagai gelandang serang. Di lini depan, Chelsea mengandalkan Pedro Neto dan Joao Pedro untuk menggedor pertahanan lawan, dengan dukungan dari Enzo Fernandez yang berperan sebagai playmaker. Formasi ini menunjukkan ambisi Chelsea untuk menyerang sejak awal pertandingan dan memanfaatkan kecepatan serta kreativitas para pemainnya.

Sementara itu, BURNLEY menurunkan skuad sebagai berikut: Martin Dubravka kembali dipercaya menjaga gawang tim. Lini pertahanan diisi oleh pemain seperti Humphreys, Joe Worrall, Maxime Esteve, dan Kyle Walker. Lini tengah menjadi area yang cukup padat dengan kehadiran Ogochukwu, Laurent, dan Jaidon Anthony, yang bertugas sebagai gelandang pekerja keras. Di lini serang, Burnley mengandalkan duet Marcus Edwards dan Zian Flemming untuk menciptakan gol, dengan dukungan dari Hannibal Mejbri yang sering kali naik membantu serangan. Susunan pemain ini menunjukkan bahwa Burnley siap untuk bermain disiplin di lini pertahanan sambil mencari celah untuk melakukan serangan balik cepat.

Pertandingan ini menjadi bukti bahwa setiap pertandingan di Liga Inggris selalu menyajikan kejutan dan drama. Gol cepat Joao Pedro memang menjadi momen krusial di babak pertama, namun sisa 90 menit pertandingan masih sangat panjang. Burnley memiliki waktu untuk mengevaluasi strategi mereka dan mencoba membalikkan keadaan. Sebaliknya, Chelsea harus tetap waspada dan tidak lengah, karena satu gol dari Burnley bisa mengubah dinamika pertandingan secara drastis. Faktor kebugaran pemain, pengambilan keputusan yang tepat, dan sedikit keberuntungan juga akan turut menentukan hasil akhir dari laga penting ini. Para penggemar sepak bola di seluruh dunia akan menantikan kelanjutan pertandingan ini dengan penuh antusiasme.