0

Flick Tetap Sempurna di Final: 8 Laga, 8 Trofi! Barcelona Raih Piala Super Spanyol 2026 dan Pertahankan Dominasi.

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Barcelona secara dramatis berhasil menjuarai Piala Super Spanyol 2026 setelah melalui laga final yang mendebarkan melawan rival abadi mereka, Real Madrid. Kemenangan ini tidak hanya menambah deretan trofi bagi klub Catalan, tetapi juga mengukuhkan rekor impresif pelatih Hansi Flick di partai puncak. Pelatih asal Jerman ini mencatatkan delapan kemenangan dari delapan penampilan finalnya, sebuah pencapaian luar biasa yang menunjukkan konsistensi dan kehebatan taktisnya di momen-momen krusial. Laga final yang digelar di King Abdullah Sport City pada Senin (12/1/2026) dini hari WIB ini menyajikan tontonan berkualitas tinggi, di mana Barcelona sempat unggul dua kali di babak pertama melalui gol-gol ciamik dari Raphinha dan penyerang veteran Robert Lewandowski. Namun, Real Madrid, dengan semangat juang pantang menyerah, berhasil menyamakan kedudukan berkat gol-gol yang dicetak oleh Vinicius Junior dan talenta muda Gonzalo Garcia. Pertarungan sengit berlanjut hingga babak kedua, di mana Barcelona akhirnya memastikan kemenangan 3-2 berkat gol kedua Raphinha yang dicetak pada menit ke-73, sekaligus mencetak hat-trick dalam pertandingan tersebut.

Kemenangan ini berarti Barcelona berhasil mempertahankan gelar Piala Super Spanyol yang mereka raih pada musim sebelumnya, bahkan mengulang kesuksesan mengalahkan lawan yang sama, Real Madrid. Jika dibandingkan dengan kemenangan 5-2 pada final musim lalu, skor 3-2 kali ini menunjukkan bahwa Madrid telah memberikan perlawanan yang jauh lebih ketat. Namun, hasil akhir tetap sama, yaitu kemenangan untuk Barcelona. Dengan tambahan trofi Piala Super Spanyol ini, Barcelona kini telah mengoleksi total 16 gelar dalam kompetisi tersebut, semakin memperkokoh posisi mereka sebagai klub tersukses di ajang ini. Bagi Hansi Flick, kemenangan ini semakin menyempurnakan catatan rekornya yang nyaris tanpa cela di partai final. Delapan kemenangan dari delapan kesempatan adalah bukti nyata dari kemampuannya dalam mempersiapkan tim dan membuat keputusan yang tepat di bawah tekanan tertinggi. Rincian delapan kemenangan tersebut terbagi antara lima partai yang diraihnya bersama Bayern Munich dan tiga partai bersama Barcelona.

Selama membesut Bayern Munich, Hansi Flick telah menorehkan sejarah dengan memenangkan berbagai kompetisi prestisius. Ia berhasil meraih Piala DFB (Piala Jerman) pada 4 Juli 2020, mengalahkan Bayer Leverkusen dengan skor 4-2. Selang beberapa bulan, ia memimpin Bayern menjuarai Liga Champions Eropa pada 23 Agustus 2020, dengan kemenangan tipis 1-0 atas Paris Saint-Germain dalam final yang penuh tensi. Momentum kesuksesan berlanjut dengan kemenangan di Piala Super Eropa pada 24 September 2020, di mana Bayern Munich mengalahkan Sevilla 2-1 melalui perpanjangan waktu. Kemudian, pada 30 September 2020, Bayern Munich kembali mengangkat trofi Piala Super Jerman setelah mengalahkan Borussia Dortmund 3-2. Puncak kejayaan bersama Bayern ditutup dengan kemenangan di Piala Dunia Antarklub pada 11 Februari 2021, mengalahkan Tigres UANL 1-0.

Setelah meninggalkan Bayern Munich, Hansi Flick mengambil alih kemudi Barcelona. Di klub barunya, ia melanjutkan tradisi kemenangan di partai final. Pada 12 Januari 2025, ia membawa Barcelona meraih gelar Piala Super Spanyol pertama di bawah kepelatihannya, dengan kemenangan meyakinkan 5-2 atas Real Madrid. Prestasi ini diikuti dengan kemenangan dramatis di final Copa del Rey pada 26 April 2025, di mana Barcelona berhasil mengalahkan Real Madrid 3-2 melalui perpanjangan waktu, menunjukkan ketangguhan mental timnya. Dan yang terbaru, pada 12 Januari 2026, Barcelona kembali menjadi kampiun Piala Super Spanyol, mengalahkan Real Madrid lagi dengan skor 3-2, melengkapi kesempurnaan rekor delapan kemenangan final Flick.

Rekor Hansi Flick di partai final sangatlah impresif. Berikut adalah rincian lengkapnya:

  • Piala DFB (Piala Jerman) 4 Juli 2020: Bayer Leverkusen 2-4 Bayern Munich
  • Liga Champions 23 Agustus 2020: PSG 0-1 Bayern Munich
  • Piala Super Eropa 24 September 2020: Bayern Munich 2-1 Sevilla (extra time)
  • Piala Super Jerman 30 September 2020: Bayern Munich 3-2 Borussia Dortmund
  • Piala Dunia Antarklub 11 Februari 2021: Bayern Munich 1-0 Tigres UANL
  • Piala Super Spanyol 12 Januari 2025: Real Madrid 2-5 Barcelona
  • Copa del Rey 26 April 2025: Barcelona 3-2 Real Madrid (extra time)
  • Piala Super Spanyol 12 Januari 2026: Barcelona 3-2 Real Madrid

Dengan performa luar biasa yang ditunjukkan oleh Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick, pertanyaan besar kini muncul: bisakah sang pelatih melanjutkan tren positif ini di sisa musim 2026? Barcelona masih memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara di dua kompetisi penting lainnya, yaitu Copa del Rey dan Liga Champions. Jika Flick mampu membawa timnya meraih kemenangan di kedua kompetisi tersebut, maka ia akan semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pelatih paling sukses di era modern, dengan jumlah gelar yang terus bertambah secara signifikan. Perjalanan Barcelona di bawah Flick memang menarik untuk terus diikuti, terutama melihat bagaimana ia akan menghadapi tantangan-tantangan di fase-fase krusial kompetisi yang tersisa. Potensi untuk menambah koleksi gelar musim ini sangat terbuka lebar, dan para penggemar Barcelona tentu berharap optimisme ini akan terwujud menjadi gelar-gelar tambahan yang membanggakan.

Kekuatan lini serang Barcelona yang diisi oleh pemain-pemain berkualitas seperti Raphinha, yang terbukti menjadi pembeda di final Piala Super Spanyol ini, serta Robert Lewandowski yang masih menunjukkan ketajamannya, menjadi modal berharga. Ditambah lagi dengan soliditas pertahanan dan kedalaman skuad yang dimiliki, Barcelona memiliki fondasi yang kuat untuk bersaing di semua kompetisi. Hansi Flick sendiri dikenal dengan pendekatannya yang pragmatis namun efektif, serta kemampuannya dalam membangun chemistry tim yang kuat. Pengalaman dan rekam jejaknya yang sempurna di partai final memberikan kepercayaan diri tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.

Pertandingan final Piala Super Spanyol ini sendiri memberikan gambaran tentang dinamika persaingan di sepak bola Spanyol. Real Madrid, meskipun kalah, telah menunjukkan bahwa mereka adalah lawan yang tangguh dan selalu siap memberikan perlawanan sengit. Pertemuan kedua tim di final selalu menyajikan drama dan intensitas tinggi, yang semakin menambah nilai prestise dari kompetisi ini. Kemenangan Barcelona kali ini, meskipun diraih dengan skor yang lebih tipis dibandingkan musim lalu, tetaplah sebuah pencapaian yang sangat berarti dan menunjukkan bahwa mereka mampu mempertahankan mental juara.

Ke depan, fokus Hansi Flick dan Barcelona dipastikan akan tertuju pada sisa pertandingan di Copa del Rey dan Liga Champions. Dengan sisa musim yang masih panjang dan persaingan yang ketat, setiap pertandingan akan menjadi ujian. Namun, jika Barcelona dapat mempertahankan konsistensi permainan mereka, memanfaatkan momen-momen krusial, dan terus menunjukkan determinasi yang sama seperti di partai final, maka tidak ada yang mustahil bagi mereka untuk meraih lebih banyak trofi. Rekor sempurna Hansi Flick di final adalah sebuah testimoni atas kemampuannya, dan tantangan terbesarnya kini adalah bagaimana ia dapat menerjemahkan kesuksesan di final menjadi keberhasilan di kompetisi yang lebih panjang dan menuntut. Fans Barcelona tentu berharap bahwa era keemasan di bawah kepelatihan Flick akan terus berlanjut.