0

Etenia Croft dan Farel Prayoga Bersatu dalam "Peganglah Tanganku", Simbol Harapan di Tengah Bencana

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Di tengah gelombang duka dan keprihatinan yang melanda Indonesia akibat berbagai musibah alam, sebuah karya musik kolaboratif hadir sebagai pelipur lara dan penguat semangat. "Peganglah Tanganku", sebuah lagu yang diciptakan oleh Marvel Marlon, menjadi simbol doa dan harapan yang melibatkan sejumlah musisi muda berbakat Tanah Air. Tak hanya Farel Prayoga yang namanya sudah begitu populer, penyanyi cilik Etenia Croft juga turut ambil bagian dalam proyek menyentuh ini, bersama dengan duo Aviwkila (Thana Ajeng dan Uki Diqie), Vania Latifa, serta Princess Hurrem. Lagu ini bukan sekadar rangkaian nada dan lirik, melainkan sebuah dekapan audio yang hangat, menawarkan kekuatan di saat rapuh, dan mengingatkan bahwa secercah harapan selalu ada meski badai menerpa.

"Peganglah Tanganku" lahir dari kepedulian mendalam terhadap kondisi bangsa. Liriknya yang sarat makna dan emosi secara puitis menggambarkan ketangguhan manusia dalam menghadapi ujian hidup, kehilangan, dan kehancuran. Namun, di balik kesedihan yang terlukis, terselip pesan kuat tentang optimisme. Lagu ini secara gamblang mengingatkan bahwa harapan tidak boleh padam, sekuat apapun badai menerjang, bahkan ketika langit terasa runtuh dan air seolah terus meninggi. Pesan ini disampaikan dengan penuh kehangatan, mengajak setiap pendengar untuk merenungi kekuatan persaudaraan dan pentingnya saling mengulurkan tangan.

Etenia Croft, dengan suara merdunya yang khas, mengungkapkan harapan terbesarnya dari lagu ini. Ia berharap "Peganglah Tanganku" dapat menjadi katalisator bagi semua orang untuk saling bergandengan tangan, membantu sesama tanpa memandang perbedaan. "Lagu ini berisi doa dan harapan untuk saudara-saudara kita yang sedang susah. Harapannya mari kita saling berpegangan tangan untuk bersama-sama saling membantu tanpa memandang ras, suku dan agama," ujar Etenia Croft kepada detikcom, Kamis (5/2/2026). Bagi Etenia, kekuatan terbesar lagu ini terletak pada kedalaman liriknya yang mampu menyentuh hati dan memberikan dorongan semangat. "Lirik dari lagu ini sangat menyentuh, setiap katanya sungguh bermakna. Semoga lagu ini bisa memberikan kekuatan untuk kita semua," tambahnya, menunjukkan betapa ia merasakan energi positif yang ingin dibagikan melalui karya ini.

Senada dengan Etenia, Marvel Marlon selaku pencipta lagu dan produser, menegaskan bahwa "Peganglah Tanganku" dipersembahkan secara khusus untuk para korban bencana, dengan fokus utama pada anak-anak yang paling rentan terdampak. "Lagu ini kami persembahkan khusus untuk membangkitkan semangat saudara-saudara kita, terutama anak-anak yang terdampak bencana. Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian," tegas Marvel Marlon. Pernyataan ini menunjukkan komitmen besar di balik lagu ini, yaitu untuk memberikan dukungan moral dan emosional kepada mereka yang kehilangan segalanya. Ini adalah upaya untuk mengingatkan para korban bahwa mereka memiliki kekuatan untuk bangkit kembali, dan bahwa ada banyak orang yang peduli dan siap membantu.

Proses produksi lagu ini dilakukan dengan sangat serius dan profesional. Di bawah naungan label FP Music, Marvel Marlon tidak hanya bertindak sebagai pencipta lagu, tetapi juga sebagai produser yang memastikan kualitas audio terbaik. Sentuhan musik dari Jason Timothy yang ahli dalam merangkai melodi, serta iringan gitar dari Koko Iryawansyah, berhasil menciptakan atmosfer yang magis, menyentuh, namun tetap megah. Perpaduan suara para musisi muda yang beragam, masing-masing dengan ciri khasnya, menciptakan harmoni yang indah dan kuat, semakin memperkuat pesan yang ingin disampaikan.

Tidak hanya dari segi audio, kualitas visual dari video musik "Peganglah Tanganku" juga menjadi perhatian utama. Digarap oleh Next Production, video klip ini menampilkan sisi humanis dan kekuatan doa yang luar biasa. Visualnya dirancang untuk menggugah empati penonton, mengajak mereka untuk kembali peduli terhadap sesama dan lebih menjaga kelestarian bumi yang kita tinggali. Video musik ini bukan sekadar pelengkap lagu, melainkan sebuah narasi visual yang kuat, yang memperkuat pesan-pesan tentang solidaritas, harapan, dan tanggung jawab kolektif.

"Peganglah Tanganku" kini telah dapat dinikmati di seluruh platform digital, sebuah langkah strategis untuk memastikan pesan positif ini dapat menjangkau khalayak yang lebih luas. Lagu ini diharapkan dapat menjadi penguat hati bagi siapa saja yang sedang menghadapi kesulitan, menjadi pengingat bahwa di balik setiap kesulitan, selalu ada harapan dan kemungkinan untuk kebangkitan. Sebagaimana pelangi yang muncul setelah badai reda, lagu ini menyajikan optimisme bahwa masa depan yang lebih baik selalu menanti.

Kolaborasi Etenia Croft dan Farel Prayoga dalam "Peganglah Tanganku" menandai sebuah era baru dalam musik Indonesia, di mana para musisi muda bersatu padu untuk menciptakan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki makna sosial yang mendalam. Farel Prayoga, yang telah dikenal luas berkat kepiawaiannya membawakan lagu-lagu ceria dan menyentuh, kini kembali menunjukkan kematangannya dalam membawakan lagu bernuansa kepedulian. Kehadiran Farel dalam proyek ini tentu saja menjadi daya tarik tersendiri, memperluas jangkauan pendengar dan memberikan semangat ekstra. Kolaborasinya dengan Etenia Croft, yang dikenal dengan pembawaan lagu-lagunya yang penuh perasaan, menciptakan sebuah duet yang harmonis dan menyentuh. Suara mereka yang berbeda namun saling melengkapi, berhasil membawakan lirik-lirik yang sarat makna dengan emosi yang tulus.

Selain Etenia Croft dan Farel Prayoga, kontribusi dari duo Aviwkila, Vania Latifa, dan Princess Hurrem juga sangat berarti. Masing-masing memberikan warna unik pada lagu ini, memperkaya harmonisasi dan kedalaman emosional. Aviwkila, dengan gaya musik mereka yang khas, membawa sentuhan yang segar dan modern, sementara Vania Latifa dan Princess Hurrem menambahkan kelembutan dan kekuatan vokal yang melengkapi keseluruhan komposisi. Keragaman musikalitas yang dihadirkan oleh para musisi ini menjadikan "Peganglah Tanganku" sebuah karya yang utuh dan menyentuh dari berbagai sisi.

Pesan yang ingin disampaikan melalui "Peganglah Tanganku" sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini. Indonesia seringkali dihadapkan pada berbagai bencana alam, mulai dari gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga erupsi gunung berapi. Bencana-bencana ini tidak hanya menyebabkan kerugian materiil yang besar, tetapi juga menimbulkan trauma psikologis yang mendalam bagi para korban, terutama anak-anak. Lagu ini hadir sebagai bentuk empati dan solidaritas dari para insan musik kepada mereka yang sedang berjuang. Melalui liriknya yang menggugah, lagu ini mengajak masyarakat untuk tidak larut dalam kesedihan, melainkan untuk bangkit dan saling membantu.

Marvel Marlon, sebagai pencipta lagu, patut diapresiasi atas ide briliannya ini. Ia berhasil merangkum perasaan kepedihan, kehilangan, namun juga harapan yang kuat dalam sebuah melodi yang indah dan lirik yang puitis. Proses kreatif di balik "Peganglah Tanganku" menunjukkan bahwa musik memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menyatukan, menginspirasi, dan memberikan kekuatan. Ini adalah bukti nyata bahwa karya seni dapat menjadi agen perubahan sosial yang efektif.

Lebih lanjut, pemilihan musisi muda berbakat untuk proyek ini juga merupakan langkah strategis. Generasi muda saat ini memiliki kepedulian sosial yang tinggi dan kemampuan untuk menyuarakan pesan-pesan penting melalui karya-karya mereka. Kolaborasi antara Etenia Croft, Farel Prayoga, Aviwkila, Vania Latifa, dan Princess Hurrem tidak hanya menghasilkan musik yang berkualitas, tetapi juga menjadi contoh positif bagi generasi muda lainnya untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial. Mereka membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Video musik "Peganglah Tanganku" yang digarap oleh Next Production, turut memperkuat pesan kemanusiaan. Visualnya yang menyentuh, menampilkan cuplikan-cuplikan yang menggambarkan perjuangan para korban bencana, namun juga momen-momen kebersamaan dan harapan. Adegan-adegan dalam video tersebut mampu membangkitkan rasa empati dan mengajak penonton untuk berperan aktif dalam membantu. Penggunaan visual yang kuat ini menjadikan pesan lagu lebih mudah diterima dan meresap ke dalam benak penonton.

Keberadaan lagu ini di berbagai platform digital merupakan langkah krusial dalam penyebarannya. Di era digital ini, platform streaming musik menjadi sarana utama bagi masyarakat untuk menikmati karya musik. Dengan ketersediaannya secara luas, "Peganglah Tanganku" diharapkan dapat didengarkan oleh jutaan orang, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kancah internasional. Hal ini akan semakin memperluas dampak positif dari lagu ini dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya solidaritas kemanusiaan.

"Peganglah Tanganku" bukan sekadar sebuah lagu, melainkan sebuah gerakan moral yang dibalut dalam harmoni musik. Lagu ini mengajarkan kita bahwa di tengah badai kehidupan, kekuatan terbesar datang dari persatuan dan kepedulian. Dengan menggenggam tangan satu sama lain, kita dapat melewati segala kesulitan dan membangun masa depan yang lebih baik. Kolaborasi antara Etenia Croft, Farel Prayoga, dan musisi berbakat lainnya ini patut mendapatkan apresiasi tertinggi, karena telah berhasil menciptakan karya yang tidak hanya indah didengar, tetapi juga bermakna dalam. Lagu ini akan terus bergema, mengingatkan kita akan pentingnya kasih sayang, empati, dan kekuatan persaudaraan dalam menghadapi setiap tantangan yang datang.