0

Empat Pegolf Junior Indonesia Ukir Prestasi, Raih Tiket ke Faldo Junior Tour Asia Grand Final

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Gemuruh tepuk tangan membahana di Gunung Geulis Country Club, Bogor, Jawa Barat, saat Faldo Series Indonesia 2026 resmi berakhir pada 8 Februari lalu. Turnamen bergengsi ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi para pegolf junior berbakat dari seluruh penjuru negeri, tetapi juga menjadi gerbang pembuka mimpi bagi empat talenta muda Indonesia untuk berlaga di panggung internasional. Kifata Aftar (putra U21), William Justin Wijaya (putra U16), Sania Talita Wahyudi (putri U21), dan Elevania Nurfasha (putri U16) berhasil mengamankan tiket berharga untuk mewakili Merah Putih di Faldo Junior Tour Asia Grand Final ke-17 yang akan diselenggarakan di Laguna Lang Co, Vietnam, pada 22-24 April 2026.

Perjalanan menuju podium tertinggi di Faldo Series Indonesia tidaklah mudah. Para pegolf muda ini harus menunjukkan ketahanan mental, strategi matang, dan pukulan-pukulan akurat di setiap hole. Kifata Aftar, atlet muda asal Sumatera Utara, berhasil menjuarai kategori putra U21 dengan total skor 216, tiga pukulan di atas par. Kemenangan ini diraihnya dengan keunggulan tipis satu pukulan atas Kenneth Henson Sutianto dari DKI Jakarta. Kifata mengaku sempat tidak memedulikan papan skor, fokus pada permainan aman dan menikmati setiap prosesnya. "Hari ini aku benar-benar tidak melihat papan skor. Tiba-tiba pas sampai ternyata aku yang menang. Main aman saja dan jalani prosesnya," ungkap Kifata penuh haru.

Di kategori putra U16, William Justin Wijaya dari Jawa Timur tampil memukau dengan total skor 213 atau bahkan par. Performa gemilangnya di putaran terakhir dengan mencatatkan skor 69 menjadi kunci kemenangannya, mengungguli Yujun Cha dari Sim’s Academy dengan selisih satu pukulan. William menekankan pentingnya menjaga ketenangan di bawah tekanan, terutama pada hole-hole krusial menjelang akhir pertandingan. "Yang paling penting tetap tenang di bawah tekanan, terutama di hole-hole akhir," ujarnya mantap.

Sementara itu, di nomor putri U21, Sania Talita Wahyudi dari Maja Golf Club sukses merengkuh gelar juara dengan total skor 218, lima pukulan di atas par. Ia berhasil meninggalkan pesaing terdekatnya, Renoctoviana Ramadhiani Said dari DKI Jakarta, dengan selisih delapan pukulan. Sania menyadari tantangan yang diberikan oleh kondisi lapangan yang semakin berat akibat hujan, namun ia mampu menjaga konsistensinya. "Lapangan lebih berat karena hujan, tetapi saya bisa menjaga permainan. Senang bisa menang dan lolos ke Vietnam," tuturnya dengan senyum lebar.

Tidak kalah membanggakan, pegolf muda asal Jawa Barat, Elevania Nurfasha, keluar sebagai juara di kelas Girls U16 dengan total skor 233. Ia menunjukkan dominasinya dengan keunggulan 13 pukulan atas Freya Julia Davania dari Sumatera Utara. Kemenangan ini menjadi bukti kerja keras dan dedikasi Elevania dalam mengasah kemampuannya.

Keberhasilan keempat pegolf junior ini tidak lepas dari komitmen kuat Gunung Geulis Country Club dalam program pembinaan pegolf junior yang telah digagas sejak 2025. Chairman Birdie Bandits, Agung Budiman, menyatakan kebanggaannya atas terselenggaranya kembali ajang Faldo Series di Indonesia setelah sempat absen cukup lama. "Turnamen ini merupakan event junior internasional yang lama absen di Indonesia. Kami berkomitmen menghadirkan Faldo Series selama tiga tahun ke depan," tegas Agung.

Selain mempertandingkan Faldo Junior Tour, Faldo Series Indonesia juga menggelar Faldo Futures Tour yang memberikan kesempatan bagi 12 pegolf muda untuk tampil di Futures Final di The Belfry, Inggris. Di divisi putra, Dyllan Michio Satriobudi meraih gelar juara di kelas 11-12 tahun, Bradley Tanady unggul di kelas 9-10 tahun, dan Hiro Isaac Sung menjadi yang terbaik di kelas 7-8 tahun. Sektor putri juga tidak kalah seru, dengan Cheng Guo menjuarai kelas 11-12 tahun, Amira Permadi meraih kemenangan di kelas 9-10 tahun, dan Rayna Rachmat tampil sebagai juara di kelas 7-8 tahun.

Faldo Series Indonesia menjadi bukti nyata betapa besarnya potensi golf junior di Tanah Air. Keberhasilan para pegolf muda ini tidak hanya membanggakan bagi diri mereka sendiri dan keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi pegolf berikutnya. Dengan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak, diharapkan akan semakin banyak atlet golf junior Indonesia yang mampu bersaing di kancah internasional, mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang bergengsi.

Perjalanan ke Vietnam nanti akan menjadi pengalaman yang tak ternilai bagi Kifata, William, Sania, dan Elevania. Mereka akan berhadapan dengan talenta-talenta terbaik dari seluruh Asia, menguji batas kemampuan mereka, dan belajar dari setiap pertandingan. Kesempatan ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah yang telah mereka tunjukkan. Semoga mereka dapat memberikan yang terbaik dan membawa pulang kebanggaan bagi Indonesia.

Lebih dari sekadar kompetisi, Faldo Series juga menjadi ajang untuk membangun karakter, sportivitas, dan persahabatan antar pegolf muda. Interaksi dengan pegolf dari berbagai negara akan membuka wawasan mereka tentang budaya yang berbeda dan memperluas jaringan pertemanan mereka di dunia golf. Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka dalam perjalanan karier golf mereka di masa depan.

Penyelenggaraan Faldo Series Indonesia yang sukses ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Gunung Geulis Country Club dan Birdie Bandits. Komitmen mereka untuk memajukan golf junior di Indonesia patut diapresiasi. Dengan dukungan yang terus mengalir, masa depan golf Indonesia terlihat semakin cerah, di mana talenta-talenta muda seperti Kifata, William, Sania, dan Elevania dapat terus berkembang dan mengukir prestasi gemilang di tingkat dunia.

Perjuangan di Faldo Junior Tour Asia Grand Final akan menjadi ujian sesungguhnya bagi para wakil Indonesia. Mereka harus siap menghadapi persaingan yang lebih ketat dan tantangan yang lebih besar. Namun, dengan persiapan yang matang dan mental yang kuat, bukan tidak mungkin mereka akan mampu memberikan kejutan dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dukungan dari seluruh rakyat Indonesia akan menjadi suntikan semangat tersendiri bagi mereka dalam menghadapi setiap pukulan di lapangan golf Vietnam.

Keberhasilan di Faldo Series ini juga menjadi pengingat akan pentingnya pembinaan atlet usia dini yang berkelanjutan. Investasi dalam pengembangan bakat muda adalah kunci untuk menciptakan generasi juara di masa depan. Dengan adanya ajang seperti Faldo Series, para pegolf junior memiliki kesempatan emas untuk mengasah kemampuan mereka, mendapatkan pengalaman bertanding yang berharga, dan merasakan atmosfer kompetisi internasional sejak dini. Hal ini akan sangat membantu dalam membentuk mental juara yang kuat dan profesionalisme seorang atlet.

Dukungan dari orang tua dan keluarga juga memegang peranan penting dalam kesuksesan para pegolf muda ini. Mereka adalah garda terdepan yang memberikan motivasi, dukungan moral, dan pengorbanan demi mewujudkan impian anak-anak mereka. Kemenangan ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan pengabdian mereka.

Seluruh rangkaian Faldo Series Indonesia 2026 telah memberikan pengalaman yang berharga bagi seluruh peserta. Bagi mereka yang berhasil lolos ke babak Grand Final, ini adalah sebuah pencapaian luar biasa. Bagi yang belum beruntung, ini adalah pelajaran berharga untuk terus berlatih dan berjuang di masa mendatang. Semangat kompetisi yang sehat dan rasa persaudaraan yang terjalin antar pegolf akan selalu menjadi nilai tambah dari setiap ajang olahraga.

Dengan diselenggarakannya Faldo Series selama tiga tahun ke depan, Indonesia semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu tuan rumah turnamen golf junior internasional yang penting. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan golf di Tanah Air, baik dari sisi pembinaan atlet maupun promosi pariwisata olahraga.

Kisah perjuangan Kifata Aftar, William Justin Wijaya, Sania Talita Wahyudi, dan Elevania Nurfasha di Faldo Junior Tour Asia Grand Final nanti akan menjadi inspirasi bagi banyak anak muda Indonesia. Semoga mereka dapat tampil maksimal, menikmati setiap momen pertandingan, dan membawa pulang kebanggaan bagi bangsa dan negara. Semangat juang dan pantang menyerah adalah bekal terbaik yang mereka miliki.