BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Ibunda Virgoun, Eva Manurung, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya menyambut pernikahan putranya dengan Lindi Fitriyana. Dalam momen penuh haru tersebut, Eva tak hanya melayangkan doa restu untuk kelanggengan rumah tangga Virgoun dan Lindi hingga akhir hayat, tetapi juga membuka hati lebar-lebar untuk menerima kehadiran cucu baru kelak. "Kita menerima cucu atau keluarga yang tambah, apa pun itu bentuknya ya namanya pernikahan kan gitu kan. Kan saya juga orangnya peduli sama anak-anak. Apapun itu ya kalau memang itu untuk mendatangkan kebahagiaan kenapa gak, kita terima kan gitu," ujar Eva Manurung kepada detikcom di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, kemarin.
Ucapan penuh kasih sayang dari Eva Manurung ini seolah menjadi angin segar di tengah perjalanan hidup Virgoun yang kerap dilanda badai. Pernikahan ini diharapkan menjadi babak baru yang lebih tenang dan penuh berkah. Eva, sebagai seorang ibu, tentu mendambakan kebahagiaan yang paripurna bagi buah hatinya. Kehadiran Lindi Fitriyana sebagai pendamping hidup Virgoun disambut dengan tangan terbuka, menandakan penerimaan tulus dari Eva terhadap pilihan putranya. Baginya, kebahagiaan Virgoun adalah prioritas utama, dan kehadiran keluarga baru tentu akan menambah semarak dan kehangatan dalam kehidupan mereka.
Senada dengan ibundanya, kakak Virgoun, Febby Carol, turut menyampaikan doa dan pesan yang tak kalah menyentuh. Febby berharap pernikahan Virgoun kali ini menjadi yang terakhir, sebuah penegasan akan keinginan agar sang adik menemukan pelabuhan terakhirnya dalam kehidupan berumah tangga. "Harapannya, semoga doa untuk adikku ya, Virgoun dengerin nih Kakak nih pesen ya. Semoga langgeng sampai kakek-nenek dan semoga rezekinya bertambah. Untuk Lindi juga kalau bisa langgeng ya semuanya baik dan sayang sama anak-anak ya, itu sih doa Kakak. Pokoknya baik untuk kalian semua," ucap Febby Carol dengan nada tulus. Pesan Febby Carol ini menegaskan dukungan penuh dari keluarga besar Virgoun untuk kelangsungan dan keharmonisan rumah tangga barunya.
Eva Manurung sendiri memiliki harapan yang sangat spesifik dan mendalam untuk pernikahan Virgoun kali ini. Ia berharap agar pernikahan dengan Lindi Fitriyana menjadi yang terakhir, sebuah titik akhir dari segala drama dan lika-liku yang pernah menghampiri kehidupan percintaan Virgoun. "Ehm… kalau harapan saya sih cukup inilah yang terakhir. Nomor satu ya, gak ada lagi di kemudian hari, ah break-lah, apalah segala macam, gak," tegas Eva. Ungkapan ini menunjukkan kerinduannya akan stabilitas dan kebahagiaan yang langgeng bagi Virgoun. Ia tak ingin lagi melihat putranya terperosok dalam kegagalan rumah tangga.
Puncak momen haru terjadi ketika Eva menceritakan pengalaman Virgoun bersujud di hadapannya. Dalam momen yang sarat makna itu, Eva tak hanya memberikan restu, tetapi juga nasihat yang mendalam. "Doaku waktu dia sujud sama aku kemarin, aku cuma cuma bilang, nikah ini adalah megah. Ketika kita kenal wanita ini pilihan, jadi tolong berikan hati. Didik istrimu dan menjadi lebih baik lagi. Nomor satu… cukup ini yang terakhir. Kalaupun kamu nanti gimana-gimana, udah sendiri saja, tapi itu saya tidak mendoakan ya. Doa saya selalu menyertai dia supaya semua jadi baik," tuturnya. Kalimat-kalimat ini bukan sekadar doa, melainkan sebuah amanat dan bimbingan dari seorang ibu kepada anaknya. Eva ingin Virgoun memahami betapa pentingnya menjaga dan menghargai Lindi, serta terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Ia juga menegaskan bahwa dirinya selalu mendoakan kebaikan untuk Virgoun, meskipun dengan nada tegas untuk menyadarkannya.
Eva Manurung memiliki pandangan yang bijak mengenai perjalanan hidup Virgoun, termasuk berbagai pernikahan dan perceraian yang telah dilaluinya. Ia meyakini bahwa setiap peristiwa, baik suka maupun duka, adalah bagian dari rencana Tuhan yang memiliki makna tersendiri. "Apa yang terjadi sekarang ini semua berurutan itu Tuhan punya maksud, ada makna tertentu yang terselip kita gak paham dan gak mengerti. Setiap kali ada satu hal yang terjadi berarti Tuhan menegur kalau itu tidak baik. Tolong dipahami," pesan Eva Manurung. Pandangan ini mencerminkan keyakinan Eva akan adanya hikmah di balik setiap cobaan, dan bahwa Tuhan senantiasa memberikan teguran serta pelajaran agar umat-Nya tidak tersesat.
Eva juga mendorong Virgoun untuk mengambil hikmah dari setiap lika-liku perjalanan hidupnya. "Nah kejadian ini pun yuk kita sama-sama apa, sama-sama berkaca diri, sama-sama menundukkan hati, menundukkan diri ya. Dulu kan saya udah bilang, ini nasihat untukmu. Saya gak mungkin berkali-kali lagi bicara kan. Ini nasihat untukmu setiap kali saya bicara mungkin agak keras, ini nasihat untukmu agar kakimu tidak terjerembab di kemudian hari," ungkapnya. Ajakan untuk berkaca diri dan menundukkan hati ini menunjukkan keinginan Eva agar Virgoun merenungi kesalahannya di masa lalu dan belajar dari pengalaman tersebut. Ia berharap Virgoun tidak mengulangi kesalahan yang sama dan dapat melangkah ke depan dengan lebih bijak dan hati-hati.
Lebih lanjut, Eva Manurung menegaskan doa terbaiknya untuk keutuhan dan kebahagiaan keluarga besarnya. Ia berharap Tuhan senantiasa melindungi anak-anak hingga cucu-cucunya, serta memberikan mereka kebaikan dan keberkahan. "Kita semua berdoa keluarga biar semua jadi baik, anak-anak baik, cucu-cucuku jadi orang baik semua. Itu aja sih harapannya di kemudian hari aku tutup mata bahagia, udah itu aja ya," tukas Eva Manurung. Doa ini bukan hanya untuk Virgoun, tetapi juga untuk seluruh anggota keluarga besar. Eva mendambakan sebuah keluarga yang harmonis, di mana setiap anggotanya tumbuh menjadi pribadi yang baik dan saleh. Harapan terakhirnya adalah dapat menutup mata dalam keadaan bahagia melihat kebaikan dan kebahagiaan keluarganya.
Secara keseluruhan, berita ini menggambarkan sosok Eva Manurung sebagai ibu yang penuh kasih sayang, bijak, dan senantiasa mendoakan kebaikan untuk putranya. Pernikahan Virgoun dengan Lindi Fitriyana menjadi momen penting yang disambut dengan penuh harapan oleh Eva dan keluarga. Doa-doa tulus, nasihat mendalam, dan penerimaan yang hangat menjadi bukti cinta dan dukungan keluarga untuk Virgoun dalam memulai lembaran baru kehidupannya. Pernikahan ini diharapkan menjadi bukti nyata bahwa di setiap akhir ada awal yang baru, dan bahwa pelajaran dari masa lalu dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan yang lebih cerah. Eva Manurung telah menunjukkan bagaimana seorang ibu dapat menjadi sumber kekuatan dan inspirasi bagi anaknya, bahkan di tengah badai kehidupan. Dengan doa dan restu yang tulus, ia berharap Virgoun dan Lindi dapat membangun rumah tangga yang kokoh, penuh cinta, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh keluarga.

