0

Denza B5 Udah Mejeng di Dealer, Bisa Dipesan dengan DP Rp 50 Juta!

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Kabar gembira bagi para pecinta otomotif di Indonesia yang mengidamkan SUV tangguh dengan teknologi ramah lingkungan. Merek Denza, yang berada di bawah naungan raksasa otomotif Tiongkok, BYD, secara resmi telah membuka keran pemesanan untuk model terbarunya, Denza B5. Para calon konsumen yang berminat untuk menjadi yang pertama memiliki SUV plug-in hybrid (PHEV) ini kini dapat melakukan pemesanan dengan membayarkan Down Payment (DP) sebesar Rp 50 juta. Kehadiran Denza B5 di pasar Indonesia semakin mendekati kenyataan, terbukti dengan pendaftarannya di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM, sebuah langkah strategis yang menandakan keseriusan BYD untuk merambah lebih jauh di pasar otomotif nasional. Pendaftaran merek Denza B5 ini dilakukan oleh BYD Company Limited, yang berpusat di Shenzhen, Tiongkok, dan secara spesifik masuk dalam kategori kelas 12, yaitu untuk kendaraan bermotor, mempertegas identitasnya sebagai sebuah produk otomotif roda empat.

Sebelumnya, Denza B5 telah menarik perhatian publik saat dipamerkan perdana di Indonesia, tepatnya dalam sebuah pameran otomotif bergengsi yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang. Pameran ini menjadi ajang penting bagi BYD untuk memperkenalkan lebih dekat teknologi dan keunggulan Denza B5 kepada masyarakat Indonesia, sekaligus mengumpulkan berbagai masukan berharga dari para calon konsumen. Sambutan positif yang diterima dari para pengunjung pameran tampaknya menjadi salah satu dorongan bagi BYD untuk segera membawa model ini ke pasar. Keputusan untuk membuka pemesanan melalui dealer Denza menandakan bahwa Denza B5 kini tidak hanya sekadar pajangan, melainkan sebuah produk yang siap untuk dimiliki oleh konsumen tanah air.

Richie Lie, Branch Manager Denza Arista BSD, mengkonfirmasi langsung kepada detikOto mengenai prosedur pemesanan Denza B5. Ia menjelaskan bahwa untuk dapat memesan unit Denza B5, calon konsumen diwajibkan untuk menyetorkan DP sebesar Rp 50 juta. Angka ini menjadi bukti awal komitmen para calon pembeli terhadap SUV yang diprediksi akan menjadi pesaing kuat di segmennya. Lebih lanjut, Richie Lie juga memberikan gambaran mengenai estimasi harga jual Denza B5 di Indonesia, yang diperkirakan akan berada di kisaran Rp 1,2 miliar. Harga ini mencerminkan posisi Denza B5 sebagai SUV premium yang menawarkan teknologi canggih dan performa tinggi.

Luther Panjaitan, Head of PR and Government BYD Indonesia, sebelumnya telah mengungkapkan bahwa BYD memiliki strategi yang matang dalam memperkenalkan Denza B5 ke pasar Indonesia. Ia menekankan bahwa BYD tidak ingin terburu-buru dalam memboyong model ini ke Tanah Air. "Memang Denza B5 ini kan sudah ada di pasar global, mungkin kalau lihat di internet sudah cukup beredar namun untuk market Indonesia kami tidak mau terlalu terburu-buru dan tergesa-gesa," jelas Luther. Pendekatan ini menunjukkan bahwa BYD sangat memperhatikan riset pasar dan kesiapan infrastruktur pendukung di Indonesia sebelum meluncurkan produk secara masif. Pihak BYD ingin memastikan bahwa konsumen Indonesia mendapatkan produk terbaik dengan layanan purna jual yang memadai.

Denza B5 sendiri bukanlah SUV biasa. Kendaraan ini dibangun di atas platform DMO (Dual-Mode Off-road) yang merupakan inovasi eksklusif dari BYD. Arsitektur DMO ini merupakan sebuah terobosan karena memadukan keunggulan struktur body-on-frame yang dikenal tangguh untuk medan berat, dengan sistem penggerak plug-in hybrid yang efisien dan ramah lingkungan. Perpaduan unik ini membuat Denza B5 memiliki karakter yang berbeda dari SUV ramah lingkungan lainnya yang umumnya masih menggunakan struktur monokok yang lebih mengutamakan kenyamanan di perkotaan. Platform DMO ini dirancang untuk memberikan keseimbangan optimal antara performa off-road yang mumpuni dan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Dari sisi performa, Denza B5 dibekali dengan mesin bensin turbo berkapasitas 1.5 liter. Mesin ini tidak bekerja sendirian, melainkan dikombinasikan dengan dua motor listrik yang kuat, serta sistem penggerak empat roda (All-Wheel Drive / AWD). Konfigurasi ini menghasilkan tenaga gabungan yang impresif, mencapai 425 kW, dan torsi puncak sebesar 760 Nm. Angka-angka ini menjamin akselerasi yang sangat responsif. Buktinya, Denza B5 mampu melesat dari posisi diam (0 km/jam) hingga kecepatan 100 km/jam hanya dalam waktu 4,8 detik saja. Performa akselerasi yang secepat kilat ini menempatkan Denza B5 sejajar dengan banyak mobil sport berperforma tinggi.

Tak hanya bertenaga, Denza B5 juga dibekali dengan teknologi baterai yang canggih dan terpercaya. Kendaraan ini menggunakan baterai BYD Blade dengan kapasitas 31,8 kWh. Kapasitas baterai ini memungkinkan Denza B5 untuk menempuh jarak sejauh 90 kilometer dalam mode sepenuhnya listrik (electric-only mode). Jarak tempuh ini sangat ideal untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan, di mana mobilitas seringkali terbatas pada jarak pendek dan menengah. Dengan kemampuan menempuh jarak yang signifikan dalam mode listrik, Denza B5 menawarkan opsi berkendara yang lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Kehadiran Denza B5 di Indonesia merupakan langkah strategis BYD untuk memperluas portofolio produknya di pasar otomotif yang terus berkembang pesat. Dengan menawarkan kombinasi antara desain SUV yang tangguh, teknologi plug-in hybrid yang canggih, performa yang mengagumkan, dan efisiensi energi yang baik, Denza B5 berpotensi besar untuk menarik minat konsumen yang mencari kendaraan yang serbaguna, modern, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Pembukaan pemesanan dengan DP yang relatif terjangkau ini diharapkan dapat memicu minat awal dan membentuk basis konsumen loyal sebelum peluncuran resminya. BYD tampaknya serius dalam upayanya untuk menjadi pemain utama di industri otomotif Indonesia, khususnya di segmen kendaraan elektrifikasi dan hybrid.

Lebih jauh lagi, keputusan BYD untuk memasarkan Denza B5 di Indonesia juga mencerminkan kepercayaan mereka terhadap potensi pasar otomotif Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang stabil, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, serta selera konsumen yang semakin modern, menjadi faktor-faktor pendukung yang sangat menarik bagi produsen otomotif global. Dengan model seperti Denza B5, BYD tidak hanya menawarkan sebuah kendaraan, tetapi juga sebuah gaya hidup baru yang menggabungkan performa, teknologi, dan keberlanjutan.

Proses pendaftaran merek di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM menunjukkan bahwa BYD telah melewati tahap awal regulasi dan perizinan yang diperlukan untuk memperkenalkan produk baru di Indonesia. Ini adalah langkah penting yang menunjukkan keseriusan dan perencanaan jangka panjang dari BYD. Pendaftaran ini juga berfungsi sebagai perlindungan hukum terhadap hak kekayaan intelektual merek Denza B5 di wilayah Indonesia, mencegah kemungkinan adanya peniruan atau penggunaan yang tidak sah.

Informasi mengenai Denza B5 yang sudah mejeng di dealer dan dapat dipesan dengan DP Rp 50 juta memberikan gambaran yang lebih konkret bagi para penggemar otomotif. Mereka kini memiliki kesempatan untuk melihat langsung wujud fisik mobil ini, merasakan langsung sensasi berada di dalamnya, dan yang terpenting, mengambil langkah awal untuk memilikinya. Keterbukaan informasi seperti ini sangat penting untuk membangun kepercayaan konsumen dan menciptakan antisipasi pasar yang positif.

Perlu dicatat bahwa Denza merupakan salah satu merek premium di bawah BYD, yang dikenal dengan fokus pada kendaraan listrik dan hybrid berperforma tinggi. Dengan demikian, Denza B5 diharapkan membawa standar kualitas dan teknologi yang lebih tinggi dibandingkan dengan model-model BYD lainnya yang mungkin sudah beredar di pasar. Hal ini juga sejalan dengan perkiraan harga jualnya yang berada di kisaran Rp 1,2 miliar, menempatkannya di segmen SUV premium yang dihuni oleh berbagai merek internasional ternama.

Kehadiran Denza B5 dengan teknologi PHEV-nya juga sejalan dengan tren global menuju elektrifikasi di sektor otomotif. Semakin banyak negara yang mendorong penggunaan kendaraan rendah emisi untuk mengurangi polusi udara dan emisi gas rumah kaca. Indonesia, sebagai negara dengan populasi besar dan pertumbuhan ekonomi yang pesat, memiliki potensi besar untuk mengadopsi teknologi kendaraan ramah lingkungan ini.

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, mulai dari platform DMO yang inovatif, performa buas, hingga efisiensi baterai BYD Blade, Denza B5 diprediksi akan menjadi pilihan menarik bagi konsumen Indonesia yang menginginkan SUV yang tidak hanya tangguh dan mewah, tetapi juga memiliki kesadaran lingkungan yang tinggi. Pembukaan pemesanan ini menjadi penanda awal dari era baru SUV PHEV di Indonesia, dan Denza B5 siap memimpin tren tersebut.