0

Dampak Kilat Cancelo dalam Kekalahan Barcelona dari Sociedad: Sebuah Analisis Mendalam

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Kepulangan Joao Cancelo ke Barcelona di bursa transfer Januari ini disambut antusias oleh para penggemar. Pemain asal Portugal itu, yang sebelumnya sempat membela Blaugrana dengan status pinjaman pada musim 2023/2024, kini kembali memperkuat lini pertahanan tim asuhan Hansi Flick. Namun, debutnya di paruh kedua musim ini diwarnai dengan hasil yang pahit. Barcelona harus menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Real Sociedad dalam lanjutan LaLiga di Estadio Municipal de Anoeta, Senin (19/1/2026) dini hari WIB. Cancelo sendiri masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-62, menggantikan Alejandro Balde, namun kehadirannya tak mampu membalikkan keadaan.

Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi Barcelona dalam upaya mereka mempertahankan puncak klasemen LaLiga. Sejak awal pertandingan, intensitas tinggi tersaji di Anoeta. Real Sociedad tampil agresif dan mampu merepotkan pertahanan Barcelona. Keunggulan akhirnya berhasil mereka raih di menit ke-32 melalui gol Mikel Oyarzabal. Gol tersebut tercipta memanfaatkan kelengahan lini belakang Barcelona, sebuah situasi yang seringkali menjadi sorotan dalam performa tim Catalan di musim ini. Tertinggal satu gol, Barcelona berusaha bangkit, namun lini serang mereka belum mampu menembus pertahanan kokoh Sociedad.

Masuknya Joao Cancelo di menit ke-62 menjadi angin segar bagi Barcelona. Hansi Flick, sang pelatih, memutuskan untuk memasukkan Cancelo untuk memberikan dimensi baru di sisi sayap. Flick sendiri mengakui fleksibilitas Cancelo yang bisa bermain di kedua sisi pertahanan. "Dia bisa bermain di kedua sayap. Kami memutuskan untuk memasukkannya menggantikan Balde. Dia bisa bermain di kedua posisi itu, hanya itu yang bisa saya katakan," ujar Flick, mengindikasikan betapa berharganya peran Cancelo dalam skema permainan tim. Kehadiran Cancelo memang langsung memberikan dampak, meskipun tak selalu positif.

Pada menit ke-70, Barcelona berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol penyeimbang ini bermula dari aksi brilian Cancelo di sisi kiri serangan Barcelona. Ia melepaskan umpan silang yang berbahaya ke jantung pertahanan Sociedad. Meskipun bola sempat disapu oleh pemain bertahan Sociedad, si kulit bundar justru jatuh di kaki Lamine Yamal. Gelandang muda berbakat itu kemudian melepaskan assist matang yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Marcus Rashford. Gol ini menunjukkan sinergi yang mulai terbangun antara Cancelo dengan rekan-rekan barunya, sekaligus membuktikan kualitasnya dalam menciptakan peluang. Umpan silangnya yang terukur menjadi awal dari momen krusial bagi tim.

Namun, euforia gol penyeimbang tersebut tak berlangsung lama. Semenit kemudian, Real Sociedad kembali berhasil mencetak gol, mengubah skor menjadi 2-1. Gol kedua Sociedad ini terjadi dalam sebuah kemelut di kotak penalti Barcelona. Cancelo, yang berada di area tersebut, dilaporkan gagal mengantisipasi pergerakan Goncalo Guedes yang berada di belakangnya. Guedes berhasil menyambar bola pantul dan menceploskan gol kemenangan bagi tuan rumah. Momen ini menjadi sorotan tajam terhadap Cancelo. Meskipun ia berperan dalam terciptanya gol balasan Barcelona, namun ia juga dianggap turut berkontribusi dalam gol kekalahan timnya akibat kelengahan dalam mengawal pemain lawan. Kesalahan positioning atau kurangnya kesadaran defensif di momen krusial tersebut menjadi catatan penting bagi pemain berusia 31 tahun ini.

Analisis lebih dalam terhadap performa Cancelo menunjukkan adanya dualisme. Di satu sisi, ia mampu menghadirkan kreativitas dan ancaman dari sisi sayap, seperti yang terlihat pada assist yang berujung pada gol Rashford. Kemampuannya dalam mendistribusikan bola dan menciptakan ruang bagi rekan setimnya patut diapresiasi. Umpan silangnya yang akurat menjadi senjata baru bagi lini serang Barcelona. Ia juga menunjukkan kemampuan adaptasi yang cepat dengan gaya permainan tim, meskipun baru saja bergabung. Namun, di sisi lain, insiden gol kedua Sociedad menyoroti kerentanan defensifnya. Di level tertinggi, kesalahan sekecil apapun bisa berakibat fatal, dan Cancelo perlu belajar dari pengalaman ini untuk lebih fokus dalam menjaga pertahanan.

Keputusan Hansi Flick untuk mendatangkan Cancelo di bursa transfer Januari ini didasari oleh kebutuhan tim akan kedalaman skuad dan opsi taktis di lini belakang. Barcelona memang membutuhkan pemain berpengalaman yang bisa memberikan kontribusi instan. Cancelo, dengan rekam jejaknya di klub-klub top Eropa seperti Manchester City dan Bayern Munich, dianggap sebagai solusi ideal. Namun, hasil pertandingan melawan Sociedad menunjukkan bahwa adaptasi dan konsistensi masih menjadi tantangan. Meskipun memiliki kualitas individu yang mumpuni, ia perlu lebih terintegrasi dengan sistem pertahanan tim dan meningkatkan kewaspadaan defensifnya.

Kekalahan ini tentu menjadi pukulan bagi Barcelona. Mereka gagal memperlebar jarak dengan para pesaingnya di papan atas klasemen. Saat ini, Barcelona masih memimpin klasemen LaLiga dengan mengoleksi 49 poin. Namun, Real Madrid membuntuti ketat di posisi kedua dengan selisih hanya satu poin, yaitu 48 poin. Pertarungan memperebutkan gelar juara LaLiga musim ini diprediksi akan semakin sengit hingga akhir musim. Setiap poin yang hilang bisa sangat menentukan. Pertandingan melawan Real Sociedad ini menjadi pengingat bahwa Barcelona masih memiliki pekerjaan rumah yang besar, baik dari segi performa tim secara keseluruhan maupun kontribusi individu pemain.

Peran Cancelo dalam skuad Barcelona di sisa musim ini akan sangat krusial. Hansi Flick akan mengandalkan pengalamannya untuk memberikan stabilitas di lini belakang dan menambah daya serang dari sisi sayap. Ia perlu belajar dari momen-momen kurang optimalnya, seperti yang terjadi pada gol kedua Sociedad, dan terus meningkatkan pemahamannya terhadap taktik tim. Fans Barcelona tentu berharap Cancelo dapat segera menemukan performa terbaiknya dan membantu tim meraih kesuksesan di berbagai kompetisi. Kepulangan pemain sekaliber Cancelo seharusnya menjadi tambahan kekuatan yang signifikan, dan kegagalan di Anoeta ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, termasuk sang pemain, agar dapat bangkit dan memberikan yang terbaik di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Perjalanan Barcelona di LaLiga masih panjang, dan setiap pertandingan akan menjadi ujian yang sesungguhnya.