BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Persahabatan yang terjalin erat antara aktris muda Dahlia Poland dan pentolan grup vokal SMASH, Dicky, masih menjadi sorotan publik. Keduanya baru-baru ini berbagi cerita nostalgia mengenai masa-masa kejayaan mereka saat membintangi sinetron fenomenal "Ganteng-Ganteng Serigala" (GGS), yang tak hanya melambungkan nama mereka tetapi juga mengukuhkan ikatan persahabatan yang tak lekang oleh waktu. Meskipun perkenalan awal mereka terjadi dalam konteks yang berbeda, yaitu saat syuting video klip SMASH bertajuk "Ada Cinta," namun kedekatan layaknya saudara kandung benar-benar terjalin kuat ketika takdir mempertemukan mereka kembali di lokasi syuting GGS setahun kemudian. "Satu tahun kemudian ketemu di GGS, sudah tidak terpisahkan sejak itu," ujar Dahlia Poland dengan senyum mengembang kepada awak media saat diwawancarai bersama Dicky di Studio Rumpi: No Secret TTV pada Selasa, 13 Januari 2026.
Keakraban yang terjalin begitu dalam antara Dahlia dan Dicky bahkan terungkap melalui kebiasaan-kebiasaan unik yang mereka lakukan selama masa syuting GGS. Keduanya mengaku sangat posesif terhadap tempat duduk di lokasi syuting, bahkan mewajibkan diri untuk selalu duduk bersebelahan, di mana pun lokasi syuting berada. "Kita saja tidur tuh kayak harus sebelahan. Kursi harus sebelahan," kenang Dicky sambil tertawa lepas, mengingat kembali momen-momen kocak tersebut. Dahlia pun menimpali dengan antusias, "Jadi di lokasi kalau misalkan dia nyampe duluan, dia taruh kursi, ‘Nggak ada! Ini tempat Poland!’ Aku pun sebaliknya kayak gitu kalau aku nyampe duluan, ‘Nggak, ini Dicky! Nggak boleh ada yang duduk sini!’ gitu," ujar Dahlia sambil memperagakan ekspresi nostalgia yang menggemaskan. Kebiasaan ini menunjukkan betapa mereka saling menjaga dan mengutamakan kenyamanan satu sama lain, bahkan dalam hal-hal kecil seperti pemilihan tempat duduk.
Tak hanya soal tempat duduk, kekompakan mereka juga terlihat dari kebiasaan untuk selalu tiba di lokasi syuting pada waktu yang bersamaan. "Kalau misalkan kamu berangkat, aku berangkat sekarang. Jadi harus nyampe barengan," tambah Dicky, menegaskan betapa mereka selalu ingin berbagi setiap momen, sekecil apa pun itu. Hal ini menunjukkan bahwa persahabatan mereka bukan hanya sekadar rekan kerja, melainkan sebuah ikatan yang saling melengkapi dan mendukung.
Kekompakan yang tercipta di masa lalu itu rupanya masih terus terbawa hingga kini. Dicky mengungkapkan bahwa mereka bisa membahas berbagai macam topik, mulai dari hal-hal yang ringan dan penuh keceriaan hingga momen-momen sedih yang mampu membuat keduanya menangis bersama. Dahlia bahkan secara terbuka menyebut Dicky sebagai "safe place" baginya, tempat di mana ia merasa aman untuk mencurahkan segala isi hati dan pikirannya tanpa keraguan. Pernyataan ini semakin memperkuat gambaran betapa dalam dan tulusnya hubungan persahabatan yang terjalin di antara mereka.
Melihat kedekatan yang begitu intens dan chemistry yang kuat antara Dahlia dan Dicky, tak heran jika banyak warganet yang kerap menjodoh-jodohkan mereka. Apalagi, keduanya juga dinilai memiliki paras yang cukup mirip, menambah kesan bahwa mereka memang ditakdirkan bersama. Namun, menanggapi banyaknya spekulasi dan harapan dari penggemar, baik Dahlia maupun Dicky dengan tegas membantah adanya hubungan romantis di antara mereka. Mereka sepakat untuk menegaskan bahwa hubungan yang terjalin murni sebatas persahabatan yang sangat erat, layaknya saudara kandung. "Nggak, kita sibling. Adik kakak. Kata netizen kayak adik kakak banget," jelas Dicky, memberikan klarifikasi yang gamblang. Dahlia pun turut menegaskan, "Sahabat kandung," menutup pembicaraan dengan senyum yakin, menggarisbawahi status hubungan mereka yang telah terjalin begitu lama dan erat.
Pernyataan ini tentunya disambut dengan berbagai reaksi dari para penggemar. Sebagian besar mengungkapkan rasa lega dan bahagia karena persahabatan mereka tetap terjaga, sementara sebagian lainnya mungkin sedikit kecewa karena harapan untuk melihat mereka berpasangan tak terwujud. Namun, terlepas dari itu, kisah persahabatan Dahlia Poland dan Dicky SMASH ini menjadi bukti nyata bahwa hubungan pertemanan yang tulus dan kuat bisa terjalin bahkan di tengah gemerlap dunia hiburan yang penuh dinamika. Mereka telah membuktikan bahwa persahabatan bisa menjadi fondasi yang kokoh untuk saling mendukung, berbagi suka dan duka, serta menjadi tempat yang aman untuk berlindung, tanpa harus terikat oleh status romantis.
Lebih jauh lagi, keberhasilan mereka dalam menjaga persahabatan ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang. Di era media sosial yang serba cepat dan seringkali dipenuhi dengan drama, kisah Dahlia dan Dicky menawarkan perspektif yang berbeda tentang pentingnya hubungan yang autentik. Mereka tidak hanya berteman di lokasi syuting, tetapi juga tumbuh bersama, saling menguatkan, dan memahami satu sama lain secara mendalam. Kemampuan mereka untuk berkomunikasi secara terbuka, bahkan tentang hal-hal yang paling pribadi sekalipun, adalah kunci dari kedekatan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa persahabatan yang sehat dibangun di atas kepercayaan, kejujuran, dan rasa hormat yang mendalam.
Pengalaman mereka di GGS, meskipun telah berlalu beberapa tahun, tetap menjadi pengingat akan awal mula kedekatan mereka. Sinetron tersebut bukan hanya sekadar proyek pekerjaan, tetapi sebuah babak penting dalam kehidupan mereka yang membentuk ikatan tak tergantikan. Kenangan tentang kebiasaan-kebiasaan unik, seperti perebutan kursi dan janji untuk tiba bersamaan, bukan hanya sekadar anekdot lucu, melainkan cerminan dari keinginan kuat untuk selalu bersama dan berbagi pengalaman. Momen-momen inilah yang kemudian membangun fondasi persahabatan yang kokoh, yang teruji oleh waktu dan perubahan.
Bagi Dahlia, Dicky bukan sekadar teman, melainkan seseorang yang bisa ia andalkan dalam situasi apapun. Kehadirannya memberikan rasa aman dan nyaman, sebuah pelukan emosional yang tak ternilai harganya. Begitu pula bagi Dicky, Dahlia adalah sosok yang selalu ada, berbagi tawa dan air mata. Keterbukaan ini adalah esensi dari persahabatan sejati, di mana kedua belah pihak merasa bebas untuk menjadi diri sendiri tanpa takut dihakimi.
Meskipun banyak penggemar yang mengharapkan lebih, penolakan mereka terhadap isu perjodohan justru menunjukkan kedewasaan dan kejernihan pandangan mereka tentang hubungan. Mereka menghargai apa yang sudah mereka miliki, yaitu persahabatan yang tulus, dan tidak ingin merusaknya dengan memaksakan sesuatu yang tidak ada. Dengan tegas mereka menyatakan bahwa mereka adalah "adik kakak" atau "sahabat kandung," menegaskan batasan yang jelas namun tetap menunjukkan kedekatan yang luar biasa.
Pada akhirnya, kisah Dahlia Poland dan Dicky SMASH adalah pengingat bahwa di dunia hiburan yang seringkali terlihat glamor dan penuh persaingan, persahabatan yang tulus tetap menjadi harta yang paling berharga. Mereka telah membuktikan bahwa kedekatan yang didasari oleh saling pengertian dan dukungan dapat bertahan lama, bahkan melampaui batas-batas profesionalisme. Kisah mereka adalah bukti bahwa cinta dalam bentuk persahabatan pun bisa sangat kuat dan membahagiakan, dan terkadang, itulah bentuk cinta yang paling murni dan abadi.

