0

Daftar Juara Copa del Rey Sepanjang Masa: Barcelona Kokoh di Puncak, Ungguli Real Madrid dan Athletic Bilbao

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Copa del Rey, atau yang lebih dikenal sebagai Piala Raja Spanyol, tidak hanya sekadar kompetisi sepak bola nasional di negeri Matador; ia adalah sebuah monumen sejarah, turnamen sepak bola nasional tertua di Spanyol yang terus bergulir sejak awal abad ke-20. Sejarah panjang ini telah menyaksikan lahirnya berbagai legenda, rivalitas sengit, dan tentu saja, para juara yang mengukir nama mereka dalam buku sejarah. Hingga saat ini, hanya segelintir klub yang mampu menorehkan prestasi gemilang dengan mengoleksi gelar juara dua digit, dan di antara mereka, FC Barcelona berdiri tegak sebagai raja tak terbantahkan, meninggalkan rival abadi mereka, Real Madrid, serta tim bersejarah lainnya, Athletic Bilbao, jauh di belakang dalam daftar perolehan trofi.

Berita ini akan membawa Anda menyelami catatan sejarah Copa del Rey, merangkum daftar lengkap para juara dari edisi perdananya yang penuh euforia hingga musim terkini yang masih berlangsung, memberikan gambaran utuh tentang siapa saja yang pernah mengangkat trofi bergengsi ini, dan bagaimana Barcelona berhasil mendominasi kompetisi yang telah berusia lebih dari satu abad ini.

Menguak Jejak Sejarah: Edisi Perdana Copa del Rey pada 1903

Copa del Rey pertama kali menggelar pertandingan pada tahun 1903, sebuah momen penting yang menandai dimulainya era baru dalam kancah sepak bola Spanyol. Turnamen ini, yang pada awalnya merupakan sebuah inisiatif dari klub-klub sepak bola yang mulai berkembang di Spanyol, pada edisi perdananya hanya diikuti oleh empat tim pionir: FC Barcelona, Club Espanyol de Foot-Ball, Club Vizcaya, dan New Foot-Ball de Madrid. Keriuhan dan semangat persaingan di antara keempat klub ini menjadi embrio dari turnamen yang kini menjadi salah satu ajang paling bergengsi di Spanyol.

Menariknya, pada periode awal pembentukannya, format Copa del Rey sempat mengalami adaptasi. Karena kompetisi liga nasional, yang kelak kita kenal sebagai La Liga, baru terbentuk pada tahun 1929, Copa del Rey pada masa-masa awal seringkali menggunakan format liga untuk menentukan juaranya. Hal ini memungkinkan klub-klub untuk bertanding dalam serangkaian pertandingan melawan tim-tim lain, menciptakan sebuah siklus kompetisi yang mirip dengan liga. Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin matangnya lanskap sepak bola Spanyol, Copa del Rey kemudian menetapkan format gugur (knockout) yang lebih dinamis dan penuh ketegangan, yang kita kenal hingga saat ini. Fleksibilitas format ini menunjukkan bagaimana Copa del Rey beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan sepak bola Spanyol.

Seiring berjalannya waktu, Copa del Rey terus berkembang, membuka pintunya bagi lebih banyak klub dari berbagai tingkatan kompetisi. Hingga kini, turnamen ini telah diikuti oleh lebih dari 100 klub, mulai dari raksasa La Liga yang bertabur bintang, klub-klub yang berjuang di Segunda División, hingga tim-tim dari kasta yang lebih rendah yang bermimpi untuk membuat kejutan dan mencuri perhatian di panggung nasional. Keberagaman peserta ini menambah warna dan potensi kejutan dalam setiap edisi Copa del Rey, menjadikannya ajang yang selalu dinanti oleh para penggemar sepak bola Spanyol.

Dominasi Blaugrana: Barcelona sebagai Raja Copa del Rey

Dalam persaingan panjang Copa del Rey, FC Barcelona telah memantapkan posisinya sebagai klub paling sukses dengan koleksi gelar juara yang mengagumkan. Hingga kini, klub asal Catalan ini berhasil mengumpulkan total 32 gelar juara, sebuah rekor yang sulit untuk dipecahkan oleh klub lain. Dominasi Barcelona ini tidak hanya sekadar angka, tetapi juga mencerminkan konsistensi dan kualitas tim yang mereka tunjukkan selama bertahun-tahun di kompetisi ini.

Di bawah bayang-bayang dominasi Barcelona, hanya ada tiga klub lain yang mampu menorehkan prestasi signifikan dengan koleksi gelar juara dua digit di Copa del Rey. Ketiga klub ini adalah Athletic Bilbao, Real Madrid, dan Atlético Madrid. Athletic Bilbao, dengan sejarah panjang dan tradisi uniknya, menempati posisi kedua dengan 24 gelar juara. Rival abadi Barcelona, Real Madrid, berada di peringkat ketiga dengan 20 gelar juara. Sementara itu, Atlético Madrid melengkapi daftar klub dengan dua digit gelar dengan 10 trofi. Keberadaan keempat klub ini di puncak daftar menunjukkan bahwa Copa del Rey seringkali menjadi ajang pembuktian dominasi klub-klub besar Spanyol, meskipun kejutan selalu terbuka lebar.

Perbedaan jumlah gelar antara Barcelona dan klub-klub di bawahnya menunjukkan betapa luar biasanya pencapaian tim Catalan ini. Ini bukan hanya tentang memenangkan trofi, tetapi juga tentang bagaimana mereka mampu mempertahankan level performa yang tinggi di kompetisi ini selama beberapa dekade, mengukir sejarah dengan setiap kemenangan.

Daftar Lengkap Para Juara Copa del Rey: Siapa Saja yang Pernah Merajai?

Sejak pertama kali digelar pada tahun 1903 hingga musim 2024/2025 yang masih berjalan, tercatat 16 klub berbeda yang pernah merasakan manisnya gelar juara Copa del Rey. Daftar ini menjadi saksi bisu perjalanan panjang kompetisi ini, menampilkan nama-nama klub yang telah mengukir sejarah dan meninggalkan jejak abadi. Berikut adalah daftar lengkap klub-klub yang pernah meraih gelar Copa del Rey beserta jumlah trofi yang mereka koleksi:

Klub Jumlah Gelar
Barcelona 32
Athletic Bilbao 24
Real Madrid 20
Atlético Madrid 10
Valencia 8
Real Zaragoza 6
Sevilla 5
Espanyol 4
Real Betis 3
Real Unión 3
Real Sociedad 2
Deportivo La Coruña 2
Arenas Club 1
Mallorca 1
Club Ciclista de San Sebastián 1
Racing de Irún 1

Tabel ini memberikan gambaran yang jelas tentang peta kekuatan historis di Copa del Rey. Dominasi Barcelona terlihat sangat mencolok, diikuti oleh dua rival utamanya, Athletic Bilbao dan Real Madrid, yang juga memiliki sejarah panjang dan kaya di kompetisi ini. Kehadiran klub-klub seperti Valencia, Real Zaragoza, dan Sevilla di daftar teratas menunjukkan bahwa kompetisi ini tidak hanya dikuasai oleh segelintir tim, tetapi juga memberikan kesempatan bagi klub-klub lain untuk bersinar dan meraih kejayaan.

Meskipun Barcelona memimpin jauh di depan, persaingan untuk posisi di bawahnya selalu menarik. Athletic Bilbao dan Real Madrid terus berupaya menambah koleksi gelar mereka, sementara klub-klub lain seperti Valencia dan Sevilla juga kerap menjadi ancaman serius dan mampu memberikan perlawanan sengit.

Fakta-Fakta Menarik yang Membuat Copa del Rey Semakin Istimewa

Copa del Rey bukan hanya tentang perolehan gelar, tetapi juga tentang dampak dan prestise yang diberikannya kepada para pemenangnya. Juara Copa del Rey mendapatkan hak istimewa untuk berpartisipasi dalam kompetisi Eropa, yaitu UEFA Europa League di musim berikutnya, asalkan mereka belum berhasil lolos ke kompetisi Eropa melalui jalur liga. Hal ini memberikan motivasi tambahan bagi tim-tim yang mungkin tidak selalu finis di posisi teratas La Liga untuk tetap berjuang keras di Copa del Rey demi meraih tiket ke panggung Eropa.

Lebih lanjut, juara dan runner-up Copa del Rey secara otomatis akan mendapatkan tempat di Supercopa de España, atau Piala Super Spanyol. Turnamen ini mempertemukan empat tim terbaik yang terdiri dari juara dan runner-up La Liga, serta juara dan runner-up Copa del Rey. Ini menjadi ajang pembuka musim yang prestisius, mempertemukan tim-tim terbaik Spanyol dalam format mini-turnamen yang selalu menarik perhatian.

Salah satu daya tarik utama Copa del Rey adalah potensinya untuk menghasilkan kejutan yang luar biasa. Karena melibatkan klub-klub dari berbagai divisi, turnamen ini seringkali menjadi panggung bagi tim-tim underdog untuk mengalahkan tim-tim besar. Kejutan-kejutan ini tidak jarang terjadi, bahkan terhadap tim-tim raksasa sekalipun. Contoh terbaru yang cukup mengejutkan adalah kekalahan Real Madrid di tangan Albacete, sebuah tim dari divisi kedua Spanyol, pada pertandingan yang digelar pada Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Momen-momen seperti ini menegaskan bahwa di Copa del Rey, tidak ada tim yang benar-benar aman, dan semangat juang serta taktik yang tepat dapat membawa tim kecil mengalahkan tim besar. Kejutan inilah yang membuat Copa del Rey selalu penuh dengan drama dan ketidakpastian, menjadikannya kompetisi yang unik dan digemari.

Status Copa del Rey Musim 2025/2026: Perjalanan yang Masih Berlangsung

Saat ini, Copa del Rey musim 2025/2026 tengah bergulir dengan penuh semangat. Turnamen ini dijadwalkan akan rampung pada bulan April tahun 2026, yang berarti para penggemar sepak bola masih memiliki banyak pertandingan menarik untuk dinantikan. Puncak dari kompetisi ini, yaitu partai final, akan digelar di tempat yang prestisius, Estadio La Cartuja di Sevilla. Lokasi ini telah menjadi saksi bisu beberapa final Copa del Rey yang tak terlupakan.

Pemenang dari Copa del Rey musim 2025/2026 akan mendapatkan hadiah yang sangat berharga. Selain trofi kebanggaan, sang juara dipastikan akan mendapatkan tiket otomatis untuk berpartisipasi dalam UEFA Europa League musim 2026/2027. Ini adalah kesempatan emas bagi tim pemenang untuk menunjukkan kemampuannya di kancah Eropa. Selain itu, sang juara juga akan otomatis lolos ke ajang Supercopa de España 2027, memastikan mereka akan bersaing dengan tim-tim terbaik Spanyol di awal musim berikutnya. Perjalanan Copa del Rey musim ini masih panjang, dan setiap pertandingan memiliki arti penting bagi tim-tim yang berjuang untuk meraih kejayaan dan tiket ke kompetisi Eropa.