BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Menyambut musim ke-34 Premier League, Liga Inggris 2025-2026 akan kembali menyajikan tontonan sepak bola kelas dunia yang melibatkan 20 klub terbaik. Di balik gemerlap persaingan di lapangan hijau, markas-markas klub, atau stadion, juga menjadi elemen krusial yang menarik perhatian para pecinta sepak bola dari seluruh penjuru dunia. Kualitas stadion, kapasitas penonton yang mampu ditampung, hingga sejarah yang melekat padanya, semuanya berkontribusi pada atmosfer pertandingan yang tak terlupakan. Dalam daftar ini, kita akan mengupas tuntas 20 stadion yang akan menjadi saksi bisu perjuangan klub-klub Liga Inggris di musim 2025/2026, serta menyoroti mana di antaranya yang memegang predikat sebagai yang terbesar.
Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya, termasuk Transfermarkt, Old Trafford, markas legendaris Manchester United, menempati posisi teratas sebagai stadion terbesar di antara klub-klub Liga Inggris untuk musim 2025/2026. Dengan kapasitas resmi mencapai 74.879 penonton, "The Theatre of Dreams" ini tidak hanya menjadi stadion kebanggaan bagi para pendukung Setan Merah, tetapi juga merupakan salah satu ikon sepak bola Inggris dan Eropa. Selain kapasitasnya yang monumental, Old Trafford juga memiliki ukuran lapangan standar internasional, yakni 105 x 68 meter, yang memastikan kualitas permainan yang optimal. Prestise Old Trafford tidak berhenti di situ; stadion ini juga tercatat sebagai stadion terbesar ke-11 di benua Eropa, menunjukkan skala dan signifikansinya dalam lanskap sepak bola global. Keberadaannya menjadi tolok ukur kebesaran bagi stadion-stadion lain yang berkompetisi di liga teratas Inggris.
Mengikuti di posisi kedua adalah Stadion Tottenham Hotspur, markas dari Tottenham Hotspur Football Club. Dengan kapasitas yang mengesankan sebanyak 62.850 penonton, stadion modern ini menjadi bukti kemajuan infrastruktur sepak bola di Inggris. Terletak di Tottenham, London, Inggris, stadion ini baru saja dibuka pada tanggal 3 April 2019, namun dengan cepat berhasil menarik perhatian dengan desainnya yang futuristik dan fasilitasnya yang canggih. Stadion ini bahkan telah mencatatkan rekor kehadiran penonton yang luar biasa, mencapai 61.104 pasang mata saat pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Chelsea pada Desember 2019, sebuah testimoni akan antusiasme para penggemar dan daya tarik kompetisi yang disajikan.
Posisi ketiga ditempati oleh Stadion London, yang merupakan kandang bagi West Ham United. Stadion ini memiliki kapasitas sebesar 62.500 penonton, tidak terlalu jauh berbeda dengan Tottenham Hotspur Stadium. Dibuka pada 5 Mei 2012, Stadion London juga mengadopsi ukuran lapangan standar 105 x 68 meter, memastikan kualitas pertandingan yang tinggi. Lokasinya yang strategis dan sejarahnya sebagai venue utama Olimpiade Musim Panas 2012 semakin menambah nilai historis dan prestise stadion ini. Keberadaannya melengkapi daftar tiga besar stadion terbesar di Liga Inggris, menunjukkan dominasi klub-klub London dalam hal kapasitas markas mereka.
Sementara itu, Anfield, kandang dari Liverpool FC, menempati urutan keempat dengan kapasitas 61.276 penonton. Meskipun memiliki kapasitas yang sedikit lebih kecil dari Stadion London, Anfield memiliki sejarah yang jauh lebih panjang dan kaya akan momen-momen legendaris dalam sepak bola Inggris. Atmosfer yang diciptakan oleh para pendukung Liverpool di Anfield telah diakui sebagai salah satu yang paling mengintimidasi di dunia. Stadion Emirates, markas Arsenal FC, menyusul di posisi kelima dengan kapasitas 60.704 penonton, menunjukkan bahwa klub-klub besar Liga Inggris umumnya memiliki stadion dengan kapasitas yang besar untuk menampung basis penggemar mereka yang luas.
Selanjutnya, Stadion Etihad, kandang dari Manchester City, berada di urutan keenam dengan kapasitas 55.097 penonton. Sejak diakuisisi oleh kepemilikan baru, Manchester City telah mengalami transformasi luar biasa, termasuk pengembangan stadion mereka yang terus dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan fasilitas. Hill Dickinson Stadium, stadion baru yang akan menjadi markas Everton FC, menempati posisi ketujuh dengan kapasitas 52.769 penonton. Stadion ini merupakan simbol dari era baru bagi Everton, yang telah lama mendambakan fasilitas kandang yang modern dan memadai.
St. James’ Park, markas Newcastle United, menduduki posisi kedelapan dengan kapasitas 52.258 penonton. Stadion ini dikenal dengan arsitekturnya yang unik dan lokasinya yang berada di pusat kota Newcastle. Stadium of Light, yang pernah menjadi markas Sunderland AFC, menempati urutan kesembilan dengan kapasitas 48.707 penonton. Meskipun Sunderland saat ini tidak bermain di Premier League, stadion ini tetap menjadi salah satu stadion terbesar di Inggris dan memiliki sejarah yang signifikan. Villa Park, kandang dari Aston Villa, berada di posisi kesepuluh dengan kapasitas 42.918 penonton, menjadi salah satu stadion bersejarah di Inggris yang masih digunakan di level tertinggi.
Stamford Bridge, markas bersejarah Chelsea FC, berada di urutan kesebelas dengan kapasitas 41.631 penonton. Meskipun tergolong lebih kecil dibandingkan stadion-stadion baru, Stamford Bridge memiliki pesona dan sejarah yang tak ternilai. Elland Road, kandang dari Leeds United, menempati posisi kedua belas dengan kapasitas 37.890 penonton. AMEX Stadium, markas Brighton & Hove Albion, berada di urutan ketiga belas dengan kapasitas 31.876 penonton. Molineux, kandang Wolverhampton Wanderers, menyusul di urutan keempat belas dengan kapasitas 31.750 penonton.
The City Ground, markas Nottingham Forest, menempati posisi kelima belas dengan kapasitas 30.404 penonton. Craven Cottage, stadion ikonik Fulham, berada di urutan keenam belas dengan kapasitas 29.589 penonton. Selhurst Park, kandang Crystal Palace, berada di urutan ketujuh belas dengan kapasitas 25.486 penonton. Turf Moor, markas Burnley FC, menempati posisi kedelapan belas dengan kapasitas 21.944 penonton.
Menjelang akhir daftar, Gtech Community Stadium, markas Brentford FC, berada di urutan kesembilan belas dengan kapasitas 17.250 penonton. Stadion ini merupakan salah satu stadion yang relatif lebih baru di Liga Inggris, mencerminkan perkembangan infrastruktur klub-klub yang lebih kecil. Terakhir, Stadion Vitality, markas AFC Bournemouth, menjadi stadion dengan kapasitas terkecil di antara klub-klub Liga Inggris musim 2025/2026, yaitu 11.307 penonton. Meskipun memiliki kapasitas yang lebih kecil, Stadion Vitality tetap menjadi saksi semangat juang AFC Bournemouth di kancah sepak bola papan atas.
Secara keseluruhan, daftar ini menunjukkan keragaman kapasitas stadion di Liga Inggris. Klub-klub besar seperti Manchester United, Tottenham Hotspur, dan West Ham United memimpin dengan stadion-stadion berkapasitas puluhan ribu penonton, yang mampu menampung basis penggemar mereka yang masif dan menciptakan atmosfer yang luar biasa. Sementara itu, klub-klub yang baru promosi atau memiliki sejarah yang lebih pendek cenderung memiliki stadion dengan kapasitas yang lebih kecil, namun tetap menawarkan pengalaman sepak bola yang otentik dan penuh gairah. Keberagaman ini menjadi salah satu daya tarik utama Liga Inggris, yang menawarkan pengalaman menonton yang berbeda-beda di setiap stadionnya.

