0

Cremonese Vs Verona: Emil Audero Penuh Aksi, Laga Berakhir Imbang 0-0 di Serie A

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Penjaga gawang tangguh keturunan Indonesia, Emil Audero Mulyadi, tampil gemilang sepanjang pertandingan, membela penuh warna seragam Cremonese dalam bentrokan sengit melawan Hellas Verona di lanjutan Serie A. Pertandingan yang dihelat di Stadion Giovanni Zini pada Selasa (20/1/2026) dini hari WIB ini, berakhir dengan skor kacamata, 0-0, tanpa ada gol yang mampu tercipta dari kedua tim.

Giornata ke-21 Serie A musim ini menyajikan duel yang cukup menarik antara dua tim yang memiliki ambisi berbeda di papan klasemen. Hellas Verona, yang dalam pertandingan ini bertindak sebagai tim tamu, menunjukkan inisiatif serangan yang lebih dominan sepanjang 2×45 menit. Statistik mencatat bahwa tim tamu berhasil melepaskan total 11 tembakan, di mana 4 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Penguasaan bola Verona pun sedikit unggul dengan 47 persen, menunjukkan intensitas serangan yang mereka lancarkan. Di sisi lain, Cremonese, meski kalah dalam jumlah tembakan yang hanya mencapai 5 kali, berhasil mendominasi penguasaan bola dengan 53 persen, mengisyaratkan bahwa mereka mampu mengontrol jalannya pertandingan di lini tengah, namun kesulitan dalam mengkonversi penguasaan bola menjadi peluang berbahaya.

Meskipun skor akhir imbang tanpa gol, pertandingan ini menyajikan beberapa momen menegangkan yang berhasil digagalkan oleh performa apik Emil Audero. Salah satu peluang emas pertama tercipta di menit ke-37. Giovane Nascimento, winger lincah dari Hellas Verona, berhasil melepaskan sebuah tendangan keras dari sisi kiri lapangan yang berpotensi besar merobek jala gawang Cremonese. Namun, kejelian dan refleks luar biasa dari Emil Audero mampu melakukan penyelamatan gemilang, mematahkan ancaman tersebut dan mencegah gawang timnya kebobolan. Aksi penyelamatan tersebut menjadi bukti kualitas Audero sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di Serie A.

Tak berhenti sampai di situ, Giovane Nascimento kembali menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Cremonese di babak kedua, tepatnya pada menit ke-64. Sekali lagi, Nascimento berhasil menciptakan situasi berbahaya yang mengarah ke gawang. Namun, keberuntungan dan ketangguhan Emil Audero kembali berbicara. Dengan sigap, Audero mampu menggagalkan kembali usaha keras dari winger Hellas Verona tersebut. Penyelamatan-penyelamatan krusial ini menjadi penentu sehingga skor 0-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Performa Audero di bawah mistar gawang Cremonese benar-benar menjadi benteng kokoh yang tak tergoyahkan.

Dari sisi statistik individu, Emil Mulyadi Mulyadi, demikian nama lengkapnya yang seringkali disebut, mendapatkan rating yang impresif dari situs statistik terkemuka, Sofascore. Dalam pertandingan melawan Hellas Verona ini, ia dianugerahi rating 6,8. Rating ini mencerminkan kontribusinya yang signifikan dalam menjaga gawangnya tetap steril. Tercatat, kiper yang kini juga menjadi andalan Tim Nasional Indonesia ini berhasil melakukan total 4 penyelamatan gemilang. Lebih detail lagi, dua dari empat penyelamatan tersebut merupakan upaya tembakan yang dilepaskan dari dalam kotak penalti, area yang paling berbahaya bagi seorang penjaga gawang. Keberanian dan ketenangan Audero dalam menghadapi situasi-situasi genting patut diacungi jempol.

Hasil imbang yang diraih Cremonese dalam pertandingan ini memberikan dampak positif pada posisi mereka di klasemen sementara Serie A. Dengan tambahan satu poin, Cremonese berhasil merangkak naik ke posisi ke-12 klasemen, mengumpulkan total 23 poin. Peningkatan posisi ini tentu menjadi suntikan moral yang berharga bagi tim asuhan [Nama Pelatih Cremonese, jika diketahui, tambahkan di sini]. Sementara itu, Hellas Verona, yang gagal memanfaatkan peluang untuk meraih poin penuh, masih harus berjuang keras keluar dari zona degradasi. Mereka masih tertahan di dasar klasemen dengan koleksi 14 poin. Pertarungan di papan bawah klasemen Serie A dipastikan akan semakin memanas di sisa musim ini.

Sebagai catatan, susunan pemain yang diturunkan oleh kedua tim dalam pertandingan ini adalah sebagai berikut. Dari kubu Cremonese, Emil Audero Mulyadi dipercaya menjaga gawang, dengan lini pertahanan yang diperkuat oleh Federico Ceccherini, Federico Baschirotto, dan Matteo Bianchetti. Lini tengah diisi oleh Tommaso Barbieri, Warren Bondo, Alberto Grassi, dan Jari Vandeputte, dengan Filippo Terracciano memberikan dukungan dari sisi sayap. Di lini depan, duet Jamie Vardy dan Federico Bonazzoli menjadi tumpuan serangan. Sementara itu, Hellas Verona menurunkan Simone Perilli di bawah mistar gawang. Lini pertahanan mereka diisi oleh Enzo Ebosse, Victor Nelsson, Tobias Slotsager, dan Domagoj Bradaric. Di lini tengah, Antoine Bernade, Roberto Gagliardini, dan Pol Lirola menjadi motor serangan, didukung oleh Gift Orban dan Amin Sarr di lini depan, serta Giovane Nascimento yang menjadi ancaman utama dari sektor sayap.

Pertandingan antara Cremonese dan Hellas Verona ini menjadi saksi bisu ketangguhan Emil Audero di bawah mistar gawang. Meskipun gagal meraih kemenangan, penampilan individu Audero patut diapresiasi dan menjadi modal penting bagi Cremonese dalam upaya mereka menjauhi zona degradasi dan memperbaiki posisi di klasemen Serie A. Performa kiper Timnas Indonesia ini kembali menunjukkan bahwa ia adalah aset berharga bagi klub yang dibelanya. Pertarungan di Serie A masih panjang, dan Cremonese dengan Emil Audero di dalamnya, tentu akan terus berjuang memberikan yang terbaik.