BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Duel menarik tersaji di pekan ke-23 Liga Inggris musim 2025/2026 yang mempertemukan Burnley melawan Tottenham Hotspur di kandang The Clarets, Turf Moor, pada Sabtu, 24 Januari 2026. Pertandingan ini berakhir imbang dengan skor 2-2, sebuah hasil yang menggambarkan jalannya laga yang penuh drama dan jual beli serangan. Burnley, yang berstatus sebagai tuan rumah, tampil disiplin dan mampu merepotkan tim tamu Tottenham Hotspur sejak peluit awal dibunyikan. Skor imbang 1-1 di babak pertama menjadi bukti determinasi para pemain Burnley, sebelum akhirnya kedua tim saling menambah gol di paruh kedua.
Gol pembuka Tottenham Hotspur dicetak oleh Micky van de Ven, namun keunggulan tersebut mampu disamakan oleh Axel Tuanzebe untuk Burnley sebelum turun minum. Memasuki babak kedua, Burnley menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Mereka berhasil mencuri keunggulan melalui gol yang dicetak oleh Lyle Foster. Namun, Tottenham Hotspur, yang enggan pulang dengan tangan kosong, berhasil menyamakan kedudukan berkat gol penyeimbang dari Cristian Romero, sang kapten tim. Hasil imbang ini memberikan satu poin bagi masing-masing tim. Bagi Burnley, tambahan satu poin membuat mereka mengoleksi total 15 poin dari 23 pertandingan yang telah dimainkan, menempatkan mereka di peringkat ke-19 klasemen sementara Liga Inggris. Sementara itu, Tottenham Hotspur harus puas berada di posisi ke-13 dengan raihan 28 poin.
Jalannya pertandingan babak pertama dibuka dengan inisiatif serangan dari Tottenham Hotspur yang mencoba mendominasi penguasaan bola sejak menit awal. Djed Spence menjadi pemain pertama yang membuka ancaman ke gawang Burnley pada menit ke-3, mengirimkan peringatan dini bagi lini pertahanan tuan rumah. Peluang-peluang lanjutan pun datang silih berganti dari pemain-pemain Spurs seperti Pedro Porro, Dominik Solanke, dan Wilson Odobert. Tekanan yang terus-menerus dilancarkan oleh Tottenham akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36. Micky van de Ven berhasil menjebol gawang Burnley setelah memanfaatkan situasi sepak pojok. Ia dengan sigap menyambar kemelut di depan gawang dengan sepakan keras kaki kiri dari dalam kotak penalti, membawa timnya unggul 1-0.
Di sisa waktu babak pertama, Tottenham Hotspur tampak lebih mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Mereka berusaha menjaga keunggulan dan meredam perlawanan Burnley. Namun, di menit-menit akhir babak pertama, tepatnya pada injury time, gawang Tottenham justru kebobolan. Axel Tuanzebe berhasil mencetak gol penyama kedudukan untuk Burnley. Gol tersebut tercipta berkat umpan silang dari Kyle Walker yang berhasil diteruskan Tuanzebe menjadi gol. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai, memberikan motivasi tambahan bagi Burnley untuk tampil lebih baik di babak kedua.
Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Burnley menunjukkan perubahan taktik dan mulai memberikan tekanan yang lebih berarti bagi pertahanan Tottenham Hotspur. Beberapa kali Armando Broja memiliki peluang untuk mencetak gol dan membawa timnya unggul. Namun, penyelesaian akhir yang kurang sempurna menjadi kendala bagi Broja untuk mengkonversi peluang tersebut menjadi gol. Menyadari kebutuhan akan penyegaran di lini depan, pelatih Burnley memutuskan untuk melakukan pergantian pemain. Armando Broja ditarik keluar pada menit ke-69 dan digantikan oleh Lyle Foster. Keputusan ini terbukti jitu.
Tak lama setelah masuk lapangan, Lyle Foster berhasil memberikan kontribusi besar bagi timnya. Pada menit ke-76, Burnley berhasil mencetak gol kedua mereka dan berbalik unggul 2-1. Gol tersebut lahir dari kemelut di depan gawang Tottenham setelah sepakan Yves Bissouma berhasil diblok oleh kiper Guglielmo Vicario. Bola muntah kemudian disambar oleh Lyle Foster yang dengan tenang menceploskan bola ke dalam gawang. Keunggulan ini disambut meriah oleh para pendukung Burnley yang memadati Turf Moor.
Di sisa waktu permainan, Tottenham Hotspur berusaha keras untuk bangkit dan menyamakan kedudukan. Mereka meningkatkan tempo serangan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Pemain seperti Mathys Tel dan Wilson Odobert beberapa kali mengancam gawang Burnley. Namun, pertahanan tuan rumah yang bermain disiplin mampu menahan gelombang serangan tersebut. Hingga akhirnya, di menit-menit akhir pertandingan, Tottenham Hotspur berhasil menemukan gol penyelamat. Cristian Romero, sang kapten tim, menjadi pahlawan bagi Spurs. Ia berhasil mencetak gol sundulan yang tak mampu dijangkau oleh kiper Burnley, memanfaatkan umpan silang akurat dari Wilson Odobert dari sisi kanan serangan. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-2 dan menjadi gol terakhir dalam pertandingan ini. Skor imbang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, menandakan berakhirnya laga yang penuh tensi dan drama.
Susunan Pemain:
Burnley: Martin Dubravka, Maxime Esteve, Bashir Humphreys, Axel Tuanzebe, Florentino (Josh Laurent 69′), Lesley Ugochukwu, Lucas Pires, Kyle Walker, Armando Broja (Lyle Foster 69′), Jaidon Anthony, Marcus Edwards (Hanniba Mejbri 85′).
Tottenham Hotspur: Guglielmo Vicario, Cristian Romero, Micky van de Ven, Kevin Danso (Mathys Tel 78′), Conor Gallagher (Dane Scarlett 85′), Yves Bissouma (Archie Gray 78′), Djed Spence, Pedro Porro (Destiny Udogie 45′), Dominik Solanke, Wilson Odobert, Xavi Simons.
Pertandingan antara Burnley dan Tottenham Hotspur ini tidak hanya menyajikan gol-gol menarik, tetapi juga menunjukkan semangat juang tinggi dari kedua tim. Burnley membuktikan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim-tim besar, sementara Tottenham Hotspur harus belajar dari pertandingan ini untuk memperbaiki performa mereka di sisa musim. Hasil imbang ini memberikan sedikit kelegaan bagi Burnley dalam upaya mereka keluar dari zona degradasi, meskipun perjuangan mereka masih sangat berat. Bagi Tottenham, hasil ini menambah catatan minor dalam perjalanan mereka musim ini, dan mereka perlu segera menemukan konsistensi permainan jika ingin bersaing di papan atas klasemen. (yna/adp)

