0

Bocoran iPhone 18 Pro Max: Baterai Besar, Bodi Lebih Tebal

Share

Dalam lanskap teknologi ponsel pintar yang terus berkembang, kapasitas baterai seringkali menjadi salah satu faktor penentu utama kepuasan pengguna. Apple, yang dikenal dengan inovasi dan desain premiumnya, tampaknya semakin menyadari urgensi kebutuhan daya tahan baterai yang lebih lama. Rumor terbaru mengindikasikan bahwa iPhone 18 Pro Max akan menjadi perwujudan dari komitmen tersebut, dengan bocoran yang menyoroti peningkatan signifikan pada kapasitas baterai, meskipun harus diimbangi dengan bodi yang sedikit lebih tebal.

Menurut informasi yang dibagikan oleh tipster terkemuka Digital Chat Station melalui platform Weibo, iPhone 18 Pro Max akan hadir dengan kapasitas baterai yang jauh lebih besar dibandingkan pendahulunya. Secara spesifik, model dengan slot kartu SIM konvensional dikabarkan akan mengusung baterai berkapasitas 5.000 mAh, sementara versi eSIM, yang mengandalkan teknologi kartu SIM digital, akan dibekali daya lebih besar lagi, mencapai 5.200 mAh. Peningkatan ini merupakan kabar gembira bagi para pengguna yang mendambakan kebebasan dari ketergantungan pada pengisi daya.

Peningkatan kapasitas baterai sebesar ini secara alami membawa konsekuensi pada desain fisik perangkat. Digital Chat Station lebih lanjut menyebutkan bahwa bodi iPhone 18 Pro Max akan menjadi lebih tebal untuk mengakomodasi unit baterai yang lebih besar tersebut. Meskipun detail mengenai dimensi pasti belum diungkapkan, indikasi ini menunjukkan adanya pergeseran prioritas desain dari Apple, yang secara historis selalu mengedepankan estetika tipis dan ramping. Perubahan ini bisa jadi merupakan respons pragmatis terhadap umpan balik konsumen yang secara konsisten menempatkan daya tahan baterai di atas aspek ketipisan bodi.

Untuk memberikan gambaran perbandingan, mari kita lihat kapasitas baterai pada generasi sebelumnya, iPhone 17 Pro Max. Model dengan slot kartu SIM pada iPhone 17 Pro Max memiliki kapasitas 4.823 mAh, sedangkan versi eSIM-nya sedikit lebih besar dengan 5.088 mAh. Apple sendiri mengklaim bahwa iPhone 17 Pro Max mampu menawarkan daya tahan baterai hingga 39 jam dalam penggunaan normal. Dengan kapasitas yang lebih besar pada iPhone 18 Pro Max, peningkatan daya tahan baterai hingga melampaui 40 jam tampaknya sangat mungkin tercapai, bahkan berpotensi lebih lama lagi, seperti yang dikutip dari MacRumors pada Sabtu (7/2/2026).

Namun, peningkatan daya tahan baterai pada iPhone 18 Pro Max tidak hanya berasal dari kapasitas fisiknya yang lebih besar. Apple juga dikenal mahir dalam mengoptimalkan perangkat keras dan lunak secara bersamaan untuk mencapai efisiensi daya maksimal. Salah satu faktor kunci dalam hal ini adalah chip A20 Pro terbaru. Chipset ini, yang diharapkan diproduksi dengan proses manufaktur 2nm, akan menjadi salah satu otak utama di balik peningkatan efisiensi daya. Teknologi 2nm memungkinkan transistor yang lebih kecil dan lebih padat, menghasilkan kinerja yang lebih tinggi dengan konsumsi daya yang jauh lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya. Ini berarti setiap tugas yang dijalankan oleh ponsel akan membutuhkan lebih sedikit energi, secara langsung berkontribusi pada masa pakai baterai yang lebih panjang.

Selain chip A20 Pro, iPhone 18 Pro Max juga dikabarkan akan dilengkapi dengan modem C2. Modem, yang bertanggung jawab atas konektivitas seluler, merupakan komponen vital yang juga dapat mengonsumsi daya dalam jumlah signifikan. Apple telah berinvestasi besar dalam pengembangan modem internalnya sendiri, dan modem C2 ini diharapkan membawa peningkatan efisiensi daya yang serupa dengan apa yang telah terlihat pada modem C1 dan C1X yang digunakan pada model iPhone 16e dan iPhone Air. Modem yang lebih efisien berarti ponsel tidak perlu bekerja keras untuk mencari sinyal, menjaga koneksi stabil, atau mengunduh data, sehingga menghemat energi baterai secara substansial sepanjang hari.

Kombinasi antara baterai yang lebih besar, chip A20 Pro yang sangat efisien, dan modem C2 yang hemat daya, menciptakan sinergi yang kuat untuk menghadirkan pengalaman daya tahan baterai yang belum pernah ada sebelumnya di jajaran iPhone. Bagi pengguna yang sering bepergian, gamer, atau mereka yang sangat bergantung pada ponsel mereka sepanjang hari, janji masa pakai baterai lebih dari 40 jam ini tentu sangat menarik. Ini berarti berkurangnya kecemasan akan kehabisan daya, lebih sedikit kebutuhan untuk membawa power bank, dan kebebasan lebih besar dalam menggunakan perangkat tanpa terikat pada stopkontak.

Namun, iPhone 18 Pro Max bukan satu-satunya perangkat menarik yang diperkirakan meluncur tahun ini. Bersamaan dengan model Pro Max, Apple juga diprediksi akan memperkenalkan iPhone layar lipat pertamanya. Rumor mengenai perangkat ini juga menyoroti kapasitas baterai yang tak kalah impresif. Menurut desas-desus yang beredar, iPhone layar lipat pertama akan dibekali baterai berkapasitas 5.500 mAh. Jika rumor ini benar, maka ini akan menjadikan iPhone layar lipat sebagai iPhone dengan kapasitas baterai terbesar yang pernah ada. Kapasitas besar ini sangat masuk akal mengingat ponsel lipat umumnya memiliki dua layar yang membutuhkan daya, serta mekanisme engsel yang kompleks yang mungkin memakan ruang internal. Dengan baterai 5.500 mAh, Apple berharap dapat mengatasi salah satu tantangan terbesar pada ponsel lipat, yaitu daya tahan baterai yang seringkali menjadi korban dari desain inovatifnya.

Selain fokus pada daya tahan baterai, iPhone 18 Pro Max dan iPhone 18 Pro juga diperkirakan akan membawa sejumlah peningkatan lain yang signifikan. Salah satunya adalah Dynamic Island yang lebih kecil. Dynamic Island, fitur interaktif di bagian atas layar yang diperkenalkan pada seri iPhone 14 Pro, telah menjadi ciri khas desain Apple. Dengan ukurannya yang lebih kecil, Apple mungkin bertujuan untuk memberikan lebih banyak ruang pandang pada layar sekaligus tetap mempertahankan fungsionalitas inovatifnya.

Di sektor fotografi, iPhone 18 Pro Max juga dijanjikan akan mengalami perombakan besar. Kamera depan diperkirakan akan ditingkatkan menjadi 24 MP, melampaui resolusi 12 MP yang telah menjadi standar selama beberapa generasi. Peningkatan ini akan menghasilkan swafoto dan panggilan video yang lebih detail dan tajam. Sementara itu, kamera utama baru dikabarkan akan dilengkapi dengan fitur variable aperture. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengatur bukaan lensa secara manual atau otomatis, mirip dengan kamera DSLR, sehingga memberikan kontrol lebih besar terhadap kedalaman bidang dan kinerja dalam kondisi pencahayaan berbeda. Selain itu, "Camera Control yang lebih sederhana" juga diindikasikan, menunjukkan upaya Apple untuk membuat pengalaman fotografi profesional menjadi lebih mudah diakses oleh pengguna umum.

Dengan semua bocoran dan rumor yang beredar, iPhone 18 Pro Max dan iPhone 18 Pro diprediksi akan meluncur pada paruh kedua tahun ini, mengikuti siklus rilis tahunan Apple yang biasanya jatuh pada bulan September. Kombinasi baterai yang lebih besar, efisiensi chip yang ditingkatkan, modem yang hemat daya, serta berbagai inovasi kamera dan desain, menunjukkan bahwa Apple sedang mempersiapkan perangkat yang tidak hanya kuat dalam kinerja, tetapi juga sangat andal dalam penggunaan sehari-hari. Ini adalah langkah maju yang signifikan bagi Apple dalam memenuhi tuntutan pasar yang semakin menginginkan ponsel pintar dengan daya tahan luar biasa tanpa mengorbankan fitur premium lainnya.