0

Bisa Main PS di Dalam, Kenalin! Ini SUV Listrik Honda-Sony yang Bikin Tercengang dengan Teknologi Futuristiknya

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Inovasi tak pernah berhenti dari kolaborasi raksasa teknologi dan otomotif. Startup ambisius yang lahir dari sinergi antara dua nama besar, Honda dan Sony, yaitu Sony Honda Mobility, baru saja memperkenalkan sebuah mahakarya terbarunya: sebuah SUV listrik yang tidak hanya memukau dari segi performa, tetapi juga dari aspek hiburan. Mobil listrik revolusioner ini, yang membawa nama Afeela Prototype 2026, secara resmi diperkenalkan di ajang pameran teknologi paling bergengsi, CES 2026, yang diselenggarakan di Las Vegas, Amerika Serikat. Kehadiran Afeela Prototype 2026 ini bukan sekadar sebuah konsep, melainkan sebuah gambaran nyata dari masa depan mobilitas yang direncanakan akan mulai mengaspal dan menyapa para konsumen pada tahun 2028 mendatang.

Afeela Prototype 2026 ini dibangun di atas platform yang sama persis dengan saudaranya yang lebih dulu diperkenalkan, yaitu Afeela 01 versi sedan. Namun, bukan berarti SUV ini minim inovasi. Justru, Afeela Prototype 2026 hadir dengan DNA desain yang identik, menampilkan garis-garis futuristik yang tegas dan modern. Salah satu ciri khas yang paling mencolok adalah penggunaan strip lampu LED yang lebar, baik di bagian depan maupun belakang kendaraan. Desain ini tidak hanya memberikan identitas visual yang kuat, tetapi juga meningkatkan visibilitas kendaraan di berbagai kondisi pencahayaan. Detail desain ini mencerminkan filosofi Afeela untuk menciptakan kendaraan yang tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi, sebuah perpaduan sempurna antara seni dan teknologi.

Masuk ke dalam kabin, pengalaman yang ditawarkan oleh Afeela Prototype 2026 akan membuat siapa pun terkesima. Bagian interiornya memiliki kesamaan visual yang kuat dengan versi sedan, menciptakan nuansa konsistensi dalam lini produk Afeela. Dasbor kendaraan ini dilapisi dengan serangkaian layar yang terintegrasi secara mulus, menciptakan pusat kendali digital yang canggih. Namun, kejutan sesungguhnya terletak di bagian belakang. Di sana, Sony Honda Mobility telah menyematkan dua layar tambahan yang didedikasikan khusus untuk hiburan penumpang. Yang paling mengejutkan, penumpang di barisan belakang dapat menikmati pengalaman bermain PlayStation secara langsung melalui layar-layar tersebut. Ini bukan sekadar fitur hiburan pasif, melainkan sebuah revolusi dalam konsep hiburan di dalam kendaraan, mengubah waktu perjalanan menjadi momen yang menyenangkan dan interaktif.

Di balik kemewahan dan kecanggihan hiburan tersebut, Afeela Prototype 2026 ditenagai oleh tulang punggung teknologi yang sangat mutakhir. Sasis Digital Snapdragon dari Qualcomm Technologies menjadi fondasi utama yang memungkinkan integrasi berbagai sistem canggih. Sistem ini dipadukan dengan agen kecerdasan buatan (AI) yang sangat canggih, dikembangkan melalui kolaborasi strategis dengan raksasa teknologi Microsoft. Integrasi AI ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan performa kendaraan, tetapi juga untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih personal, aman, dan intuitif. Sistem AI ini mampu belajar dari kebiasaan pengemudi, memprediksi kebutuhan, dan bahkan memberikan rekomendasi secara proaktif, menjadikan setiap perjalanan lebih efisien dan menyenangkan.

Lebih lanjut, SUV listrik ini dibekali dengan sistem bantuan mengemudi yang sangat canggih, menempatkannya di garis depan teknologi otonom. Afeela Prototype 2026 dilengkapi dengan sensor LiDAR dan kamera berteknologi tinggi yang terpasang secara strategis di atap kendaraan. Sensor-sensor ini bekerja secara simultan untuk memetakan lingkungan sekitar secara detail, memungkinkan kendaraan untuk memahami dan bereaksi terhadap kondisi jalan, lalu lintas, dan potensi bahaya dengan akurasi luar biasa. Kabarnya, mobil ini akan memiliki kemampuan otonom yang mencapai Level 2+, sebuah pencapaian signifikan yang menjanjikan tingkat keselamatan dan kenyamanan berkendara yang belum pernah ada sebelumnya. Sistem ini memungkinkan kendaraan untuk melakukan tugas-tugas mengemudi seperti menjaga jalur, mengatur kecepatan, dan bahkan melakukan perpindahan jalur secara mandiri dalam kondisi tertentu.

Meskipun detail mengenai jantung pacu Afeela Prototype 2026 masih terbatas, ada kemungkinan besar bahwa mobil ini akan mengadopsi konfigurasi penggerak yang sama dengan versi sedan Afeela 01. Afeela 01 sendiri dikenal dengan performanya yang impresif, ditenagai oleh motor listrik ganda yang mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 360 kW. Kombinasi tenaga ini, dipadukan dengan baterai berkapasitas besar 91 kWh, memungkinkan Afeela 01 untuk mencapai jarak tempuh yang mengagumkan, bahkan dikabarkan mampu menjangkau jarak hingga 4.483 km dalam sekali pengisian daya, sebuah klaim yang jika benar akan menjadi rekor baru di industri kendaraan listrik. Harapannya, Afeela Prototype 2026 akan mewarisi atau bahkan melampaui performa ini, menawarkan pengalaman berkendara yang dinamis dan efisien.

Bisa Main PS di Dalam, Kenalin! Ini SUV Listrik Honda-Sony

Terkait dengan harga, Sony Honda Mobility masih menutup rapat informasi mengenai banderol Afeela Prototype 2026 yang rencananya akan diluncurkan pada tahun 2028. Namun, sebagai gambaran, versi sedan Afeela 01 diprediksi akan dijual mulai dari angka 89.900 dolar Amerika Serikat, yang setara dengan sekitar Rp 1,5 miliar. Angka ini menempatkan Afeela pada segmen premium, mencerminkan teknologi canggih, inovasi hiburan yang revolusioner, dan kualitas premium yang ditawarkan. Kehadiran Afeela Prototype 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa masa depan mobilitas tidak hanya tentang bagaimana kita bergerak dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga tentang bagaimana kita menghabiskan waktu di dalam kendaraan, menjadikannya sebuah ruang personal yang multifungsi dan menghibur.

Kolaborasi antara Honda, yang memiliki keahlian mendalam dalam rekayasa otomotif, dan Sony, yang merupakan pemimpin dalam industri hiburan dan teknologi elektronik, telah menghasilkan sebuah kendaraan yang benar-benar unik dan futuristik. Afeela Prototype 2026 tidak hanya bersaing dalam hal performa dan efisiensi energi, tetapi juga merambah ke ranah pengalaman pengguna yang belum pernah terjamah sebelumnya. Kemampuan untuk bermain PlayStation di dalam mobil bukan sekadar gimmick, melainkan sebuah demonstrasi visi Sony Honda Mobility untuk menciptakan ekosistem mobilitas yang terintegrasi penuh dengan gaya hidup digital penggunanya. Bayangkan sebuah perjalanan jarak jauh yang tidak lagi membosankan, melainkan menjadi kesempatan untuk menikmati hiburan interaktif favorit Anda, atau bagi anak-anak untuk bermain game favorit mereka, mengubah setiap perjalanan menjadi petualangan yang menyenangkan.

Lebih jauh lagi, integrasi sistem AI yang canggih dari Microsoft membuka potensi yang sangat luas. Sistem ini tidak hanya akan memantau kondisi kendaraan dan memberikan peringatan dini, tetapi juga dapat bertindak sebagai asisten pribadi yang cerdas. Misalnya, AI dapat mengelola jadwal pengemudi, memesan tempat parkir, atau bahkan merekomendasikan rute perjalanan berdasarkan preferensi dan kebiasaan pengguna. Kemampuan pembelajaran mesin (machine learning) akan membuat AI semakin pintar seiring waktu, terus beradaptasi dan meningkatkan layanannya untuk memberikan pengalaman yang semakin personal dan efisien. Ini adalah pergeseran paradigma dari sekadar mengendarai mobil menjadi berinteraksi dengan sebuah entitas cerdas yang memahami dan melayani kebutuhan Anda.

Dari segi desain eksterior, Afeela Prototype 2026 menampilkan siluet SUV yang ramping dan aerodinamis, menunjukkan bahwa performa dan efisiensi tetap menjadi prioritas. Garis-garis yang mengalir dan proporsi yang seimbang memberikan kesan dinamis meskipun bergenre SUV. Penggunaan material berkualitas tinggi dan detail-detail kecil seperti handle pintu yang tersembunyi semakin mempertegas kesan premium dan modern. Desain pencahayaan LED yang unik tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga sebagai elemen desain yang kuat, memberikan identitas visual yang tak terlupakan bagi Afeela. Hal ini menunjukkan bahwa Sony Honda Mobility tidak hanya fokus pada teknologi internal, tetapi juga sangat memperhatikan aspek estetika dan pengalaman visual dari kendaraannya.

Sistem bantuan mengemudi otonom Level 2+ yang disematkan pada Afeela Prototype 2026 akan memberikan rasa aman yang lebih tinggi kepada pengemudi. Dengan kemampuan untuk memantau lingkungan sekitar dan bereaksi terhadap situasi lalu lintas, sistem ini dapat mengurangi beban kognitif pengemudi, terutama dalam perjalanan jauh atau di kondisi lalu lintas yang padat. Sensor LiDAR yang mampu mendeteksi objek dalam jarak yang lebih jauh dan dalam kondisi pencahayaan yang beragam, dikombinasikan dengan kamera beresolusi tinggi, menciptakan pemahaman yang komprehensif tentang lingkungan sekitar. Ini adalah langkah maju yang signifikan menuju kendaraan yang sepenuhnya otonom di masa depan, namun saat ini memberikan dukungan yang berharga bagi pengemudi manusia.

Perlu diingat bahwa Afeela adalah sebuah merek mobil baru yang lahir dari kolaborasi, dan kemunculannya di CES 2026 menandai dimulainya era baru dalam mobilitas elektrifikasi. Dengan ambisi untuk menggabungkan keunggulan otomotif Honda dengan inovasi hiburan dan teknologi Sony, Afeela Prototype 2026 bukan hanya sebuah mobil, melainkan sebuah pernyataan tentang apa yang mungkin terjadi ketika dua industri raksasa bersatu untuk menciptakan masa depan. Perpaduan antara performa mobil listrik yang mumpuni, teknologi otonom yang canggih, dan pengalaman hiburan yang imersif, termasuk kemampuan bermain PlayStation, menjadikan Afeela Prototype 2026 sebagai salah satu kendaraan paling menarik yang patut ditunggu kehadirannya di pasar. Jelas bahwa Sony Honda Mobility bertekad untuk mendefinisikan ulang arti sebuah kendaraan pribadi, menjadikannya lebih dari sekadar alat transportasi, melainkan sebuah platform gaya hidup yang terintegrasi. Peluncuran pada tahun 2028 nanti diharapkan akan menjadi momen yang monumental, menandai era baru dalam industri otomotif global, di mana hiburan dan teknologi terjalin erat dengan mobilitas.