0

Beda, Sania Pilih Operasi Breast Reduction demi Kenyamanan

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Berbeda dengan tren operasi kecantikan yang kerap dilakukan selebritas demi menunjang penampilan agar terlihat lebih proporsional atau bahkan menambah volume, penyanyi Sania justru menempuh jalur yang tak biasa. Ia memilih prosedur breast reduction atau pengecilan payudara, sebuah keputusan yang didasari murni oleh keinginan untuk meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Keputusan ini diambilnya sekitar tiga hingga empat bulan lalu dan dilakukan di Indonesia.

Beda, Sania Pilih Operasi Breast Reduction demi Kenyamanan

Sania, yang dikenal dengan tembang hits "Santai", mengungkapkan bahwa alasan utama di balik keputusannya untuk menjalani operasi breast reduction adalah karena ukuran payudaranya yang dianggapnya terlalu besar dan menimbulkan ketidaknyamanan. "Alasannya itu karena memang untuk kenyamanan saja karena aku yang paling besar memang bagian situ. Misalnya yang lain size-nya S, di situ tiba-tiba jadi L, nggak nyaman banget, nggak confidence juga," jelas Sania saat ditemui di studio Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Senin (19/1/2026). Pernyataannya ini menekankan bahwa preferensi kenyamanan setiap individu sangat bervariasi, dan bagi Sania, kenyamanan fisik adalah prioritas utama.

Lebih lanjut, Sania menegaskan bahwa ia bukanlah tipe pribadi yang gemar mengekspos atau menonjolkan bagian tubuh tertentu. Gaya penampilannya cenderung menyukai sesuatu yang lebih minimalis dan tidak berlebihan. "Semua orang berbeda ya. Aku memang bukan tipe yang senang eksposure di situ. Aku lebih senang yang lebih flat-flat aja," tuturnya. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa ia tidak mencari perhatian atau validasi eksternal melalui perubahan fisiknya, melainkan murni untuk keselarasan antara penampilan luar dan perasaan internalnya. Keputusan ini mencerminkan pemahaman mendalam tentang diri sendiri dan apa yang benar-benar membuatnya merasa nyaman dan percaya diri.

Beda, Sania Pilih Operasi Breast Reduction demi Kenyamanan

Sania, yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-50, merasakan dampak positif yang signifikan setelah menjalani operasi pengecilan payudara. Ia mengaku merasa lebih muda dan bersemangat, seolah kembali ke masa remaja. "Pas sudah gini, oh langsung ABG lagi," ungkap Sania dengan nada ceria dan penuh kepuasan. Perasaan ini menunjukkan bagaimana perubahan fisik yang selaras dengan preferensi pribadi dapat memberikan dorongan emosional dan psikologis yang kuat, meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Pengalaman ini juga membuka perspektif baru mengenai tujuan dari prosedur kecantikan, yang tidak selalu harus tentang penambahan atau pembentukan kembali, tetapi bisa juga tentang pengurangan demi keseimbangan dan kenyamanan.

Prosedur breast reduction adalah tindakan bedah plastik yang bertujuan untuk mengurangi ukuran dan berat payudara. Operasi ini biasanya dilakukan karena beberapa alasan, termasuk mengatasi masalah fisik seperti nyeri punggung, leher, dan bahu yang disebabkan oleh ukuran payudara yang besar, serta masalah kulit seperti iritasi di bawah payudara. Selain itu, banyak wanita memilih prosedur ini untuk meningkatkan kualitas hidup mereka, memperbaiki postur tubuh, dan meningkatkan rasa percaya diri. Bagi Sania, keputusannya sejalan dengan manfaat-manfaat ini, di mana kenyamanan fisik dan mental menjadi pendorong utama.

Beda, Sania Pilih Operasi Breast Reduction demi Kenyamanan

Penting untuk dicatat bahwa operasi breast reduction berbeda secara fundamental dari prosedur breast augmentation (pembesaran payudara) yang lebih umum dilakukan oleh selebritas. Jika breast augmentation bertujuan untuk menambah volume payudara, breast reduction justru sebaliknya. Keputusan Sania untuk memilih breast reduction menunjukkan bahwa tren kecantikan di kalangan publik figur kini semakin beragam dan personal. Tidak lagi hanya terpaku pada satu standar kecantikan tertentu, tetapi lebih kepada bagaimana individu dapat merasa paling baik dengan diri mereka sendiri.

Dalam konteks dunia hiburan yang seringkali menuntut penampilan sempurna, pilihan Sania untuk memprioritaskan kenyamanan dan citra diri yang sesuai dengan kepribadiannya adalah sebuah pernyataan yang kuat. Ia tidak merasa perlu mengikuti arus atau tren yang mungkin tidak sesuai dengan nilai-nilai pribadinya. Hal ini mengajarkan bahwa kebahagiaan dan kepercayaan diri datang dari dalam, dan penampilan fisik hanyalah salah satu aspek yang dapat mendukungnya, bukan satu-satunya penentu.

Beda, Sania Pilih Operasi Breast Reduction demi Kenyamanan

Keputusan untuk menjalani operasi bedah, sekecil apapun itu, seringkali melibatkan pertimbangan yang matang. Sania telah melalui proses ini dengan tujuan yang jelas dan personal. Ia ingin menghilangkan ketidaknyamanan yang mungkin selama ini mengganggunya, baik secara fisik maupun emosional. Dengan payudara yang lebih proporsional dengan ukuran tubuhnya secara keseluruhan, ia merasa lebih bebas dalam bergerak, berpakaian, dan menjalani rutinitasnya.

Dampak psikologis dari memiliki tubuh yang terasa tidak proporsional bisa sangat besar. Bagi banyak wanita, termasuk Sania, ukuran payudara yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kepercayaan diri, kesulitan menemukan pakaian yang pas, dan bahkan rasa malu. Dengan menjalani operasi breast reduction, Sania tidak hanya mendapatkan manfaat fisik, tetapi juga pembebasan dari beban psikologis tersebut. Ia kini dapat menikmati penampilannya dengan lebih santai dan percaya diri, yang tercermin dari pernyataannya yang merasa seperti "ABG lagi".

Beda, Sania Pilih Operasi Breast Reduction demi Kenyamanan

Fenomena yang dialami Sania ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang yang mungkin memiliki kekhawatiran serupa namun ragu untuk mengambil langkah. Terutama bagi mereka yang merasakan ketidaknyamanan fisik akibat ukuran payudara, penting untuk mengetahui bahwa ada solusi medis yang dapat membantu. Namun, seperti halnya Sania, motivasi utama haruslah berasal dari keinginan untuk diri sendiri, bukan karena tekanan sosial atau tren semata.

Sania juga menekankan bahwa kenyamanan adalah hal yang sangat personal. Apa yang nyaman bagi satu orang belum tentu nyaman bagi orang lain. Pengalaman Sania menunjukkan bahwa ia telah menemukan "titik nyaman" bagi dirinya sendiri, dan hal itu tercapai melalui keputusan yang ia ambil untuk melakukan breast reduction. Ini adalah tentang mendengarkan tubuh sendiri dan membuat pilihan yang paling sesuai untuk kesejahteraan diri.

Beda, Sania Pilih Operasi Breast Reduction demi Kenyamanan

Pada usianya yang ke-50, Sania membuktikan bahwa penampilan dan perasaan muda serta bersemangat tidak terbatas pada usia. Dengan keputusannya yang berani dan didasari oleh prioritas pribadi, ia berhasil mencapai keseimbangan antara penampilan fisik dan kenyamanan batin. Ini adalah contoh bagaimana teknologi medis, dalam hal ini bedah plastik, dapat digunakan tidak hanya untuk tujuan estetika, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan seseorang secara menyeluruh.

Penting untuk diingat bahwa setiap individu memiliki hak untuk menentukan apa yang terbaik bagi tubuh dan diri mereka sendiri. Pilihan Sania untuk melakukan operasi breast reduction adalah cerminan dari kesadaran diri yang kuat dan keberanian untuk mengikuti apa yang membuat dirinya merasa paling baik. Ini adalah sebuah cerita tentang pemberdayaan diri melalui keputusan yang bijaksana dan personal, yang pada akhirnya membawa kebahagiaan dan kepercayaan diri yang lebih besar.