BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Atletico Madrid berhasil mengamankan tiga poin krusial di kandang sendiri dengan kemenangan tipis 1-0 atas Alaves dalam lanjutan pekan ke-20 LaLiga musim 2025/2026. Gol tunggal kemenangan Los Colchoneros dicetak oleh striker andalan mereka, Alexander Sorloth, pada menit ke-48 pertandingan yang digelar di Stadion Wanda Metropolitano, Minggu (18/1/2026) malam WIB. Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Atletico Madrid di papan atas klasemen, sementara Alaves masih berjuang keluar dari zona degradasi.
Pertandingan yang disaksikan ribuan pasang mata ini memperlihatkan dominasi Atletico Madrid sejak menit awal. Skuad asuhan Diego Simeone tampil agresif dan menguasai jalannya pertandingan dengan 60 persen penguasaan bola. Total 20 tembakan dilepaskan oleh para pemain Atletico, di mana tujuh di antaranya mengarah tepat sasaran. Statistik ini menunjukkan betapa kerasnya upaya mereka untuk membongkar pertahanan Alaves. Sebaliknya, tim tamu Alaves hanya mampu melepaskan delapan tembakan dengan empat yang akurat, serta menguasai bola sebanyak 40 persen.
Meski kalah dalam statistik, Alaves menunjukkan perlawanan yang gigih di babak pertama. Mereka berhasil meredam serangan-serangan Atletico dan menahan imbang tanpa gol hingga paruh waktu. Soliditas lini pertahanan Alaves, yang dipimpin oleh kiper Antonio Sivera, mampu membuat para penyerang Atletico frustrasi. Berbagai kombinasi serangan yang dibangun oleh trio Giuliano Simeone, Pablo Barrios, dan Thiago Almada belum mampu menembus gawang tim tamu.
Namun, kebuntuan tersebut akhirnya pecah tak lama setelah babak kedua dimulai. Pada menit ke-48, kerja sama apik antara Pablo Barrios dan Alexander Sorloth berbuah manis. Pablo Barrios melepaskan umpan silang matang dari sisi sayap, yang disambut dengan sundulan terukur oleh Alexander Sorloth. Bola meluncur deras ke sudut gawang Alaves tanpa bisa diantisipasi oleh Antonio Sivera. Gol ini sontak membangkitkan semangat para pemain Atletico Madrid dan para suporter yang memadati Wanda Metropolitano.
Gol Sorloth menjadi motivasi tambahan bagi Atletico untuk terus menekan. Mereka tidak mengendurkan serangan meski sudah unggul satu gol. Berbagai peluang tercipta, termasuk dari pergerakan individu Julian Alvarez yang kerap merepotkan barisan pertahanan Alaves. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tenang dan penyelamatan gemilang dari Sivera membuat keunggulan Atletico tidak bertambah.
Alaves, meskipun tertinggal, tidak tinggal diam. Mereka beberapa kali mencoba membalas melalui skema serangan balik cepat yang kerap mengganggu pertahanan Atletico yang mulai sedikit lengah. Carlos Vicente menjadi ancaman nyata bagi gawang Jan Oblak dengan kecepatan dan kelincahannya. Namun, pertahanan Atletico yang digalang oleh Marcos Llorente dan David Hancko masih terlalu tangguh untuk ditembus.
Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 1-0 untuk kemenangan Atletico Madrid bertahan hingga akhir pertandingan. Kemenangan ini disambut gembira oleh seluruh elemen tim, karena tiga poin ini sangat penting untuk menjaga momentum mereka di kompetisi LaLiga.
Dengan hasil ini, Atletico Madrid tetap kokoh berada di posisi keempat klasemen sementara LaLiga dengan mengoleksi 41 poin dari 20 pertandingan. Mereka bersaing ketat dengan tim-tim di atasnya untuk memperebutkan gelar juara. Sementara itu, Alaves masih tertahan di urutan ke-18 klasemen dengan 19 poin, masih berada dalam ancaman degradasi dan harus segera berbenah untuk memperbaiki performa mereka di sisa musim.
Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain muda Atletico Madrid. Pablo Barrios, yang memberikan assist untuk gol Sorloth, menunjukkan performa yang menjanjikan. Giuliano Simeone, putra dari pelatih Diego Simeone, juga tampil impresif dengan pergerakan dan dribblingnya. Keberadaan mereka memberikan warna baru dan harapan bagi masa depan Atletico Madrid.
Dari kubu Alaves, meskipun menelan kekalahan, beberapa pemain menunjukkan performa individu yang patut diapresiasi. Carles Alena dan Jon Guridi menjadi motor serangan timnya, menciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun, minimnya dukungan dari lini tengah dan ketatnya penjagaan dari pemain Atletico membuat mereka kesulitan.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, tentu patut berbangga dengan perjuangan anak asuhnya. Kemenangan ini membuktikan bahwa timnya memiliki mental juara dan mampu meraih hasil positif meskipun dalam tekanan. Strategi yang diterapkan Simeone terbukti efektif dalam meredam perlawanan Alaves dan memaksimalkan peluang yang ada.
Di sisi lain, pelatih Alaves, Luis GarcĂa Plaza, harus segera mencari solusi untuk memperbaiki performa timnya. Pertahanan yang perlu diperkuat dan lini serang yang perlu lebih tajam menjadi pekerjaan rumah besar baginya. Setiap pertandingan tersisa di LaLiga akan menjadi final bagi Alaves untuk dapat bertahan di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
Secara keseluruhan, pertandingan antara Atletico Madrid dan Alaves ini menyajikan drama yang cukup menarik. Atletico Madrid berhasil menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas, sementara Alaves memberikan perlawanan yang berarti. Kemenangan tipis ini menjadi modal berharga bagi Atletico Madrid dalam perburuan gelar LaLiga musim ini.
Susunan Pemain:
Atletico Madrid: Jan Oblak; Marcos Llorente, Marc Pubill, David Hancko, Matteo Ruggeri; Giuliano Simeone, Pablo Barrios, Johnny Cardoso, Thiago Almada; Julian Alvarez, Alexander Sorloth.
Alaves: Antonio Sivera; Victor Parada, Jon Pacheco, Facundo Tenaglia, Jonny Otto; Antonio Blanco; Carles Alena, Pablo Ibanez, Jon Guridi, Carlos Vicente; Toni Martinez.

