BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Kabar mengejutkan datang dari keluarga Anang Hermansyah dan Ashanty. Sang istri, Ashanty, baru-baru ini membocorkan rencana besar sang suami untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang tertinggi, yaitu program Doktor (S3). Keputusan Anang Hermansyah untuk kembali ke dunia akademis di usianya yang tidak lagi muda ini sontak menjadi sorotan publik, mengingat kesibukannya yang padat di dunia hiburan dan bisnis.
Ashanty mengungkapkan bahwa Anang Hermansyah berencana mengambil program S3 dengan fokus pada bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM). Namun, ia menekankan bahwa topik yang akan dibahas Anang akan tetap berakar pada isu-isu industri kreatif. "Nah nanti S3-nya Mas Anang akan ambil PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia) juga. Tapi, dia lebih penginnya ke tetap membahas isu-isu tentang kreatif sih. Yang nggak terlalu jauh dari apa yang memang dia pahami gitu," jelas Ashanty saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari Minggu, 29 Maret 2026. Pilihan bidang ini tentu sangat relevan dengan latar belakang Anang Hermansyah yang selama ini dikenal sebagai musisi, produser, dan pebisnis di industri kreatif.
Mengenai jadwal pasti kapan Anang akan memulai program S3-nya, Ashanty mengakui bahwa hal tersebut masih dalam tahap pertimbangan lebih lanjut. Rencananya, setelah menyelesaikan pendidikan S2-nya, Anang akan lebih dulu memfokuskan energinya pada pekerjaan dan keluarga. "Untuk waktunya, Anang Hermansyah, akan memikirkannya lebih lanjut. Usai lulus S2, Anang akan lebih dulu fokus dengan pekerjaan dan keluarga," ujar Ashanty. Keputusan ini menunjukkan prioritas Anang yang tetap menempatkan keluarga dan tanggung jawab profesionalnya di atas segalanya, bahkan ketika merencanakan pendidikan lanjutan.
Proses pendidikan Anang Hermansyah tampaknya akan menjadi momen spesial bagi seluruh keluarga. Pasalnya, ia dijadwalkan akan menjalani prosesi wisuda bersama Ashanty dan putra mereka, Azriel Hermansyah, dalam beberapa bulan mendatang. Momen kelulusan ini tentu akan menjadi bukti nyata kerja keras dan dedikasi Anang dalam menyelesaikan pendidikannya, serta menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ashanty sendiri mengaku sangat bangga melihat pencapaian suaminya ini. "Ashanty mengaku bangga karena, Anang Hermansyah, akhirnya bisa menyelesaikan pendidikan kuliahnya," tutur Ashanty.
Ashanty menambahkan bahwa Anang Hermansyah memiliki pemahaman yang mendalam tentang industri kreatif karena pengalamannya sebagai pelaku langsung. Hal ini menjadi modal penting baginya dalam menempuh pendidikan S2 dan kelak S3. "Mas Anang kan udah pernah menjadi pelaku juga ya. Jadi dia udah paham. Dan yang diambil tuh industri kreatif gitu," kata Ashanty. Pengalaman praktis ini, menurut Ashanty, membuat Anang sangat menguasai materi yang ia pelajari di jenjang S2. Ia bahkan sudah sangat mendalami jurusannya.
Tingkat pemahaman Anang Hermansyah terhadap materi S2-nya bahkan sampai membuat para dosen terkesan. Ashanty menceritakan bahwa Anang seringkali mampu memberikan jawaban yang sangat mendalam dan komprehensif ketika diberi pertanyaan oleh dosen. "Menurut Ashanty, Anang sudah benar-benar menguasai materi S2-nya. Bahkan Anang sudah sangat mendalami jurusannya," ungkapnya. "Jadi Mas Anang udah khatam sama apa yang diambil di S2-nya sebenernya gitu. Makanya, seringkali Mas Anang kalau dateng, dosennya karena kalau ngasih pertanyaan ke Mas Anang tuh jawabannya bisa satu jam," tambahnya dengan nada bangga.
Keahlian Anang dalam menjelaskan materi bahkan membuatnya kerap diminta untuk menjadi "dosen tamu" di kampusnya. Hal ini menunjukkan betapa besar apresiasi yang diterima Anang dari lingkungan akademisnya, yang tidak hanya melihatnya sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai seorang pakar yang memiliki wawasan luas. "Jadi Mas Anang kalau di kampus, ‘Mas Anang yang maju deh ngejelasin’ gitu, jadi sekarang udah jadi dosen-dosen tamu juga," tutur Ashanty, menutup penjelasannya dengan senyum.
Keputusan Anang Hermansyah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S3 di bidang PSDM dengan fokus pada industri kreatif ini bukan hanya sekadar mengejar gelar akademis. Ini adalah cerminan dari semangat belajar seumur hidup dan keinginan untuk terus berkontribusi pada perkembangan industri yang dicintainya. Dengan latar belakang pengalaman yang kaya dan pemahaman mendalam, Anang Hermansyah diprediksi akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam studi-studi terkait pengembangan sumber daya manusia di sektor kreatif, baik di Indonesia maupun di kancah internasional.
Proses pendidikan Anang Hermansyah ini juga bisa menjadi inspirasi bagi para profesional muda maupun mereka yang telah mapan di bidangnya untuk tidak pernah berhenti belajar dan mengembangkan diri. Di era yang terus berubah dan penuh inovasi, peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan formal menjadi semakin penting. Anang Hermansyah membuktikan bahwa usia bukanlah halangan untuk meraih cita-cita akademis, dan bahwa pengalaman praktis dapat bersinergi dengan ilmu pengetahuan untuk menghasilkan pemahaman yang lebih holistik.
Pilihan bidang PSDM juga sangat relevan dengan tantangan industri kreatif saat ini. Pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, kreatif, dan inovatif menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi persaingan global. Dengan fokus pada isu-isu kreatif, Anang Hermansyah diharapkan dapat memberikan solusi dan strategi yang aplikatif untuk memajukan talenta-talenta muda serta ekosistem industri kreatif secara keseluruhan.
Keluarga Anang Hermansyah, terutama Ashanty, tentu akan menjadi garda terdepan dalam memberikan dukungan moral dan spiritual bagi Anang selama menjalani studinya. Dukungan keluarga merupakan faktor krusial yang dapat membantu mengatasi berbagai tantangan selama masa perkuliahan, terutama ketika harus menyeimbangkan antara studi, pekerjaan, dan kehidupan keluarga.
Proses wisuda bersama dengan Ashanty dan Azriel akan menjadi momen yang penuh makna, bukan hanya sebagai perayaan pencapaian Anang, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan dukungan keluarga dalam meraih impian. Momen ini akan semakin menguatkan ikatan keluarga dan menjadi kenangan indah yang tak terlupakan.
Pengalaman Anang Hermansyah yang sudah "khatam" dengan materi S2-nya dan bahkan sering diminta menjadi dosen tamu, menunjukkan bahwa ia tidak hanya belajar, tetapi juga mampu berbagi ilmu dan pengalaman. Hal ini akan sangat berharga dalam studinya di jenjang S3, di mana ia akan berinteraksi dengan para akademisi dan mahasiswa lain, serta berkontribusi dalam diskusi-diskusi ilmiah yang mendalam.
Lebih jauh lagi, keputusan Anang Hermansyah untuk mengambil S3 di bidang PSDM dengan fokus pada industri kreatif dapat membuka peluang baru untuk penelitian dan pengembangan di sektor ini. Ia berpotensi menghasilkan karya-karya ilmiah yang relevan dan memberikan dampak positif bagi perkembangan industri kreatif di Indonesia, mulai dari peningkatan kualitas SDM, pengembangan model bisnis yang inovatif, hingga advokasi kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri ini.
Semua mata akan tertuju pada perjalanan akademis Anang Hermansyah selanjutnya, yang dipastikan akan menjadi kisah inspiratif tentang dedikasi, semangat belajar, dan kontribusi nyata bagi kemajuan industri kreatif.

