0

Arsenal Imbang, Barcelona Kepleset, Inter Kokoh di Puncak!

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Perburuan gelar juara di kompetisi sepak bola domestik papan atas Eropa memasuki fase krusial. Dengan tersisa kurang lebih tiga bulan sebelum tirai musim ini ditutup, setiap poin menjadi sangat berharga dalam menentukan tim mana yang layak untuk mempertahankan posisi puncak dan akhirnya mengangkat trofi juara. Di tengah persaingan sengit ini, beberapa tim raksasa mengalami nasib yang berbeda di pekan terakhir pertandingan mereka, menciptakan drama tersendiri dalam perebutan takhta liga masing-masing.

Di panggung sepak bola Inggris, Arsenal tengah menghadapi periode yang kurang menguntungkan. Tren positif yang sempat mereka bangun kini sedikit terganggu oleh hasil imbang yang mereka raih di laga teranyar. Kamis (19/2) dini hari WIB, The Gunners harus puas berbagi angka dengan Wolverhampton Wanderers. Hasil minor ini membuat posisi Arsenal di puncak klasemen Liga Primer Inggris kini terasa kurang nyaman. Meski masih bertengger di posisi teratas, keunggulan mereka atas pesaing terdekat, Manchester City, kini menipis. Arsenal mengoleksi 58 poin dari 27 pertandingan, sementara Manchester City yang memiliki satu laga lebih sedikit baru mengumpulkan 53 poin. Jika pasukan Pep Guardiola mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pertandingan tersebut, jarak antara kedua tim bisa terpangkas menjadi hanya dua poin, menciptakan tensi yang lebih tinggi dalam perburuan gelar.

Analisis mendalam dari BBC, yang dilansir dari detikSport, menunjukkan bahwa Arsenal telah kehilangan 11 poin krusial dalam delapan pertandingan yang mereka lakoni di tahun 2026. Dua hasil imbang berturut-turut menjadi bukti nyata dari kesulitan yang sedang dihadapi tim asuhan Mikel Arteta ini. Mengingat Arsenal telah finis sebagai runner-up dalam tiga musim terakhir secara berturut-turut, ada kekhawatiran bahwa rekor pahit tersebut bisa saja berlanjut jika mereka kembali gagal meraih gelar juara musim ini. Prestasi terakhir Arsenal dalam merengkuh trofi Liga Inggris sudah terlampau jauh, yaitu 22 tahun silam, pada musim 2004. Meskipun demikian, Arsenal masih memiliki 11 pertandingan sisa di Premier League. Secara statistik, The Gunners masih diunggulkan untuk memenangkan liga musim ini. Namun, winger andalan Arsenal, Bukayo Saka, menekankan pentingnya fokus pada performa tim dan tidak terlalu memikirkan potensi hasil akhir. "Kami fokus ke diri kami sendiri, untuk meningkatkan standar dan performa kami. Hanya itulah yang bisa kami kontrol," tegasnya, menunjukkan kedewasaan dan mentalitas yang kuat di tengah tekanan.

Beralih ke Semenanjung Iberia, tepatnya di kancah La Liga Spanyol, Barcelona justru mengalami kemunduran yang cukup signifikan. Tim Catalan ini gagal memanfaatkan kesempatan untuk menggusur Real Madrid dari puncak klasemen. Dalam pertandingan yang digelar pada Selasa (17/2) dini hari WIB, Barcelona harus mengakui keunggulan tuan rumah Girona dengan skor 1-2. Kekalahan ini terjadi sehari setelah Real Madrid berhasil merebut kembali posisi teratas klasemen. Berbekal misi wajib menang untuk kembali ke puncak, Barcelona justru menyia-nyiakan peluang emas. Salah satunya adalah ketika mereka dihadiahi hadiah penalti akibat pelanggaran terhadap Dani Olmo. Namun, eksekutor andalan mereka, Lamine Yamal, gagal menuntaskan tugasnya. Tembakannya justru membentur tiang gawang Girona, menjadi momen yang sangat disesalkan bagi tim tamu.

Liga Spanyol musim 2025/2026 masih menyisakan 14 pertandingan, yang berarti persaingan perebutan gelar masih akan berlangsung sangat ketat. Saat ini, jarak antara Real Madrid dan Barcelona hanya terpaut dua poin. Real Madrid memimpin klasemen dengan 60 poin dari 24 pertandingan, sementara Barcelona menempel di posisi kedua dengan 58 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Jadwal pertandingan selanjutnya akan semakin memperuncing rivalitas ini. Real Madrid dijadwalkan bertandang ke markas Osasuna pada Minggu (22/2) dini hari WIB, sementara Barcelona akan menjamu Levante di kandang mereka pada hari yang sama. Pertarungan antara kedua raksasa Spanyol ini diprediksi akan berlangsung hingga pekan-pekan terakhir.

Sementara itu, anomali justru terjadi di kompetisi Liga Italia atau Serie A. Tim yang saat ini memuncaki klasemen justru memiliki catatan kekalahan yang lebih banyak dibandingkan dengan pesaing terdekatnya. Inter Milan memimpin klasemen dengan 61 poin dari 25 pertandingan yang telah mereka jalani. Pesaing terdekatnya, AC Milan, berada di posisi kedua dengan selisih tujuh poin, mengumpulkan 54 poin. Meskipun demikian, jika melihat rekor kekalahan, AC Milan justru lebih superior. Dari 25 laga Serie A yang telah dilakoni, AC Milan hanya menelan satu kekalahan. Namun, jumlah hasil imbang yang cukup banyak, yaitu sembilan kali, menjadi faktor utama yang membuat Rossoneri tertinggal cukup jauh dari rival sekotanya, Nerazzurri.

Terkait dengan perburuan Scudetto, winger andalan AC Milan, Rafael Leao, menyatakan bahwa peluang klubnya untuk menjuarai liga belum sepenuhnya tertutup. Ia meyakini bahwa timnya masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi. "Kami hanya bisa melakukan yang terbaik, kami akan mencoba memenangi pertandingan berikutnya dan kita lihat saja nanti. Kami ingin terus mendaki," katanya, sebagaimana dilansir dari detikSport yang mengutip DAZN Italia. Pernyataan Leao mencerminkan semangat juang dan optimisme yang masih tersisa di kubu AC Milan, meski secara matematis jarak dengan Inter Milan cukup signifikan.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, bagaimana peluang tim-tim di atas dalam perburuan gelar di liga domestik mereka masing-masing? Faktor-faktor apa saja yang akan menjadi penentu dalam perebutan juara liga di sisa musim ini? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, pembaca dapat menyimak obrolan dan analisis mendalam dalam segmen d’Hattrick yang akan menghadirkan Redaktur detikSport sore nanti. Diskusi ini diharapkan dapat memberikan pandangan yang lebih komprehensif mengenai dinamika persaingan di liga-liga top Eropa.

Selain ranah olahraga, detikSore juga akan mengulas topik yang berbeda namun tak kalah menarik. Sore ini, detikSore akan beralih ke Surabaya untuk mengupas lebih dalam mengenai praktik Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan toko emas. Merangkum laporan dari detikJatim, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri diketahui telah melakukan penggeledahan di tiga lokasi secara bersamaan. Di Nganjuk, polisi menggeledah sebuah toko emas yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, serta sebuah rumah mewah di Jalan Diponegoro. Bersamaan dengan itu, polisi juga mendatangi satu titik penggeledahan lainnya yang berlokasi di Jalan Tampomas, Surabaya.

Pertanyaan yang muncul adalah, bagaimana modus operandi di balik praktik TPPU ini? Benarkah penggeledahan yang dilakukan oleh pihak kepolisian berkaitan erat dengan adanya transaksi pembelian emas yang diduga berasal dari tambang ilegal? Seluruh laporan investigasi mendalam mengenai kasus ini akan disajikan secara langsung oleh Jurnalis detikJatim.

Menjelang petang, detikSore akan mengajak para pemirsa untuk melihat lebih dekat sebuah fenomena yang belakangan ini viral di media sosial, yaitu "open trip Blok M". Konsep yang ditawarkan dalam open trip ini adalah sebuah eksplorasi mendalam terhadap kawasan Blok M, yang mencakup wisata kuliner, hingga sesi foto eksklusif di photobooth. Pertanyaan yang muncul adalah, dari mana sebenarnya inspirasi di balik konsep unik ini? Apa saja hal tersembunyi yang akan diungkap dari kawasan Blok M dalam open trip ini? Serta, bagaimana potensi bisnis yang bisa digali dari penyelenggaraan open trip semacam ini? Jawaban atas semua pertanyaan ini akan dapat ditemukan hanya di detikSore.

Para pemirsa diajak untuk terus mengikuti ulasan mendalam mengenai berita-berita hangat yang disajikan oleh detikcom. Program ini disiarkan secara langsung (live streaming) setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WIB, di platform 20.detik.com dan TikTok detikcom. Pemirsa juga dapat berpartisipasi aktif dengan menyampaikan komentar melalui kolom live chat yang tersedia.

Dengan slogan "Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!", program ini berupaya menyajikan konten yang informatif, edukatif, dan menghibur bagi seluruh pemirsa.