0

Harga BBM Diesel Naik, Ini 5 Cara Nyetir Pajero Sport biar Tetap Irit dan Efisien di Tengah Kenaikan Harga

Share

BOSSPULSA.COM, Yogyakarta – Lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis diesel yang signifikan, bahkan menyentuh angka fantastis di atas Rp 30.000 per liter di beberapa titik, memaksa para pemilik kendaraan bermesin diesel untuk mencari strategi agar konsumsi bahan bakar tetap terkendali. Mitsubishi Pajero Sport, sebagai salah satu SUV premium bermesin diesel yang populer di Indonesia, memiliki teknologi mesin yang sebenarnya sudah dirancang untuk efisiensi. Namun, untuk memaksimalkan penghematan, diperlukan pemahaman dan penerapan cara berkendara yang tepat. Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana pemilik Pajero Sport dapat mengoptimalkan efisiensi bahan bakar di tengah tren kenaikan harga BBM diesel, dengan merinci teknologi mesin yang disematkan dan memberikan lima tips berkendara yang efektif.

Mitsubishi Pajero Sport dibekali dengan dua jenis mesin diesel yang berbeda, tergantung pada varian dan generasi. Varian terbarunya mengandalkan mesin berkode 4N15, sebuah unit 2.4L MIVEC Turbocharger yang merupakan evolusi signifikan dari generasi sebelumnya. Mesin ini bukan sekadar pembaruan biasa, melainkan membawa sejumlah inovasi teknologi yang secara langsung berkontribusi pada efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Mesin 4N15 memiliki kapasitas silinder sebesar 2.442 cc, dilengkapi dengan sistem turbo intercooler diesel yang telah memenuhi standar emisi Euro 4. Konfigurasi 4-silindernya menghasilkan tenaga puncak mencapai 181 PS dan torsi maksimal 430 Nm. Kombinasi tenaga dan torsi yang kuat ini tidak hanya memberikan akselerasi yang responsif dan performa mumpuni untuk medan off-road maupun perjalanan jarak jauh, tetapi juga dirancang agar dapat bekerja secara optimal dengan efisiensi bahan bakar.

Sementara itu, untuk varian Exceed dan GLX, Mitsubishi masih menggunakan mesin berkode 4D56. Mesin ini memiliki kapasitas yang sedikit lebih besar, yaitu 2.477 cc, juga dilengkapi dengan turbo intercooler diesel Euro 4 dan konfigurasi 4-silinder. Namun, tenaganya sedikit berbeda, yakni 136 PS dengan torsi maksimal 324 Nm. Meskipun spesifikasinya sedikit di bawah varian 4N15, mesin 4D56 ini tetap dirancang untuk menawarkan keseimbangan yang baik antara performa yang memadai untuk penggunaan sehari-hari dan efisiensi bahan bakar yang dapat diandalkan. Keduanya, baik 4N15 maupun 4D56, mencerminkan komitmen Mitsubishi untuk terus meningkatkan efisiensi pada lini produk diesel mereka.

Teknologi yang disematkan pada mesin 4N15 pada Pajero Sport terbaru memang patut diacungi jempol. Mitsubishi mengklaim bahwa mesin ini mengintegrasikan teknologi bukaan katup mesin MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control system) yang dioptimalkan untuk mengatur waktu bukaan katup secara variabel demi efisiensi pembakaran. Selain itu, aplikasi Variable Geometry Turbocharger (VGT) yang tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan tenaga pada putaran mesin rendah (mengurangi efek turbo lag atau "lemot"), tetapi juga berkontribusi pada efisiensi bahan bakar dengan mengoptimalkan aliran udara ke ruang bakar. Penggunaan material aluminium pada komponen mesin juga berperan dalam mengurangi bobot keseluruhan, yang secara tidak langsung berdampak pada konsumsi bahan bakar. Sistem injeksi solar common rail bertekanan tinggi memastikan penyemprotan bahan bakar yang presisi dan efisien. Ditambah lagi, dengan transmisi otomatis 8-percepatan yang disematkan, mesin dapat dijaga pada putaran mesin (RPM) yang lebih rendah saat berkendara dalam kecepatan jelajah (cruising), yang merupakan kunci utama efisiensi bahan bakar.

Atsushi Kurita, President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, menegaskan komitmen perusahaan terhadap nilai jangka panjang bagi konsumen. "Kami berfokus pada pemberian nilai jangka panjang kepada konsumen melalui efisiensi kendaraan, durability mesin, serta biaya perawatan yang terkontrol. Selain itu, kami juga terus memperkuat layanan purna jual melalui jaringan bengkel resmi dan ketersediaan suku cadang yang terjamin. Kami memberikan edukasi kepada konsumen mengenai cara penggunaan kendaraan yang lebih efisien agar biaya operasional dapat lebih terjaga," ungkapnya. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa Mitsubishi tidak hanya menjual produk, tetapi juga memberikan dukungan dan edukasi agar konsumen dapat merasakan manfaat maksimal dari kendaraan yang mereka miliki, termasuk dalam hal efisiensi operasional.

Meskipun desain dan teknologi mesin SUV ini sudah dirancang untuk efisien, namun optimalisasi performa dan efisiensi bahan bakar akan sangat bergantung pada bagaimana pengemudi mengoperasikan kendaraan tersebut. Teknologi secanggih apapun tidak akan memberikan hasil maksimal jika tidak didukung oleh kebiasaan berkendara yang tepat. Mengutip dari situs resmi Mitsubishi, berikut adalah lima cara jitu yang dapat diterapkan oleh pengemudi Pajero Sport untuk menjaga konsumsi BBM tetap irit, bahkan di tengah kenaikan harga yang melambung:

  1. Halus dalam Menginjak Pedal Gas: Mesin diesel pada Pajero Sport, terutama yang berteknologi modern, memiliki karakteristik torsi yang besar pada putaran mesin yang relatif rendah. Ini berarti Anda tidak perlu menginjak pedal gas secara dalam untuk mendapatkan akselerasi yang memadai. Menginjak pedal gas secara halus dan bertahap akan memungkinkan mesin bekerja lebih ringan dan menggunakan bahan bakar secara lebih efisien. Hindari akselerasi mendadak atau "ngegas" yang berlebihan, karena ini akan memicu sistem injeksi untuk menyemprotkan lebih banyak bahan bakar tanpa kebutuhan yang mendesak. Bayangkan seperti membangun momentum secara perlahan, bukan melakukan lompatan tiba-tiba.

  2. Jaga Putaran Mesin Tetap Ideal: Transmisi otomatis 8-percepatan pada Pajero Sport dirancang secara cerdas untuk menjaga putaran mesin tetap berada pada rentang RPM yang paling efisien saat kendaraan melaju dalam kecepatan jelajah (cruising). Kunci efisiensi di sini adalah sebisa mungkin menghindari tindakan "kickdown" pada transmisi, yaitu ketika Anda menginjak pedal gas lebih dalam untuk memaksa transmisi menurunkan gigi demi akselerasi cepat, kecuali memang benar-benar diperlukan (misalnya saat mendahului atau menanjak curam). Dengan menjaga putaran mesin tetap rendah namun stabil, konsumsi bahan bakar akan lebih hemat secara signifikan. Biarkan transmisi bekerja secara otomatis untuk menemukan rasio gigi yang paling efisien.

  3. Manfaatkan dan Kelola Momentum Mobil: Prinsip fisika berlaku di sini. Kendaraan yang bergerak memiliki momentum. Manfaatkan momentum ini sebaik mungkin dan hindari penggunaan rem yang berlebihan. Ketika Anda melihat ada perlambatan di depan (misalnya lampu merah yang sebentar lagi menyala, atau kepadatan lalu lintas), lepaskan injakan pedal gas secara perlahan dan biarkan mobil meluncur dengan sendirinya menggunakan momentumnya. Hal ini akan mengurangi kebutuhan mesin untuk bekerja ekstra keras dalam berakselerasi kembali setelah pengereman. Pengereman mendadak tidak hanya memboroskan bahan bakar karena mesin harus kembali bekerja keras, tetapi juga meningkatkan keausan pada sistem rem. Prediksi kondisi lalu lintas di depan adalah kunci.

  4. Jaga Tekanan Angin Ban Ideal: Tekanan angin ban yang tidak sesuai standar adalah salah satu penyebab tersembunyi dari peningkatan konsumsi bahan bakar. Ban yang kurang angin akan meningkatkan "rolling resistance" atau hambatan gelinding. Bayangkan seperti mendorong gerobak dengan ban kempes, tentu akan terasa lebih berat. Ketika rolling resistance meningkat, mesin harus bekerja lebih keras untuk menggerakkan mobil, yang secara otomatis berarti konsumsi bahan bakar akan lebih boros. Pastikan Anda secara rutin memeriksa dan menjaga tekanan angin ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan yang biasanya tertera di pilar pintu pengemudi atau buku manual kendaraan.

  5. Jangan Abaikan Perawatan Berkala: Mesin yang terawat baik adalah mesin yang bekerja efisien. Komponen-komponen seperti filter udara, filter solar, dan kualitas oli mesin memiliki peran krusial dalam menjaga performa dan efisiensi mesin. Filter udara yang kotor akan membatasi pasokan udara bersih ke ruang bakar, memaksa mesin bekerja lebih keras untuk mendapatkan oksigen yang cukup. Filter solar yang tersumbat dapat menghambat aliran bahan bakar, menyebabkan pembakaran tidak sempurna. Oli mesin yang sudah menurun kualitasnya akan meningkatkan gesekan antar komponen, kembali lagi membuat mesin bekerja lebih berat. Oleh karena itu, patuhi jadwal servis berkala, ganti filter-filter sesuai rekomendasi, dan gunakan oli mesin yang berkualitas untuk menjaga mesin Pajero Sport Anda tetap prima dan irit.

Rifat Sungkar, seorang pereli nasional yang juga dikenal sebagai pengamat otomotif, memberikan pandangan positif terhadap mesin 4N15 pada Pajero Sport. "Pokoknya mesin 4N15 ini menurut saya all-round engine yang sangat baik selama ini. Karena fuel efficient dapat, tenaga, torsi atas-bawah dapat, mesinnya silent, and then badak banget, dan yang buat saya happy adalah dia clean engine. Untuk emisi juga bagus. Makanya ini mesin dipertahankan," ujarnya. Pengakuan dari seorang profesional seperti Rifat Sungkar semakin menegaskan bahwa mesin Pajero Sport memiliki potensi efisiensi yang luar biasa jika dikelola dengan baik.

Legenda ketangguhan Mitsubishi memang tidak bisa dipungkiri, dan hal ini sangat melekat pada mesin diesel mereka. "Dari tahun kapan pun Mitsubishi sangat dikenal tangguh, makanya dieselnya itu selalu jadi jualan yang paling hebat," tambah Rifat Sungkar. Ini menunjukkan bahwa reputasi mesin diesel Mitsubishi sebagai salah satu yang terbaik di kelasnya menjadi daya tarik tersendiri, dan dengan penerapan tips-tips di atas, para pemilik Pajero Sport dapat semakin menikmati performa tangguh sekaligus efisiensi bahan bakar yang optimal, meskipun dihadapkan pada kenaikan harga BBM diesel yang cukup menantang.